Anda di halaman 1dari 14

Perhitungan Debit

Suatu DAS terdiri dari beberapa Sub DAS dengan


karakteristik seperti gambar. Lengkung intensitas
hujan dengan skala ulang 25 tahunan, dengan
persamaan I25= 15.538/(t+46,69). Hitung debit
yang terjadi pada masing-masing segmen saluran

A1= 40 ha A2= 60 ha A3= 75 ha


C1 = 0,25 C2 = 0,45 C3 = 0,50
Tc= 12 menit Tc= 14 menit Tc= 12 menit

Inlet 1 Inlet 3
Inlet 2

L = 200m L = 250m
Td = 2 menit Td = 3 menit
Penyelesaian
A2= A3=
C2= C3=

A1= Q2= Q3 =
Q1= 7m3/det
C1=

A1-2-3=
A1-2=
C1-2-3=
C1-2=
Penyelesaian

A1=60 ha A1=75 ha
C1=0,45 C1=0,50

A1=40 ha Q2=25,08 m3/det Q3 = 48,22 m3/det


C1=0,25
Q1= 7,00 m3/det

A1-2-3= 175 ha
A1-2= 100 ha
C1-2-3= 0,426
C1-2= 0,375
Perhitungan Debit Rencana

Data yang diperlukan;


1. Data batas dan pembagian daerah
tanggkapan air
2. Tata guna lahan
3. Data hujan
Data Tangkapan Air
Ditentukan oleh peta topografi yang
dilengkapi dengan ketinggian (peta kontur).
Dari peta juga dapat diketahui pola jaringan
drainase.

Pola jaringan drainase diperoleh dari peta,


lalu ditindalanjuti dengan penelusuran di
lapangan untuk mengecek kebenarannya
sekaligus menentukan pola alirannya.
Contoh Gambar
Saluran-saluran yang besar perlu dilakukan
pengukuran profil memanjang dan melintangnya
untuk kepentingan perencanaan.

Setelah jaringan drainase selesai ditentukan, maka


pembagian sub-DTA masing-masing segmen
saluran dapat digambarkan dalam peta, kemudian
dihitung luas masing-masing sub-DTA.
Tipe penggunaan lahan di tiap-tiap sub-DTA
diidentifikasi untuk menentukan besarnya koefisien
limpasan permukaan, C.
Hasilnya di gambarkan dalam diagram berikut;
Perhitungan Debit Banjir
Waktu Konsentrasi (tc)
Menurut Kirpich (1940);
0 , 385
 0,87 xL  2
tc   
 1000 xS 
Dimana; L= Panjang saluran utama dalam Km
S= Kemiringan rata-rata saluran
tc = jam
Td = Ls/60*V
Td = menit
Ls = panjang lintasan aliran dalam saluran (m)
V = Kec. Aliran dalam saluran (m/detik)

Untuk soal ini asumsi V =0,909 m/detik


Diagram Debit Rencana