Anda di halaman 1dari 14

Asuhan Keperawatan Pada Anak

Dengan Diare

Disusun Oleh :
• Anisa Darmayani
• Nickmaya Juliana
• Indri
• Dea Dinissa Pramita
• Yossy Agustiyana
• Aditya
• Daryatun
PENDAHULUAN

Diare merupakan
penyebab utama kesakitan
dan kematian pada anak di
negara berkembang.
Penyebab utama kematian
karena diare adalah dehidrasi
sebagai akibat kehilangan
cairan dan elektrolit melalui
tinjanya.
---Definisi---
Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan tinja berbentuk
cairan atau setengah cairan, dengan demikian kandungan air pada
tinja lebih banyak dari keadaan normal yakni 100-200 ml sekali
defekasi (Hendarwanto, 1999).

Menurut WHO (1980) diare adalah buang air besar encer


atau cair lebih dari tiga kali sehari.

Diare ialah keadaan frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali pada
bayi dan lebih dari 3 kali pada anak dengan konsistensi feses encer,
dapat berwarna hijau atau dapat bercampur lendir dan darah
(Ngastiyah, 1997).
Klasifikasi..
• Diare akut adalah defekasi dengan
frekuensi meningkat > 3 kali/hari
Diare akut dengan konsistensi tinja cair, bersifat
mendadak dan berlangsung dalam
waktu kurang dari 1 minggu.

• Kondisi dimana terjadi peningkatan


frekuensi BAB dan peningkatan
Diare kronis konsistensi cair dengan durasi 14 hari
atau lebih.
Etiologi
Patofisiologi
Manifestasi
Klinis
Akibat paling fatal
dari diare yang Seseorang yang
Diare akut karena
berlangsung lama kekurangan cairan
infeksi tanpa rehidrasi yang akan merasa
adekuat

Haus,
Muntah-muntah Kematian akibat
dehidrasi yang BB berkurang
Demam menimbulkan
renjatan hipovolemik Mata cekung

Lidah kering
Tenesmus,
Tulang pipi tampak lebih
Gangguan biokimiawi menonjol
Hematoschezia, berupa asidosis
metabolik yang Turgor kulit menurun
Nyeri perut dan atau berlanjut.
kejang perut Suara menjadi serak
Penatalaksanaan

Mencegah terjadinya dehidrasi

Mengobati Dehidrasi

Memberi makanan

Mengobati masalah lain


Kriteria Dehidrasi
NO. KRITERIA DEHIDRASI TANDA – TANDA DEHIDRASI PENANGANAN

1. Dehidrasi Berat  Letargis atau tidak sadar dan Mata cekung Rujuk segera ke pusat pelayanan
 Tidak bisa minum atau malas minum kesehatan untuk pengobatan IV /
 Cubitan kulit perut kembalinya sangat lanjutan
lama.

2. Dehidrasi ringan/sedang  Gelisah,rewel/mudah marah  Beri cairan tambahan (sebanyak


 Mata cekung anak mau)
 Haus,minum dengan lahap  ASI tetap diberikan bagi anak yang
 Cubitan kulit perut kembalinya lambat masih menyusu.
 Lanjutkan pemberian makan
 Pergi ke pusat pelayanan kesehatan
 Ulangi penilaian dan klasifikasikan
derajat dehidrasinya.

3. Tanpa Dehidrasi Tidak ditemukan tanda-tanda seperti diatas


Asuhan keperawatan Anak Dengan
Diare

Pengkajian..
Kekurangan volume cairan b.d kehilangan berlebihan melalui feses dan muntah serta intake
terbatas (mual).

Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d gangguan absorbsi nutrien dan
peningkatan peristaltik usus.

Nyeri (akut) b.d hiperperistaltik, iritasi fisura perirektal.

Kecemasan keluarga b.d perubahan status kesehatan anaknya

Kurang pengetahuan keluarga tentang kondisi, prognosis dan kebutuhan terapi b.d
pemaparan informasi terbatas, salah interpretasi informasi dan atau keterbatasan kognitif.

Kecemasan anak b.d perpisahan dengan orang tua, lingkungan yang baru.
..Intervensi..
Sekian,
Semoga bermanfaat...

Terimakasih atas perhatiannya..