Anda di halaman 1dari 15

IMPLEMENTASI SISTEM KEAMANAN

JARINGAN KOMPUTER DENGAN IPTABLES


SEBAGAI FIREWALL DI JARINGAN INTERNET
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN
SERANG PROVINSI BANTEN

Disusun Oleh :
IRFAN REZA ADAM
11313077
Latar Belakang
Keamanan suatu jaringan seringkali terganggu dengan adanya
ancaman dari penyusup (intruder) yang bermaksud merusak
sistem pada jaringan komputer ataupun mencuri informasi penting
yang ada pada suatu jaringan komputer.
Untuk lebih meningkatkan keamanan jaringan, sebaiknya
administrator jaringan harus sering memperbaharui sistem
keamanan jaringan yang telah ada serta menambahkan beberapa
aplikasi keamanan jaringan, terus memantau serta mencari
kelemahan-kelemahan. Untuk itu penulis bermaksud melakukan
penelitian mengenai “Implementasi Sistem Keamanan Jaringan
Komputer dengan Iptables sebagai Firewall di Jaringan Internet
Dinas Pendidikan Kabupaten Serang Provinsi Banten”.
Identifikasi Masalah
1. Adanya ancaman dari penyusup yang bermaksud merusak ataupun mencuri informasi
penting yang ada pada suatu jaringan komputer.
2. Belum dioptimalkannya firewall yang digunakan.
3. Penggunaan konfigurasi Iptables sebagai firewall.

Batasan Masalah
1. Mengimplementasikan sebuah sistem operasi firewall untuk mengawasi port-port yang
tidak memiliki ijin untuk masuk.
2. Sistem ini digunakan agar bisa membantu user agar lebih mudah memantau PC yang
berada di log-log tertentu dengan cara menjalankan dahulu sistem di PC user.
3. Penggunaan sistem operasi linux ubuntu sebagai pendukung sistem keamanan
jaringan firewall.
4. Penggunaan VirtualBox untuk dualboot sebagai media penginstalan sistem operasi
linux Ubuntu.
5. Konfigurasi Iptables pada sistem operasi linux Ubuntu sebagai firewall.
Perumusan Masalah
1. Bagaimana mengimplemetasiakan sebuah sistem operasi firewall untuk
mengawasi port-port ?

2. Bagaimana agar bisa membantu user agar lebih mudah memantau PC yang berada
di log-log tertentu dengan cara menjalankan dahulu sistem di pc user ?

3. Bagaimana sistem operasi linux sebagai pendukung sistem keamanan jaringan


firewall ?

4. Bagaimana memanfaatkan VirtualBox sebagai dualboot untuk mengoptimalkan


konfigurasi Iptables ?

5. Bagaimana konfiguarsi Iptables sebagai firewall untuk menjaga data ?


Tujuan Penelitian
1. Membuat sistem operasi firewall menggunakan Iptables berbasis linux yang dapat
memenuhi kebutuhan akan sebuah sistem jaringan komputer.
2. Menambahkan varian baru dalam lingkup jaringan komputer yaitu sebuah konfigurasi
Iptables dalam sebuah sistem operasi linux Ubuntu.
3. Mempermudah user untuk memfilter port-port.

Manfaat Penelitian
1. Mengurangi tingkat resiko perusakan atau pencurian file atau informasi.
2. Melindungi semua bagian dari jaringan komputer, baik data maupun aplikasi-aplikasi
yang dipakai.
KAJIAN PUSTAKA
Menurut Hidayat (2016), Seiring perkembangan teknologi Internet bukan lagi
kata yang asing di era yang disebut sebagai era informasi ini. Berbagai macam layanan
komunikasi yang disediakan diantaranya web, facebook twitter, instagram, whatsapp,
e-mail, milis dan newsgroup menjadikan semakin maraknya orang yang ingin
bergabung untuk menggunakan fasilitas dunia maya.
Menurut Sondakh (2014) Jaringan yang dikelolah oleh Pusat Teknologi dan
Informasi menyediakan layanan pertukaran informasi baik dari dalam (intranet)
maupun dari luar (internet). Aliran informasi ini khususnya yang berasal dari luar,
sangat rentan terhadap keamanan atau isi informasi yang tidak diinginkan.
Menurut Aini (2010). Permasalahan pada analisis penerapan firewall sebagai
sebuah sistem keamanan jaringan komputer. Diharapkan dapat memberikan suatu
pengertian tentang peranan firewall dalam mengamankan jaringan lokal terhadap
kemungkinan serangan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
LANDASAN TEORI
1. Jaringan Komputer
2. Sistem Keamanan Firewall dan Iptables
3. Linux
4. Proxy Server
5. VirtualBox
KERANGKA PEMIKIRAN
PROSEDUR PENELITIANN
Terdapat tiga prosedur yang dilakukan dalam pembuatan aplikasi ini yang akan
diuraikan. Studi literatur merupakan prosedur untuk mendapatkan literatur atau
artikel tentang filtering firewall dengan Iptables, kemudian Mempelajari Sistem
jaringan yang berjalan di Dinas Pendidikan dan memahami pemahaman dari
jaringan yang terpasang, setelah itu melakukan Evaluasi Data untuk
mendapatkan data-data penggunaan jaringan atau konten-konten yang di akses
oleh pengguna internet dan memisahkan konten yang bisa di akses dengan yang
tidak perlu. Perancangan Sistem, dalam hal ini membuat mekanisme filtering dan
titik-titk yang akan ditempati firewall Implementasi Sistem, Instalasi Perangkat
Keras dan Perangkat Lunak dari sistem yang dirancang. Melakukan monitoring
jaringan untuk melihat bahwafiltering sudah berjalan dengan baik.
STRUKTUR RANCANGAN
SKEMA JARINGAN
Jika semua peralatan dan perlengkapan telah siap dan komputer telah di Instal
maka langkah yang akan dilakukan selanjutnya adalah mengkoneksikan
komputer satu dengan komputer lainnya namun hal tersebut tidak dapat
dilakukan apabila kita belum mengkonfigurasikan IP Address.
IP Address adalah pengalamatan jaringan komputer yang terdiri dari 24-bit.
Adapun IP Address yang digunakan pada kegiatan ini adalah :
Konfigurasi Server
IP Internet : Sesuai dengan yang diberikan ISP
IP Lan : 192.168.10.1/24
Gateway : Sesuai dengan yang diberikan ISP
Konfigurasi Client
IP Lan : 192.168.10.1/24 – 192.168.10.11/24
Gateway : 192.168.10.1/24
Konfigurasi Access Point
IP Lan : 10.10.10.1/24
Gateway : 192.168.10.1/24
LANGKAH-LANGKAH PENGUJIAN
Pada tahapan ini, penulis menjelaskan proses pengoperasian secara detail
mengenai cara sistem ini, diantaranya :
1. Hal yang pertama dilakukan adalah membuka terminal pada sistem operasi
linux Ubuntu.
2. Setelah membuka terminal, maka masuk pada mode root dengan perintah
sudo su.
3. Isikan password.
4. Scan ip yang terhubung dengan server.
5. Kemudian konfigurasi mana saja ip yang akan di block dengan konfigurasi
Iptables.
HASIL PENGUJIAN
Tahapan ini adalah proses pengujian sistem dengan beberapa ip yang akan di
block. Pada tahapan ini penulis mencoba untuk memblock semua komputer yang
terdapat pada lokasi penelitian dengan sambungan LAN dan Wifi.
No Ruangan Ip Sambungan Kondisi

1. R. Kepala Dinas 192.168.10.2 LAN BLOCK

2. R. Pengawas 192.168.10.6 LAN BLOCK

3. R. Bendahara 192.168.10.3 LAN BLOCK

4. R. Perencanaan 192.168.10.5 LAN BLOCK

5. R. Dikdas 192.168.10.7 LAN BLOCK

6. R. Pemuda 192.168.10.10 Wifi BLOCK

7. R. Sarpas 192.168.10.11 Wifi BLOCK

8. R. Sekretariat 192.168.10.4 Wifi BLOCK

9. R. Dikmen 192.168.10.9 LAN BLOCK

10. R. Pariwisata 192.168.10.12 Wifi BLOCK

11. R. Kepegawaian 192.168.10.8 LAN BLOCK


KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
Setelah melakukan beberapa tahapan dapat ditarik beberapa kelebihan dan kekurangan
pada sistem, diantaranya :

1. Kelebihan
Konfigurasi Iptables mudah untuk dilakukan, karena konfigurasi yang pendek dan mudah
untuk diingat.
Penggunaan linux Ubuntu yang sangat support untuk konfigurasi Iptables.

2. Kekurangan
Penggunaan linux Ubuntu yang belum begitu familiar dalam fungsi untuk mengamankan
data.
Penggunaan VirtualBox yang membutuhkan konsumsi ram yang besar.
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Setelah analisis dan implementasi yang ada dalam penelitian telah dilakukan
maka penulis mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1. Penggunaan konfigurasi Iptables pada sistem operasi linux Ubuntu bisa
dilakukan pada sambungan kabel LAN dan Wifi, asalkan semua client berada
pada kelas yang sama.
2. Konfigurasi Iptables bisa memblock akses client terhadap server dan bisa
dilakukan sebaliknya, yaitu memblock akses server terhadap client.

5.2. Saran-Saran
Saran untuk pengembangan tentang sistem keamanan firewall dengan
menggunakan konfigurasi Iptables adalah sebagai berikut :
3. Perlu adanya perawatan koneksi server dan client untuk mengetahui secara
umum tentang jaringan koneksi internet.
4. Jangan lupa untuk mensetting komputer dengan static agar dalam
konfigurasi tidak sulit.