Anda di halaman 1dari 28

Kebijakan Program Gizi 1.

000 Hari
untuk Negeri
Mengapa Tumbuh Kembang Janin dan Bayi Penting?

Dampak jangka pendek Dampak jangka panjang

Perkembangan Kognitif dan


otak prestasi
belajar

Gizi pada
1000 hari pertama Pertumbuhan
kehidupan massa tubuh Kekebalan
(janin dan Kapasitas kerja
bayi 2 tahun)
dan komposisi badan

Diabetes, Obesitas,
Metabolisme Penyakit jantung dan
glukosa, lipids, protein pembuluh darah,
Mati Hormon/receptor/gen kanker, stroke,
dan disabilitas lansia

Sumber: Short and long term effects of early nutrition (James et al 2000) 2
GERAKAN NASIONAL SADAR GIZI
(GERNAS DARZI)
MENUJU MANUSIA INDONESIA PRIMA

TEMA “1.000 Hari untuk Negeri”


Gernas
Sadar Gizi
RISKESDAS 2010
 Balita gizi kurang 17,9% PRIORITAS
 Balita pendek 35,6% MANUSIA
 Balita kurus 13,3% SASARAN
 Usia >18 tahun 
GIZI REMAJA PRA INDONESIA
Kegemukan
 Pengetahuan dan sikap,
BAIK KEHAMILAN PRIMA
perilaku gizi seimbang IBU HAMIL  Sehat
rendah BAYI  Cerdas
 Meningkatnya penyakit ANAK s.d USIA 2
degeneratif (jantung, DM,
 Produktif
TAHUN
stroke)

PBB :
SUN
(1000
hari)
MANUSIA PRIMA

• Penerapan Gizi Seimbang

PENGERTIAN • Terencana dan Terpadu :


GERNAS Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku
SADAR GIZI

• Partisipasi dan Kepedulian


Pemangku Kepentingan
TUJUAN

Meningkatkan kesadaran gizi masyarakat melalui


UMUM pengembangan dan pengaktifan norma-norma sosial
yang mendukung perilaku gizi yang baik

1. Meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku


masyarakat tentang pola dan kebiasaan makan
dengan prinsip gizi seimbang
KHUSUS 2. Meningkatkan kerjasama dan kontribusi para
pemangku kepentingan (Pemerintah, Swasta,
Masyarakat) dalam pengembangan dan
pengaktifan norma sosial untuk berperilaku
sadar gizi
STRATEGI

1. Kampanye Nasional

2. Advokasi Lintas Sektor, Lintas Lembaga


5 PILAR
3. Pengembangan Kapasitas Komunikasi
GERNAS
DARZI 4. Pengembangan Partisipasi Masyarakat
Akar Rumput

5. Peningkatan Pengetahuan Gizi Sedini


Mungkin
LIMA PELAKU DAN SASARAN

KELUARGA

KADER MASYARAKAT

LEMBAGA LAYANAN PUBLIK

PEMERINTAH DAN PEMERINTAH DAERAH

LSM, SWASTA, MEDIA, DAN LEMBAGA INTERNASIONAL


PENGEMBANGAN
PEDOMAN GIZI SEIMBANG

Pudjo Hartono
DIREKTORAT BINA GIZI

Pudjo Hartono 2014 9


BASIC FOUR NUTRITION GUIDE FOR INTERNATIONAL CONGRESS
1. MAKANAN POKOK BALANCE DIET OF NUTRITION
2. PROTEIN DIETARY GUIDELINE
3. SAYUR PIRAMIDA MAKANAN Pedoman Perilaku
4. BUAH Makan

TH 50 AN TH 1977 TH 1992

EMPAT SEHAT 5 EMPAT SEHAT 5 EMPAT SEHAT 5


SEMPURNA (SUSU) SEMPURNA (SUSU) SEMPURNA (SUSU)

Pudjo Hartono 2014 10


PEDOMAN UMUM GIZI PERTMN PAKAR GIZI 2006 PEDOMAN GIZI
SEIMBANG(PUGS) WIDYAKARYA NASIONAL SEIMBANG (PGS)
PANGAN DAN GIZI 2008

TH 1995 TH 2014
EVALUASI PUGS
13 PESAN GIZI 1.ISI PESAN DASAR 10 PESAN GIZI
1. Makanlah aneka ragam makanan.
2. Makanlah makanan untuk memenuhi
2.GRAFIS PEDOMAN 1. Syukuri dan Nikmati Aneka
Ragam Makanan, setiap kali
kecukupan energi. 3.SLOGAN
3. Makanlah makanan sumber Makan
karbohidrat, setengah dari kebutuhan
4.PESAN KHUSUS 2. Banyak Makan Sayuran dan
energi. Cukup Buah-buahan
4. Batasi konsumsi lemak dan minyak 3. Biasakan Mengonsumsi Lauk
sampai seperempat dari kecukupan Pauk yang Mengandung Protein
energi.
Tinggi
5. Gunakan garam beryodium.
6. Makanlah makanan sumber zat besi. 4. Biasakan Mengonsumsi Aneka
7. Berikan ASI saja pada bayi sampai umur Ragam Makanan Pokok
6 bulan dan tambahkan MP-ASI 5. Batasi Konsumsi Pangan Manis,
sesudahnya. Asin dan Berlemak
8. Biasakan makan pagi. 6. Biasakan Sarapan
9. Minumlah air bersih, aman yang cukup
7. Minum Air yang cukup dan
jumlahnya.
10.Lakukan aktivitas fisik secara teratur. Aman
11.Hindari minuman yang beralkohol. 8. Biasakan Membaca Label pada
12.Makanlah makanan yang aman bagi Kemasan Pangan
kesehatan. 9. Cuci Tangan Pakai Sabun dengan
13.Bacalah label pada makanan yang Air Bersih Mengalir
dikemas.
10.Lakukan Aktivitas Fisik yang
Cukup dan Pertahankan Berat
Pudjo Hartono 2014 Badan Normal 11
>> Konsep 4 Sehat 5 Sempurna
• Basic Four (USA) – Empat Sehat Lima
Sempurna (Indonesia)

Disusun tahun 1940an dan 1950


atas dasar Ilmu Gizi yang masih sangat
sederhana:

PENGELOMPOKAN BAHAN MAKAN MENURUT


KANDUNGAN ZAT GIZI KEDALAM 4 – 5
KELOMPOK (PLUS SUSU)
>>Konferensi Gizi Washington
1977 di White House
Memutuskan bahwa pedoman Basic Four:

• Disusun tahun 1940-an tanpa dasar ilmiah yang kuat


• Tidak didasarkan atas beragam kebutuhan tubuh
akan zat gizi
• Tidak memperhitungkan pola penyakit
• Dll

HARUS DIGANTI YANG LEBIH


ILMIAH ATAS DASAR PERKEMBANGAN ILMU
GIZI MUTAKHIR
Perkembangan PUGS di Indonesia
Tahun 1995
13 Pesan Dasar Gizi Seimbang diluncurkan, dikembangkan
untuk berbagai kelompok umur dan disosialisasikan ke
seluruh wilayah

Tahun 2006
Departemen Pertanian bekerjasama dengan Departemen
Kesehatan, menyelenggarakan temu pakar untuk mereview
PUGS termasuk 13 Pesan Dasar

Kesimpulan hasil review


Menyatakan bahwa 13 pesan dasar dalam PUGS masih
relevan jika ditinjau dari masalah gizi dan kesehatan serta
transisi epidemiologi penyakit yang berkembang pada saat itu
GUNAKAN SEDIKIT SAJA
• Minyak/Lemak
• Garam
• Gula

MAKANLAH SUMBER PROTEIN NABATI


2-3 PORSI  1 porsi = 50 gram

MAKANLAH SUMBER PROTEIN


HEWANI
2-3 PORSI  1 porsi = 50 gram

MAKANLAH SUMBER
VITAMIN/MINERAL
DARI SAYURAN
2-3 PORSI  1 porsi = 100 gram

MAKANLAH SUMBER
VITAMIN/MINERAL
BUAH-BUAHAN
3-5 PORSI  1 porsi = 100 gram

MAKANLAH SUMBER KARBOHIDRAT


3-8 PORSI  1 porsi = 100 gram
Seiring perkembangan waktu menunjukkan bahwa :
1. 13 pesan dasar GS  Sulit dimengerti dan dipahami.
2. Konsep yang digunakan dalam menyusun setiap pesan PUGS
masih dirasakan abstrak/belum dalam bentuk kongkrit.
3. Slogan 4 Sehat 5 Sempurna lebih mudah dimengerti dan
dipahami karena konsepnya lebih kongkrit (Dapat
dibayangkan bahwa setiap kali makan dianjurkan menunya
mengandung 4 kelompok makanan dan akan lebih baik
kalau mampu minum Susu).
4. Pada saat ini masyarakat maupun perusahaan termasuk
dunia periklanan dalam melaksanakan kampanye gizi
cenderung menggunakan istilah 4 sehat 5 sempurna dari
pada PUGS.
Empat Sehat Lima
Sempurna
(1970-1980 an)
Tumpeng Gizi Seimbang -
PUGS Institut Danone Indonesia
(1996 - 2003) (2010)
Dasar Pemikiran
Keseimbangan antara asupan dan yang
dikeluarkan
Pilar 1
Mengonsumsi pangan
beraneka ragam

Pilar 2 Empat Pilar 3


Membiasakan
Perilaku Hidup Pilar Gizi Melakukan
Aktivitas Fisik
Bersih
Seimbang

Pilar 4
Mempertahankan dan
Memantau Berat Badan
Normal
Mengapa?
• Tidak ada satu jenispun pangan
Pilar 1 yang mempunyai kandungan zat
Mengon-
gizi yang lengkap kecuali ASI
sumsi untuk bayi 0-6 bulan
pangan
beraneka
ragam • Beragam saja tidak cukup :
– Proporsi seimbang sesuai
kebutuhan tubuh
– Dalam jumlah yang cukup
(moderate), tidak terlalu banyak
atau terlalu sedikit
– Dilakukan secara teratur
Mengapa?
Pilar 2
Membiasaka
n Perilaku
Hidup Bersih Infeksi Status Gizi
Mengapa?
Pilar 3
Melakukan
Aktivitas • Menyeimbangkan antara
Fisik asupan dan pengeluaran zat
(termasuk
OR)
gizi utama sumber Energi

• Aktivitas fisik memperlancar


sistem metabolisme di dalam
tubuh
Mengapa?
Pilar 4
Memperta
hankan dan
Memantau • Merupakan salah satu
Berat indikator bahwa telah terjadi
Badan
Normal keseimbangan zat gizi di
dalam tubuh
4 Pilar
Gizi
Seimbang
dalam
TGS
PESAN GIZI SEIMBANG
PILAR 1 PILAR 2 PILAR 3 PILAR 4
MENGONSUMSI MEMBIASAKAN MELAKUKAN MEMPERTAHAN
PANGAN PERILAKU HIDUP AKTIVITAS FISIK KAN DAN
BERANEKA RAGAM BERSIH MEMANTAU
BERAT BADAN
NORMAL

Alasan
1. Pilar 1 -> Tidak ada satu jenispun pangan yang mempunyai kandungan zat gizi yang
lengkap kecuali ASI untuk bayi 0-6 bulan
2. Pilar 2 -> Adanya hubungan timbal balik antara infeksi dan status gizi
3. Pilar 3 -> Aktivitas fisik memperlancar sistem metabolisme di dalam tubuh
4. Pilar 4 -> Merupakan salah satu indikator bahwa telah terjadi keseimbangan zat gizi di
dalam tubuh Pudjo Hartono 2014 26
PENUTUP
Untuk mencapai keberhasilan
pembangunan Kesehatan dan Gizi di
perlukan :
• Strategi yang tepat
• Keterlibatan semua pihak, dan
• Koordinasi antar pemangku
kepentingan
27
TERIMA KASIH