Anda di halaman 1dari 9

 Electromyograph adalah suatu alat yang

digunakan untuk merekam aktivitas elektrik


dari otot untuk menentukan apakah otot sedang
melakukan kontraksi atau tidak, serta
menampilkan pada CRO (Cathode Ray
Oscilloscope) dan pengeras suara aksi tegangan
yang secara spontan dihasilkan suatu otot atau
yang diinduksikan oleh kontraksi secara berubah-
ubah sebagai alat untuk mendeteksi unit luka
motorik. Electromyograph merekam aktivitas
elektrik yang ditimbulkan pada suatu otot oleh
rangsangan syarafnya.
 Sinyal EMG adalah sinyal acak atau stokastik yang
amplitudonya berkisar dari 0 sampai 1,5 mV (rms =
root mean square) atau 0 ke 10 mV (puncak-ke-
puncak) dengan rentang frekuensi antara 0 – 500
Hz.
 Sinyal EMG bisa diperoleh dengan dua cara,
melalui penanaman elektrode dan tanpa
penanaman elektrode di dalam tubuh pasien.
 Prinsip kerja EMG adalah mengukur potensial otot.
Seperti diketahui adanya aktifitas otot akan
menimbulkan potensial aksi. Potensial listrik dalam
otot tersebut terjadi akibat adanya reaksi kimia
dalam otot. Dalam pemeriksaan EMG, karena
kesulitan untuk mengisolasi sel otot tunggal maka
perekaman aktivitas listrik selalu dilakukan untuk
beberapa serabut otot. Sinyal listrik otot atau
sekelompok otot berbentuk gelombang mirip bising (
“noise” ) yang amplitudonya bervariasi terhadap
aktivitas otot. Pada kontraksi sedang, ampiltudonya
kira-kira 1 mV untuk 100Hz < frekuensi< 500 Hz dan 0,5
mV untuk 500 Hz<frekuensi<2000 Hz
 Ada banyak aplikasi untuk  Sinyal EMG digunakan dalam
penggunaan EMG. EMG aplikasi klinis dan biomedis.
digunakan secara klinis untuk EMG digunakan sebagai alat
diagnosis masalah neurologis diagnostik untuk
dan neuromuskular. Hal ini mengidentifikasi penyakit
digunakan diagnosa oleh neuromuskuler, menilai nyeri
laboratorium kiprah dan oleh punggung bawah, kinesiologi,
dokter terlatih dalam dan gangguan kontrol motor.
penggunaan biofeedback sinyal EMG juga digunakan
atau penilaian ergonomis. sebagai sinyal kontrol untuk
EMG juga digunakan dalam perangkat palsu seperti
berbagai jenis laboratorium buatan tangan, lengan, dan
penelitian, termasuk mereka tungkai bawah.
yang terlibat dalam
biomekanik, kontrol motor,
fisiologi neuromuskuler,
gangguan gerak, kontrol
postural, dan terapi fisik.
 Ada 2 cara :

EMG EMG
Permukaan Intramuskular
 Ada 2 jenis hasil kerja EMG :

Hasil
Hasil Normal
Abnormal