Anda di halaman 1dari 21

Gangrene

Irman Somantri, S.Kp. M.Kep.


Definisi

• Kematian jaringan tubuh karena


hilangnya suplai darah ke
jaringan yang, kadang-kadang
memungkinkan bakteri untuk
menyerang dan mempercepat
pembusukan.
• Biasanya diikuti penyakit,
infection, cedera, penyakit
pembuluh darah atau
pembedahan
• Timbul ketika tidak ada oxygen
BASICALLY YOUR BLOOD
SUPPLY GETS CUT OFF AND
YOUR TISSUE DECIDES TO DIE
Jenis dan Tempat
Dry Gangren
• arteries terhambat = jaringan lama kelamaan mati
• Menyebabkan tubuh terasa dingin dan berwarna gelap
• Sering timbul pada extremitas
Wet Gangrene
• Cedera menghalangi aliran darah pd area tertentu
• Darah tdk dpt mengalir ke jaringan  tdk dpt menahan infection
 timbul infeksi
• Bengkak akibat infeksi  mempercepat timbul gangren 
mengancam kehidupan
• Bengkak, pucat, bau
Dry gangrene
Wet gangrene
Necrotising Fasciitis=
• Disebabkan infeksi bakteri serius
• Bacteria masuk & menyebarkan toxoin
• Menghambat aliran darah  kematian kulit
• Sering menyerang individu dgn sistem imun rendah
Gas Gangrene
• Spt Necrotising tapi muncul pada tubuh bagian dalam ekstremitas
• Menghasilkan gas dan racun yg dpt membunuh jaringan hidup & kemudian
menyebar
• menyukai area dgn kadar oksigen rendah

Internal Gangrene
• Aliran darah di organ internal terganggu
• Timbul pada komplikasi akibat hernia
• Menyerang organ, seperti usus, kandung kemih, apendik
Gas Gangrene
Symtoms
• Three types: Dry, Wet, Gas
• Dry: affected area-cold numb red to brown to black and
shriveled
• Wet: swollen- decays, extremely painful, smelly, oozing then
turns black and affected person develops a fever
• Gas: brownish red discharge oozes, Gas produced by
Clostridia may produce a crackling sensation, painful, then
high fever and increase in heart rate
Where
• Toes, fingers, limbs
• Internal organs
• Feet legs (most common)
FAKTOR-FAKTOR YG MEMPENGARUHI

• Faktor-faktor yg mempengaruhi
terjadinya gangren kaki diabetik:
a. Faktor endogen:
- genetik, metabolik
- angiopati diabetik
- Neuropati diabetik
b. Faktor eksogen:
- Trauma
- Infeksi
Teori Terjadinya Komplikasi
Kronik DM
1. Teori Sorbitol
2. Teori Glikosilasi
Teori Sorbitol

Penumpukkan kadar
Glukosa yg ber>> tidak
glukosa pada sel dan
akan termetabolisasi
Hiperglikemi jaringan tertentu dan
habis secara normal
dpt mentransport
melalui glikolisis
glukosa tanpa insulin

Sorbitol akan tertumpuk Sebagian glukosa yg


dalam sel/jaringan tersisa dgn perantaraan
tersebut dan enzim aldose reduktase
menyebabkan kerusakan akan diubah menjadi
dan perubahan fungsi sorbitol
Teori Glikosilasi
Glikosilasi pada semua
protein, terutama yg
Hiperglikemi
mengandung senyawa
lisin

Terjadinya proses
glikosilasi pada protein
membran basal
komplikasi baik
makro/mikro vaskuler.
Derajat

Derajat 0: Tidak ada


lesi, kulit masih utuh Derajat I: Ulkus Derajat II: Ulkus dalam
dgn kemungkinan superficial terbatas menembus tendon dan
disertai kelainan pada kulit tulang
bentuk kaki

Derajat IV: gangren


Derajat V: gangren Derajat III: Abses
jari kaki atau bagian
seluruh kaki atau dalam, dengan atau
distal kaki dengan atau
sebagian tungkai tanpa osteomilitis
selulitis.
TUJUAN PERAWATAN GANGREN

• Tujuan perawatan gangren:


- Mencegah meluasnya infeksi
- Memberi rasa nyaman pada klien
- Mengurangi nyeri
- Meningkatkan proses penyembuhan
luka
Treatment
• Antibiotics are available at hospitals
• Administration of pressured oxygen
• “Maggot Therapy” (popular in PD 1)
• Amputation
• Removal of affected area
TREATMENT
• Belatung (maggots) digunakan untuk
mencegah penyebaran area necrotic
• Beberapa spesies maggots memakan hanya
daging mati
• Sudah mulai ditinggalkan setelah dikenalkan
antibiotics.
MAGGOT TREATMENT
TREATMENT
• Usually surgical with amputation necessary in
many cases.
• Antibiotics alone are not effective because
they do not penetrate ischemic muscles
sufficiently.
TREATMENT
• Treatment terbaik adalahrevascularization
(restorasi aliran darah ke area yg terganggu).
• Dapat membalikkan beberapa efek nekrosis
dan memungkinkan penyembuhan
• Metode pengobatan umumnya ditentukan
tergantung pada lokasi jaringan yang terkena
dan tingkat kehilangan jaringan.