Anda di halaman 1dari 17

OBAT ESENSIAL NASIONAL

Oleh :Dra.Lina Tarigan,Apt.,MS


Dept.K3-FKM-USU
KEBIJAKAN OBAT NASIONAL
(KONAS  198320082011)

DAFTAR OBAT ESENSIAL NASIONAL


(DOEN198019831987
1990199419982002
2005200820112013)
REVISI DIPERLUKAN UNTUK:
1.PERKEMBANGAN IPTEK
DIBIDANG KEDOKTERAN &
FARMASI

2.PERUBAHAN POLA PENYAKIT

3.PROGRAM KESEHATAN
PENERAPAN KONAS 

1.PENGGUNAAN OBAT RASIONAL


2.KETERSEDIAAN OBAT
3.PEMERATAAN OBAT
4.KETERJANGKAUAN OBAT
ESENSIAL MUTU &
KEAMANANNYA.
DEFINISI OBAT ESENSIAL
(RANCANGAN KONAS,2005)
Obat terpilih yang paling dibutuhkan
untuk pelayanan kesehatan ,
mencakup upaya diagnosis,
profilaksis, terapi, dan rehalibitasi
yang diupayakan tersedia pada unit
pelayanan kesehatan sesuai dengan
fungsi dan tingkatnya.
PROSES PEMILIHAN OBAT ESENSIAL

1.MUTU TERJAMIN STABILITAS & BIOAVAIBILITAS


2.MENGUNTUNGKAN DALAM HAL KEPATUHAN
DAN PENERIMAAN PASIEN
3.PRAKTIS DALAM PENGGUNAAN DAN
PENYERAHAN
4.BILA >1 PILIHAN:
a.SIFATNYA >>> DIKETAHUI SCR.ILMIAH
b.TELAH DIKENAL
c.MUDAH DIPEROLEH
d.SFT F.KINETIK YG PLG.MENGUNTUNGKAN
6. PRAKTIS DALAM PENYIMPANAN &
PENGANGKUTAN

7.MEMILIKI RASIO MANFAAT-RESIKO


(BENEFIT-RISK RATIO)

8.MEMILIKI RASIO MANFAAT-BIAYA


(BENEFIT-COST RATIO)
Indonesia

Penyusunan DOEN  komite nasional


pemilihan obat esensial & revisi DOEN
secara periodik setiap 3-4 tahun
DOEN 2008
Revisi ke 9UU No.36/2009REVISI
2 THN SEKALIDOEN
2011KepMenKesRI
PERUBAHAN DOEN 2005DOEN 2008 :
1.78 obat dihapus
2.48 obat ditambahkan
3.21 obat  perubahan formulasi
4.33 obat restriksi pada pemakaian

Jumlah obat DOEN 2008 = 323 item obat.


Penggunaan Obat yang Rasional

PASIEN MENERIMA OBAT YANG


BENAR SESUAI KEBUTUHAN KLINIS
DOSIS MEMENUHI KEBUTUHAN
MENCUKUPI PADA SUATU WAKTU
HARGA MURAH UNTUK MASYARAKAT.
Mengatur Penggunaan Obat Rasional
1. Membentuk komite nasional multidisiplin
2. Penyusunaan pedoman terapi standar
3. DOEN sebagai acuan pemilihan obat
4. Pemberdayaan komite farmasi & terapi di
RS
5. Pembelajaran farmakoterapi
6. Pendidikan berkelanjutan
Mengatur Penggunaan Obat Rasional

7. Pengawasan, audit & umpan balik dalam


penggunaan obat
8. Penyediaan informasi obat yang jujur dan benar
9. Pendidikan dan pemberdayaan masyarakat
10.Langkah regulasi dan penerapannya
11.Regulasi untuk menunjang penerapan langkah
kebijakan
12.Alokasi anggaran pemerintah
UPAYA KESEHATAN BERSUMBER
DAYA MASYARAKAT (UKBM)

1.POS OBAT DESA(POD)INTEGRASI DANA


SEHAT,POLINDES,POSYANDU &POS OBAT
PONDOK PESANTREN

2.TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA)


Penelitian dan Pengembangan

1. Pengembangan model pengelolaan


2. Pengembangan obat baru
3. Pengembangan dan sistem revitalisasi
obat
4. Pengembangan dan evaluasi sistem
monitoring
5. Kajian atas efektifitas sistem sampling
6. Penelitian dan pengembangan
7. Penerbitan dan revisi
Tiga Cara Mengembangkan Dan
menerapkan Kebijakan Obat (WHO)

1.Riset operasional

2.Lit. Bang. Obat

3.Pengembangan SDM
DAFTAR PUSTAKA
1. WIKU ADISASMITO,Ph.D.2007.SISTEM
KESEHATAN.JAKARTA:PT RAJA GRAFINDO
PERSADA.

2.Daftar Obat Esensial Nasional