Anda di halaman 1dari 48

MAKANAN DAN

PENCERNAAN

Oleh :
Kelompok 3
Cut Mutia (150207007)
Wardati (150207028)
UNIT 1 PENDIDIKAN BIOLOGI 2015
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY
QS. Al-baqarah, Ayat 172

172. Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang


baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah
kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.
MAKANAN
Kebutuhan pokok mahkluk hidup sebagai salah satu
sumber energi.
Fungsi makanan secara umum: Berdasarkan kebutuhannya,
1. Penyedia sumber energi makanan terdiri dari dua macam:
melalui proses metabolisme. 1. Makronutrien, dibutuhkan
2. Sebagai zat pembangun dalam jumlah banyak, yaitu
tubuh. karbohidrat, proteIn dan lemak.
3. Membantu memperbaiki sel
dan jaringan yang rusak. 2. Mikronutrien, dibutuhkan
4. Sebagai pelindung dan dalam jumlah sedikit, yaitu
pertahanan tubuh. vitamin dan mineral.
Karbohidrat
• Tersusun dari unsur Karbon (C),
Hidrogen (H), dan Oksigen (O).
• Sebagai sumber energi
• Setiap gram Karbohidrat
mengandung 4 kalori
• Cadangan Energi dalam otot dan
hati
• Untuk memperlancar pencernaan
• Sumber karbohidrat : beras,
jagung, kentang, gandum dan
ubi-ubian.
Menurut besarnya molekul karbohidrat dapat
dibedakan menjadi tiga yaitu :

1. Monosakarida (C6H12O6) : glukosa, fruktosa, galaktosa.

2. Disakarida (C12H22O11) : sukrosa, laktosa, dan maltosa.

3. Polisakarida (-C6H10O5-)n : Glikogen dan selulosa


Protein
• Setiap gram protein mengandung 4,1 kalori.
• Pengatur keseimbangan kadar asam basa dalam
sel
• Berfungsi dalam pembentukan dan perbaikan sel
serta jaringan tubuh yang rusak.
• Membuat antibodi untuk sistem kekebalan tubuh
• Berperan dalam kontraksi ototSebagai cadangan
dan sumber energi tubuh
• Sumber : protein hewani (daging, telur, susu, dan
keju) dan protein nabati (biji-bijian dan kacang-
kacangan).
Lemak

.
• Setiap gram lemak mengandung 9,3
kalori.
• Sebagai sumber energi.
• Pelarut vitamin A, D, E, K, dan zat lain.
• Pelindung dan bantalan organ dalam.
• Pengatur suhu tubuh
• Sumber :lemak hewani (susu, mentega,
keju, daging), dan lemak nabati (kelapa
sawit, kelapa, wijen, kemiri, alpukat,
kacang tanah).
VITAMIN

• zat-zat organik kompleks yang dibutuhkan dalam jumlah sangat kecil dan
pada umumnya tidak dapat dibentuk oleh tubuh.
• Vitamin termasuk kelompok zat pengatur pertumbuhan dan pemeliharaan
kehidupan.
• Fungsi utama vitamin adalah mengatur proses metabolisme protein, lemak,
dan karbohidrat.
• Menurut sifatnya vitamin digolongkan menjadi dua, yaitu vitamin larut
dalam lemak vitamin A, D, E, dan K, dan vitamin yang larut dalam air yaitu
vitamin B dan C.
Vitamin
Air & Mineral
Air memiliki fungsi esensial dalam tubuh:
1) Pelarut makanan, vitamin dan mineral.
2) Medium reaksi kimia dalam tubuh.
3) Transportasi zat makanan dan zat sisa.
4) Penyusun sitoplasma sel.
5) Menjaga keseimbangan suhu tubuh

• Mineral adalah senyawa anorganik yang


diperlukan tubuh disamping senyawa organik.
• Mineral dibagi menjadi makroelemen (banyak
dibutuhkan), misalnya K, Na, Mg Ca, P, S, Cl,
dan mikroelemen (sedikit dibutuhkan),
misalnya Fe, Cu, Zn, F, I, Co, Cr, Mn, Mb, Se.
Sistem Pencernaan

Fungsi utama sistem pencernaan : untuk


memindahkan zat gizi atau nutrien, air dan
elektrolit dari makanan yang kita makan ke
dalam lingkungan internal tubuh.
Macam-macam pencernaan makanan

Lokasi • Intraseluler
pencernaan • Ekstraseluler

• Mekanik/fisik
Proses • Kimiawi
Sistem pencernaan melaksanakan 4 proses
dasar, yaitu
• Motilitas
 gerakan propulsif
 gerakan mencampur
• Sekresi
• Pencernaan
• Penyerapan
Saluran Pencernaan/traktus digestivus

Saluran cerna mencakup organ-organ mulut, faring,


esofagus, lambung, usus halus, usus besar, dan anus
Dinding saluran cerna memiliki 4 lapisan yaitu

• Mukosa
 membran mukosa
 lamina propria
 muskularis mukosa
• Submukosa
• Muskularis Eskterna
• Serosa
Pencernaan pada hewan Invertebrata
Pencernaan pada Protozoa
• Terjadi secara intraseluler
(sitoplasma)
• Terdapat vakuola makanan yang
berfungsi sebagai tempat proses
makanan

Amoeba sp.
Pencernaan pada Porifera
• Pencernaan secara intraseluler
• Terdapat mikrovili sel koanosit : sebagai filter
• Terdapat vakuola makanan yang berfungsi sebagai tempat proses
makanan
• Sel amubosit : trasnportasi zat-zat makanan
Pencernaan pada Coleanterata
Makanan => Rongga gastrovaskuler : tempat pencernaan makanan
dengan bantuan enzim tripsin (pencernaan ekstrasel) => sel-sel
nutrisi=> Vakuola makanan (pencernaan intrasel): zat-zat makanan
=> diedarkan secara difusi.
Zat sisa => mulut
Pencernaan Hewan Vertebrata
Organ-organ pencernan
1. Mulut/Oris
• gigi/dentis
• lidah/lingua
• liur/saliva
• langit-lagit/palatum
• langit-langit keras/
palatum durum
• langit-langit lunak/
palatum mole
• anak lidah/uvula
Pencernaan yang terjadi dimulut
• Pencernaan mekanik dengan bantuan : gigi,
lidah,
• Pencernaan kimiawi dengan bantuan : amilase
liur
2. Faring dan Kerongkongan/esofagus

• Motilitas yang berkaitan dengan faring


dan esofagus adalah MENELAN.
• Menelan dibagi menjadi tahap
orofaring dan tahap esofagus
• Pada ikan dan amfibi esofagus sangat pendek
dan tidak jelas batasnya dengan ventriculus
• Pada aves ujung bawah esofagus terjadi
pelebaran yang disebut tembolok
3. Lambung/ventriculus
Dibagi menjadi 3 bagian
• Fundus
• Korpus
• Antrum

Fungsi :
Menyimpan makanan yang
masuk sampai disalurkan ke
usus halus
Menskresikan HCl dan enzim-
enzim yang memulai
pencernaan protein
• Pada Aves terdapat 2 lambung yaitu
Proventrikulus (lambung kelenjar)
Ventrikulus (lambung pengunyah/empedal)
Lambung Ruminansia (hewan pemamah biak)
• lambung yang dibedakan menjadi 4 bagian, yaitu:
rumen : 80 %, retikulum : 5 % omasum : 7-8 %, abomasum 7-8 %
Motilitas lambung

Motilitas lambung bersifat kompleks dan dikontrol oleh


beberapa faktor, yaitu :
1. Pengisian lambung (gastric filling)
2. Penyimpanan lambung (gastric storage)
3. Pencampuran lambung (gastric mixing)
4. Pengosongan lambung (gastric empyting)
Pengosongan dan pencampuran lambung akibat
kontraksi peristaltik antrum
Getah pencernaan lambung disekresikan oleh kelenjar yang
terletak didasar foveola gastrika
Sekresi lambung

• Sekresi Asam hidroklorida (HCl)


• Sekresi pepsinogen
• Sekresi mukus
• Sekresi faktor intrinsik
• Sekresi gastrin
Sekresi Asam hidroklorida (HCl)
Sekresi pepsinogen
Sekresi Pankreas dan Empedu
• Pankreas
Kelenjar campuran yang
mengandung jaringan
eksokrin dan endokrin

Pankreas eksokrin :
mengeluarkan getah pankreas
yang terdiri dari dua
komponen, yaitu :
1. Sekresi enzimatik poten
•Enzim-enzim proteolitik
•Amilase pankreas
•Lipase pankreas
2. Sekresi alkali encer
Empedu
• disekresikan oleh hati
• Empedu terdiri dari cairan alkalis
encer yang serupa dengan sekresi
NaCHO3 pankreas dan beberapa
konstituen organik (garam-garam
empedu, kolestrol, lesitin, dan
bilirubin)
• Empedu penting dalam proses
pencernaan dan penyerapan lemak,
terutama melalui aktivitas garam
empedu, melalui efek deterjen
(emulsifikasi) dan pembentukan
misel
• Produk sisa yang disekresikan
empedu adalah Bilirubin
Usus Halus/intestinium tenue
• Fungsi :
Sebagai temapat pencernaan dan penyerapan makanan

• Bagian usus halus


Usus dua belas jari/duodenum
Usus kosong/Jejenum
Usus penyerapan/Ileum

• Sekresi usus halus : tidak menghasilkan enzim pencernaan


• Terdapat bursh border yang mengandung 3 kategori enzim, yaitu :
 eterokinase
 disakaridase (sukrase, maltase, dan laktase)
 aminopeptidase
Segmentasi Usus Halus
Permukaan absorptif usus halus
Penyerapan yang terjadi diusus halus
• Penyerapan Karbohidrat
• Penyerapan Protein
• Penyerapan Lemak
• Penyerapan Vitamin
• Penyerapan Besi
• Penyerapan Kalsium
Usus Besar/intestinium crassum
Terdiri dari kolon, sekum, apendiks dan rektum
• Usus besar adalah organ pengering dan
penyimpan
• Motilitas utama kolon: kontraksi haustra
• Gerakan massa mendorong tinja bergerak jauh
• Feses dikeluarkan oleh refleks defekasi
• Terjadi konstipasi jika tinja terlalu kering
• Sekresi usus besar bersifat protektif
• Kolon mengandung bakteri yang bermanfaat
• Pada amfibi, reptil, aves terdapat kloaka yang
fungsinya sebagai saluran pencernaan, saluran
reproduki, dan saluran ekskresi
SEKIAN
&
TERIMA KASIH