Anda di halaman 1dari 21

SISTEMATIKA CRYPTOGAMAE

THALLOPHYTA – BRIOPHYTA - PTERIDOPHYTA

OLEH: KELOMPOK 28
MUHAMMAD MUJIBBUROHIM (A420150129) – ZUHROTUN NISAK (A420150130)
ERMA WINARNI (A420150131) – CHIKA CAHYANI (A420150132)
LATIHAN I
THALLOPHYTA - SUB DIVISIO ALGAE
I. TUJUAN
Mengenal morfologi dari kedudukan taksonomi dari Algae, khususnya Algae
makroskopis dengan mendiskripsikan ciri-ciri pada spesies tersebut

II. ALAT DAN BAHAN


A. Alat B. Bahan
1. Nampan (1buah) 1. Ganggag hijau (Ulva sp. ) (1 specimen)
2. Mangkuk Kecil (3 buah) 2. Ganggang hijau (Caulerpa sp.) (1 specimen)
3. Penggaris (1 buah) 3. Ganggang coklat (Sargassum sp.) (1 specimen)
4. Lup (1 buah) 4. Ganggang Merah (Corralina sp.) (1 specimen)
5. Pinset (1 buah) 5. Ganggang Pirang (Padina sp.) (1 specimen)
6. Cawan Petri (1 buah)
7. Lem (1 buah)
8. Alat Dokumentasi (1 buah)
9. Alat tulis (1 set)
Nama lokal : Ganggang Pirang
Nama ilmiah : Padina sp.

DESKRIPSI
Padina sp. merupakan algae dengan talus berbentuk seperti kipas
dan hidup berkoloni. Warnanya coklat keputihan karena memiliki
pigmen dominan fikosanin. Permukaan talusnya licin. Termasuk
dalma clasis phaeophyceae karen berwarna pirang, termsuk ordo
dictyotales karena bentuk talus seperrti pita bercabang-cabang
menggarpu. Pada talus terdapat garis garis konsentris dan
penebalan gametangia perkembangan seksual dengan oogami.
Anteridium yang berkotak-kotak dan oogonium terdapat pada
Klasifikasi tempat berlainan. Habitat di laut khusunya diperairan pantai dan
menempel pada batu karang. Manfaat sebagai bahan obat-obatan
Divisio : Thallophyta dan industri makanan.
Sub Divisio: Algae
Classis : Phaeophyceae Filoid
Ordo : Dictyotales
Family : Dictyotaceae Rhizoid
Genus : Padina
Thallus
Species : Padina sp.
Substrat
No Karakteristik Ulva sp. Caulerpa sp. Sargassum sp. Corallina sp. Padina sp.
1. Ukuran Tallus : 6 cm Tallus : 9,5 cm Tallus : 14,5 cm Tallus : 6 cm Tallus : 4 cm

Filoid : 6 cm Filloid : 3 cm Filloid : 3,5 cm Cauloid : 1,5 cm Filoid : 2,5 cm

Cauloid : 1 cm Cauloid : 4,8 cm Cauloid : 12 cm Cauloid : 0,5 cm


2. Warna Tallus : hijau Tallus : kuning Talus : Coklat muda Tallus : putih Tallus : pirang

Filoid : hijau Filoid : kuning Filoid : Coklat muda Cauloid : putih Filoid: pirang

Cauloid : hijau Cauloid : kuning Cauloid : Coklat Cauloid : hitam


3. Bentuk Tallus : lembaran Tallus : menyerupai Tallus : silindris Tallus : spiral Tallus : kipas
daun
Filoid : lembaran Filoid : bulat lonjong Cauloid : pipa Filoid: kuping
Filoid : memanjang
Cauloid: spiral Cauloid : panjang Cauloid :
Cauloid : memanjang horizontal percabangan
horizontal
4. Struktur Organ Tallus, filoid, Tallus, filoid dan Tallus, filoid dan Tallus, cauloid Tallus,filoid, cauloid,
cauloid, cauloid, rhizoid, cauloid, kromatofora, segmen, kromatofora, rhizoid, kromatofora,
assimilator kromatofora alat pelekat alat pelekat assimilator
5. Substrat Batu karang Batu karang Batu, pasir, karang Karang Pasir
6. Reproduksi vegetatif ( Vegetatif ( Vegetatif ( fragmentasi) Vegetatif ( Vegetatif
fragmentasi) fragmentasi) Generatif (Oogonium) fragmentasi) (Oogonium)
Generatif Generatif (konjugasi) Generatif (Oogami)
(konjugasi)
7. Manfaat Sumber Bahan makanan, Bahan makanan, Kecantikan, Alginat, anti bakteri,
makanan, anti antioksidan, dan kerajinan, agar, dan perawatan kulit, anti oksidan,
oksidan alami antibiotik allginan, farmasi(obat). antoksidan kosmetik, bahan
kosmetik makanan
8. Habitat Air laut, zona Air laut, zona interdial Air laut, zona interdial Air laut, zona interdial Air laut, zona
interdial atau atau pasang surut, atau pasang surut, atau pasang surut interdial atau pasang
pasang surut, di kedalam 10 m dari tepian pantai dar kedalam 1-10 m surut
tepian pantai tepian kedalaman 0,5 m
sampai sampai 10 m
kedalaman 10 m
BAGAN SISTEMATIKA
Divisio Thallophyta

Fungi Sub Divisio Algae Lichenes

Classis CHLOROPHYCEAE DIATOMEAE PHAEOPHYCEAE FLAGELLATA CONJUGATAE RODOPHYCEAE CHAROPHYCEAE

Ordo Sub classis


CLOROC ULOTRIC SIPHONA PHAEOSP DICTYOT LAMINAR
FUCALES BANGIAE FLORIDAE
OCCALES HALES LES ORALES ALES IALES
CHAETO Familia Ordo
PORALES
ULVACEAE CAULERPACEAE FUCACEAE DICTYOTACEAE
CLADOP GELIDIAL NEMALIO CRYPTON GIGARTIN CERAMIA
ORALES Genus ES NALES AMIALES ALES LES
OEDOGO ULVA CAULERPA SARGASSUM PADINA
NIALES CRYPTONEMICEAE Familia
Sargassum sp. Padina sp.
Ulva sp. Caulerpa sp.
CORALLINA Genus
Species
Corallina sp. Species

: Tidak dipraktikumkan
DAFTAR PUSTAKA

Rahayu, Triastuti; Suryani, Titik; dan Sari, Siti Kartika. 2017. Petujuk Praktikum
Sistematika Cryptogamae. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Tjitrosoepomo, Gembong.2014. Taksonomi Tumbuhan Schizophyta, Thallophyta,


Bryophyta, Pteridophyta.Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.
LATIHAN II
THALLOPHYTA - SUB DIVISIO FUNGI
I. TUJUAN
Mengenal morfologi dari kedudukan serta perbandingan taksnomi dari jamur-
jamur (fungi) dengan cara mendiskripsikan ciri-ciri pada spesies tersebut.

II. ALAT DAN BAHAN


A. Alat B. Bahan
1. Nampan (1buah) 1. Jamur merang (Volvariella volvaceae) (1 specimen)
2. Mangkuk Kecil (3 buah) 2. Jamur kayu (Ganoderma applanatum) (1 specimen)
3. Penggaris (1 buah) 3. Jamur kuping (Auricularia polytricha) (1 specimen)
4. Lup (1 buah) 4. Jamur so (Scleroderma aurantium) (1 specimen)
5. Pinset (1 buah) 5. Jamur buna shimeji (1 specimen)
6. Cawan Petri (1 buah) (Hypsizygus tessellatus)
7. Lem (1 buah)
8. Alat Dokumentasi (1 buah)
9. Alat tulis (1 set)
Nama lokal : Jamur Buna Shimeji
Nama ilmiah : Hypsizygus tessellatus

DESKRIPSI
Hypsizygus tesselatus merupakan jamur yang memiliki talus
berbentuk payung dengan tangkai yang letaknya sentral.
Himenofora pada sisi bawah membentuk lamella- lamea. Jamur ini
dapat dimakan dan sifat hidup sebagai saprofit. Reproduksi
menggunakan spora. Reproduksi seksual (anisogami) ketika lembab,
KLASIFIKASI dan aseksual (zoospore) ketika kering. Ganggang ini memiliki
Filogenik
kloroplas berwarna hijau yang mengandung korofil a dan b serta
Divisi : Thallophyta karotenoid. Habitat melekat pada batu karang. Manfaat penghasil
Sub Divisio: Fungi oksigen, penahan erosi, bahan.
Classis : Eumycetes Filogetik
Sub classis: Basidiocarp Kingdom : Fungi
Ordo : Hymenomycetales Phyllum :Basidiomycetes
Sub ordo : Agricales Basidiocarp
Classis : Agaricomycetes
Familia : Tricholomafaceae Ordo : Agaricales Thallus
Genus : Hypsizygus Familia : Tricholomataceae
Spesises : Hypsizygus tessellatus Genus : Hypsizygus Miselium
Spesies : Hypsizygus tessellatus
Substrat
*sumber Wikipedia Indonesia
No Karakteristik V. volvaceae A. polytrica G. applanatum S. auriantum H. tesselatus

1. Ukuran Tallus : 4 cm Tallus : 10,5 cm Tallus : 10 cm Tallus : 0,5 cm Tallus : 5,5 cm


Himenium : 2 Himenium : 8 cm Himenium : 13 cm Miselium : 2,5 Basidiocarp : 4,5 cm
cm Miselium : 1 cm Miselium : 2 cm cm Stem : 2 cm
Stem : 1 cm
2. Warna Tallus : coklat Tallus : coklat Tallus : hitam Tallus : coklat Tallus : putih
muda – gelap kehitaman Himenium : hitam hitam kegelapan
Himenium : Lamella : coklat Miselium : hitam Stem dan Stem : putih
putih kuning kehitamaan miselium : kecoklatan
Stem : kuning coklat Basidiokarp : coklat
Endosperidium :
kuning
Ekosoperidium:
coklat
3. Bentuk Tallus: bulat Tallus : seperti Tallus : seperti Tallus : bulat Tallus : seperti
panjang telinga kipas Miselium : payung
Lamella : seperti Himenium : Lamella : seperti bercabang
payung lembaran kipas setengah
Sulkus : berkeok lingkaran
4. Struktur Annulus, volva, Thallus, sulkus, Thallus, lingkar Thallus, Ythallus, miselium,
Organ stem, himenium, girus, rambut halus, tahun, stem, basidium, stem, basidiocarp
miselium, bursa, himenium, miselium miselium,
velum universal, miselium endoperidium,
himenefora, eksoperdium,
pileus, thallus gleba
5. Substrat Tanaman mati Kayu yang lapuk Kayu tanaman Tanaman mlinjo Kayu lapuk
atau lapuk

6. Reproduksi Generatif : spora Generatif : spora Generatif : spora Generatif : spora Generatif : spora
(basidiospora) (basidiospora) (basidiospora) (basidiospora) (basidiospora)
7. Manfaat Dapat Sebagai obat Sebagai obat Dapat Dapat dikonsumsi
dikonsumsi dikonsumsi
8. Habitat Tempat lembab Tempat lembab Tempat lembab Tempat lembab Tempat lembab
BAGAN SISTEMATIKA
Divisio Thallophyta

Algae Sub divisio Fungi Lichenes

Classis Mycomycetes Eumycetes Phycomycetes

Sub classis
Ascomycetes Basidiomycetes Deuteromycetes

Holobasidiomycetes Phragmobasidiomycetes

HYMENOMYCETALES Ordo GASTEROMYCETALES UREDINALES TREMELLALES AURICULARIAALES USTILLAGINALES

AGARICALES Sub Ordo APHYLOPHORALES


LYCOPERDACEAE Familia AURICULARIACEAE

AGARICACEAE TRICHOLOMATACEAE POLYPORACEAE


VOLVARIELLA Genus AURICULARIA

Scleroderma aurantium Species Auricularia polytricha


VOLVARIELLA HYPSIZYGUS Ganoderma

Volvariella volvaceeae Hypsizygus tesselatus Ganoderma applanatum

: Tidak dipraktikumkan
DAFTAR PUSTAKA

Rahayu, Triastuti; Suryani, Titik; dan Sari, Siti Kartika. 2017. Petujuk Praktikum
Sistematika Cryptogamae. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Tjitrosoepomo, Gembong.2014. Taksonomi Tumbuhan Schizophyta, Thallophyta,
Bryophyta, Pteridophyta.Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.
Para Kontributor Wikipedia. Hypsizygus tessellatus. Wikipedia, Ensiklopedia Bebas.
2017. Web. 17 Desember 2017.
LATIHAN III
BRYOPHYTA
I. TUJUAN
Mengenal morfologi dari dan kedudukan taksonomi dari divisi Bryophyta
dengan cara mendiskripsikan ciri-ciri pada spesies tersebut.

II. ALAT DAN BAHAN


A. Alat B. Bahan
1. Nampan (1buah) 1. Lumut hati (Marchantia geminata) (1 specimen)
2. Mangkuk Kecil (3 buah) 2. Lumut tanduk (Anthoceros sp.) (1 specimen)
3. Penggaris (1 buah) 3. Lumut hati (Marchantia polymorpha) (1 specimen)
4. Lup (1 buah) 4. Lumut daun (Fissidens sp. ) (1 specimen)
5. Pinset (1 buah) 5. Lumut hati (Riccia sp.) (1 specimen)
6. Cawan Petri (1 buah)
7. Lem (1 buah)
8. Alat Dokumentasi (1 buah)
9. Alat tulis (1 set)
Nama lokal : Lumut Hati
Nama ilmiah : Riccia sp.

DESKRIPSI
Termasuk clasis hepaticopsida karena gametofitnya berbentuk
seperti pita yang bercabang, dorsiventral menempel pada tanah
ddengan perantara rizoid. Termasuk ordo marchantiales karena
permukaan atas talus mempunyai lapisan kutikula. Oleh sebab itu,
hampir tidak mungkin di lalui air. Jika dilihat dari atas talus kelihatan
berpetak petak. Talusnya berumah satu (anteridium dan
Klasifikasi arkegonium terdapat pada satu tanaman). Lumut ini dapat
dimanfaatkan sebagai obat hati.
Divisio : Bryophyta
Classis : Hepaticopsida
Ordo : Marchantiales
Familia : Marchantiaceae
Genus : Riccia
Species : Riccia sp
No Karakteristik M. geminata M. polymorpha Fissidens sp. Anthoceros sp. Riccia sp.

1. Ukuran Gametofit Gametofit Gametofit Gametofit Gametofit


1. Thalus : 5cm 1. Thalus : 2,5 cm 1. Thalus : 0,7 cm 1. Tahlus : 3 cm 1. Thalus : 4 cm
2. Rizoid : 1,5 cm 2. Rhizoid : 1 cm 2. Mikrofil : 0,5 cm 2. Rhizod : 0,6 cm 2. Rhizoid : 0,2 cm
sporofit Sporofit Sedang tidak fase sporofit Sporofit sporofit
1. Gemma cup :mikroskopis 1. Anteridium : 0,2 cm 1. Seta : 0,5 cm
2. Seta : 1 cm 2. Sporangium: 1,5 cm
3. Arkegonium :0,3 cm 3. Arkegonium : 1 cm
4. Anteridium : 1,5 cm

2. Warna Thlus : hijau muda Thalus : hijau muda Mikrofil : hijau muda Thalus : hijau Thalus : hijau tua
Rhizoid : coklat kehitaman Rhizoid : coklat Thalus : hijau muda Rhizoid : coklat muda Rhizoid : coklat
Gemma cup : hijau muda Seta : hijau muda Seta : hijau
Arkegonium : hijau Sporangium : hijau
Anteridium : hijau ecoklatan muda
Anteridium : hijau muda
Arkegonium :hijau muda

3. Bentuk Thalus seperti pita, Thalus bentuknya pita tebal Mikrofil bercabang seperti Thalus seperti tanduk Thalus pita, roset
berdaging menggarpu menggarpu bercabang rumput Rhizoid tegak Rhizoid tegak benang
Rhioid bercabang Rhizoid tegak Thalus seperti kormus Seta lurus
Gemma cup piala bergerigi Arkegonium seperti bintang Sporogoniuum tanduk
Anteridium cangkang bertoreh Arkegonium runcing
Anteridium tumpul

4. Struktur Organ Thalus, rhizoid, rusuk Thalus, rhizoid, rusuk tengah, Mikrofil, thalus, arkegonium, Thalus, seta, Thalus, percabangan, rhizoid,
tengah, ventral sisik, arkegonium, arkegoniophor, anteridium, sporangium, seta arkegonium, anteridium, arkegonium, anteridium, rusuk
anteridium, arkegonium, anteridium, anteridiophor, kolumela, kapsul, kaki tengah
gemma cup seta, rusuk tengah

5. Substrat Tanah lembab Tanah lembab Tanah lembab Tanah lembab Tanah lembab

6. Reproduksi Vegetatif :spora Vegetatif :spora Vegetatif :spora Vegetatif :spora Vegetatif :spora
Generatif : gamet Generatif : gamet (anteridium Generatif : gamet (anteridium Generatif : gamet Generatif : gamet (anteridium
(anteridium dan dan arkegonium) dan arkegonium) (anteridium dan dan arkegonium)
arkegonium) arkegonium)

7. Manfaat Obat penyakit hati, pelapuk Obat penyakit hati, pelapuk pelapuk batuan, penghasil O2, pelapuk batuan, pelapuk batuan, penghasil O2,
batuan, penghasil O2, batuan, penghasil O2, pendeteksi adanya air, penghasil O2, pendeteksi pendeteksi adanya air, menjaga
pendeteksi adanya air, pendeteksi adanya air, menjaga kelembaban tanah adanya air, menjaga kelembaban tanah
menjaga kelembaban tanah menjaga kelembaban tanah kelembaban tanah

8. Habitat Tanah yang lembab Tanah yang lembab Tanah yang lembab Tanah yang lembab Tanah yang lembab
BAGAN SISTEMATIKA

Divisio Bryophyta

Hepaticae Classis Musci

Ordo Sphagnal
Jungermaniales Marchantiales Anthocerotales Bryales Andreales
es

Marchantiaceae Familia Anthocerotaceae Fissidentaceae

Riccia Marchantia Genus Anthoceros Fissidens

Riccia sp. Marchantia geminata Marchantia polymorpha Anthoceros sp. Fissidens sp. Species

: Tidak dipraktikumkan
DAFTAR PUSTAKA

Rahayu, Triastuti; Suryani, Titik; dan Sari, Siti Kartika. 2017. Petujuk Praktikum
Sistematika Cryptogamae. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Tjitrosoepomo, Gembong.2014. Taksonomi Tumbuhan Schizophyta, Thallophyta,


Bryophyta, Pteridophyta.Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.
LATIHAN V
PTERIPHYTA – CLASSIS FILICINAE
I. TUJUAN
Mengenal morfologi dan kedudukan taksonomi dari classis filicinae dengan cara
mendiskripsikan ciri-ciri pada spesies tersebut.

II. ALAT DAN BAHAN


A. Alat B. Bahan
1. Nampan (1buah) 1. Paku air (Salvinia sp.) (1 specimen)
2. Mangkuk Kecil (3 buah) 2. Pak tanduk rusa (Plathycerium bifurcatum) (1 specimen)
3. Penggaris (1 buah) 3. Paku tanah (Lindsaea sp.) (1 specimen)
4. Lup (1 buah) 4. Paku Suplir (Adiantum peruvianum) (1 specimen)
5. Pinset (1 buah)
6. Cawan Petri (1 buah)
7. Lem (1 buah)
8. Alat Dokumentasi (1 buah)
9. Alat tulis (1 set)
10. Baskom (1 buah)
Nama lokal : Suplir
Nama ilmiah : Adiantum peruvianum

DESKRIPSI
Disebut suplir yang berwarna hijau. Habitatnya ditempat yang
lembab atau disela sela bebatuan. Hidup melekat diatas tanah.
Sorus berbentuk bangun ginjal dan terletak pada tepi daunyang
berlipat ke bawah dan berfungsi sebagai indusium. Reproduksi
Klasifikasi
dengan spora. Daunnya cenderung membulat. Tangkainya
berwarna hitam mengkilap. Manfaat untuk tanaman hias dan obat
Divisio : Pteridophyta demam.
Classis : filicinae
SubClassis : Leptosporangiatae
Ordo : Filicales
Familia : Polipodiceae
Genus : Adiantum
Species : Adiantum peruvianum
No Karakteristik Platycerum bifurcatum Salvinea sp. Lindsaya sp. Adiantum peruvianum

Akar
a. 10 cm
a. Ukuran a. 6 cm a. 3,5 cm a. 2 cm
1. b. Hitam
b. Warna b. Coklat kehitaman b. Coklat muda b. Hitam
c. Bercabang
c. Bentuk c. Serabut c. Serabut c. Rimpang
menggarpu

Batang
a. 1 cm a. 10 cm
a. Ukuran a. 1,5 cm a. 93 cm
2. b. Hujau muda b. Coklat, hijau muda
b. Warna b. Hijau muda b. Hitam
c. Menonjol seperti c. Memanjang, tegak
c. Bentuk c. Tabung c. Silinder
daun lurus

Daun a. 1,5 cm
a. 0,5 cm a. 5 cm
a. Ukuran a. 29,4 cm b. Hijau
b. Hijau muda b. Hijau
b. Warna b. Hijau c. Bulat hati
c. Blat telur, memanjang c. Belah ketupat
c. Bentk c. Tanduk rusa d. Makrofil
d. Mikrofil d. Tunggal
d. Jenis d. Makrofil e. Menyirip
e. Menyirip e. Bercabang-
3. e. Susunan e. Menggarpu f. Rata
f. Bergerigi, rata cabang
f. Margo f. Rata g. Membulat
g. Tumpul f. bergelombbang
g. Apex g. Bertoreh h. Tumpul
h. Tumpul g. Meruncing
h. Basis h. Tumpul i. Lateral
i. Bercabang menggarpu h. Meruncing
i. Nervatio i. Bercabang j. Pendek berambut
j. Pendek i. Menyirip
j. Tangkai menggarpu
j. Silindirs

Akar, batang, daun,


Akar, batang, daun,
Akar, batang, daun, sporofil, tropofil, sporangia, Akar, batang, daun,
sporofil, tropofil,
4. Struktur Organ sporofil, tropofil, protalium,sorus, indisium, sporofil, tropofil, sporangia,
sporangia, protalium,
sporangia, protalium sporocarp protalium, sorus, indusium
sorus, indusium

5. Substrat Pohon, batuan Air Ttanah, batuan Tanah, batuan

Sporofit (spora) Sporofit (spora) Sporofit (spora)


6. Reproduksi Sporofit (spora)

Tanaman hias, obat


Rumah ikan, suplai oksigen Tambahan karangan bunga untuk demam,
7. Manfaat Tanaman hias
di dalam air atau hiasan gangguan menstruasi,
perut, dan lain-lain

Dilingkungan air yang


Tepat dengan suhu Ditanah yang lembab, Di tanah yang lembab,
8. Habitat menggenang seperti kolam,
normal sampai lembab gembur, dan cukup air gembur dan cukup air
danau, sawah
BAGAN SISTEMATIKA
PTERIDOPHYTA Divisio

Psilophytinae Lycopodiinae Filicinae Classis Equisetinae

Eusporangiatae Leptosporangiatae Sub Classis Hydropterides

Filicales Ordo Marsileales Saviniales

Polypodiacea
e Familia Salviniaceae

Davallieae Pterideae Sub Familia Polypodieae Salvinia

Lindsaya Adiantum Genus Plathycerium Salvinia sp.

Lindsaya cultrata Adiantum peruvianum Species Plathycerium bifurcatum

: Tidak dipraktikumkan
DAFTAR PUSTAKA

Rahayu, Triastuti; Suryani, Titik; dan Sari, Siti Kartika. 2017. Petujuk Praktikum
Sistematika Cryptogamae. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Tjitrosoepomo, Gembong.2014. Taksonomi Tumbuhan Schizophyta, Thallophyta,


Bryophyta, Pteridophyta.Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.