Anda di halaman 1dari 9

UU No.

22 / 2009
TENTANG LALU LUNTAS DAN
ANGKUTAN JALAN
Disahkannya Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009
terhitung mulai tanggal 22 juni 2009 merupakan awal
perubahan sistem dalam pengaturan lalu lintas dan penerapan
sanksi atas pelanggaran lalu lintas.
Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas
dan Angkutan Jalan telah berjalan tahap sosialisasinya kepada
warga masyarakat Indonesia yang sebagai subyek hukum dari
undang – undang tersebut.
Lalu Lintas dan Angkutan Jalan diselenggarakan dengan
tujuan:
1. terwujudnya pelayanan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
yang aman, selamat, tertib, lancar, dan terpadu dengan moda
angkutan lain untuk mendorong perekonomian nasional,
memajukan kesejahteraan umum, memperkukuh persatuan
dan kesatuan bangsa, serta mampu menjunjung tinggi
martabat bangsa;
2. terwujudnya etika berlalu lintas dan budaya bangsa; dan
3. terwujudnya penegakan hukum dan kepastian hukum bagi
masyarakat.
 Terwujudnya pelayanan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
yang aman, selamat, tertib, lancar, dan terpadu dengan
moda angkutan lain untuk mendorong perekonomian
nasional, memajukan kesejahteraan umum, memperkukuh
persatuan dan kesatuan bangsa, serta mampu menjunjung
tinggi martabat bangsa;
 Terwujudnya etika berlalu lintas dan budaya bangsa; dan
 Terwujudnya penegakan hukum dan kepastian hukum bagi
masyarakat.
 1. KETENTUAN UMUM  13.PENGEMBANGAN INDUSTRI DAN
 2.ASAS DAN TUJUAN TEKNOLOGI SARANA DAN PRASARANA
 3.RUANG LINGKUP KEBERLAKUAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN
UNDANG-UNDANG  14.KECELAKAAN LALU LINTAS
 4.PEMBINAAN  15. PERLAKUAN KHUSUS BAGI
 5.PENYELENGGARAAN PENYANDANG CACAT, MANUSIA USIA
LANJUT, ANAK-ANAK, WANITA HAMIL, DAN
 6.JARINGAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN ORANG SAKIT
JALAN
 16. SISTEM INFORMASI DAN KOMUNIKASI
 7.KENDARAAAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN
 8.PENGEMUDI  17.SUMBER DAYA MANUSIA
 9.LALU LINTAS  18.PERAN SERTA MASYARAKAT
 10.ANGKUTAN  19. PENYIDIKAN DAN PENINDAKAN
 11. KEAMANAN DAN KESELAMATAN LALU PELANGGARAN LALU LINTAS DAN
LINTAS DAN ANGKUAN JALAN ANGKUTAN JALAN
 12.DAMPAK LINGKUNGAN  20 KETENTUAN PIDANA
 21.KETENTUAN PERALIHAN
 22.KETENTUAN PENUTUP
 Berdasarkan pasal 25 Undang-Undang Nomor 22 Tahun
2009 disebutkan bahwa untuk keselamatan, keamanan,
ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta kemudahan bagi
pemakai jalan wajib di lengkapi dengan :
 a. Rambu jalan
 b. Marka jalan
 c. Alat Pemberi isyarat lalu lintas
 d. Alat pengendali dan alat pengamanan pemakai jalan
 e. Alat pengawasan dan pengamanan jalan
 f. Fasilitas pendukung kegiatan lalu lintas dan angkutan
jalan yang berada di jalan dan di luar jalan
1.Mampu mengemudikan kendaraannya dengan wajar
2.Mengutamakan keselamatan pejalan kaki
3.Menunjukkan surat tanda bukti pendaftaran kendaraan
bermotor, atau surat tanda coba kendaraan bermotor, Surat
izin mengemudi, dan tanda bukti lulus uji, atau tanda bukti
lain yang sah.
4.Mematuhi ketentuan tentang kelas jalan, rambu-rambu dan
marka jalan, atau pemberi isyarat lalu lintas, waktu kerja dan waktu
istirahat pengemudi, gerakan lalu lintas, berhenti dan parkir,
persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor, pengguna
kendaraan bermotor, peringatan dengan bunyi dan sinar, keeepatan
maksimum dan atau minimum, tata cara mengangkut orang dan
atau barang dan tata cara penggandengan dan penempelan
kendaraan lain.
5.Memakai sabuk keselamatan bagi pengemudi kendaraan bermotor
roda empat atau lebih dan menggunakan helm bagi pengemudi
kendaraan bermotor roda dua atau bagi pengemudi kendaraan
bermotor roda empat atau lebih yang tidak dilengkapi dengan
rumah-rumah.
 Rekayasa dan manajemen lalu lintas.
 Gerakan lalu lintas kendaraan bermotor.
 Berhenti dan parkir.
 Penggunaan dan peralatan dan perlengkapan kendaraan bermotor
yang diharuskan, peringatan dengan bunyi dan sinar.
 Tata cara mengiring hewan dan penggunaan kendaraan tidak
bermotor di jalan.
 Tata cara penetapan kecepatan maksimum dan atau minimum
kendaraan bermotor.
 Prilaku pengemudi terhadap pejalan kaki.
 Penetapan sumbu kurang dari muatan sumbu terberat yang
diizinkan.