Anda di halaman 1dari 6

Vaksin adalah suatu produk biologis

yang terbuat dari kuman, komponen


kuman ( bkteri, virus atau rikedsia),
atau racun kuman (toksoid) yang
telah dilemahkan atau dimatikan dan
akan menimbulkan kekebalan
spesifik secara aktif terhadap
penyakit tertentu
Indikasi :
Untuk pemberian kekebalan aktif terhdap
tuberculosa.
Kontraindikasi :
1. Adanya penyakit kulit yang berat atau menahun
seperti eksim, furunculosis dsb
2. Mereka yang sedang menderita TBC
Efek Samping :
Imunisasi BCG tidak menyebabkan reaksi demam
tetapi 1-2 minggu kemudian akan timbul indurasi dan
kemerahan ditempat suntikan yang berubah menjadi
vustula, kemudian pecah menjadi luka.
Deskripsi : vaksin mengandung DPT berupa
toksoid difteri dan toksoid tettun yang
dimurnikan daan pertusis yang inaktifasi serta
vaksin hepatitis B yang merupakan sub-unit
vaksin virus yang mengndung HbSag murni dan
bersifat non infeksius
Indikasi : untuk memberikan kekebalan
aktif terhdap penykit difteri tetanus, pertusis
dan hepatitis B
Efek Samping : vaksin ini dapat menimbulkan
demam.
Deskripsi : vaksin oral Polio hidup adalah
vaksin Polio trivalen yng terdiri dari suspensi
virus Poliomyelitis 1,2,3 (strain sabin) yang telah
dilemahkan.
Indikasi : untuk memberikan kekebalan
aktif terhadap Poliomyelitis
Efek Samping : pada umumnya tidak terjadi
efek samping. Efek samping berupa paralisis
yang disebabkan oleh vaksin sangat jarang
terjadi.
Kontraindikasi : pada individu yang menderita
immune difisiensi
Deskripsi : vaksin campak merupakan
vaksin virus hidup yang dilemahkan.
Indikasi : untuk pemberian kekebalan
aktif terhadap penyakit campak.
Efek samping : hinggal 15% pasien dapat
mengalami demam ringan dan kemerahan
selama 3 hari yang dapat terjadi 8-12 hari.
Kontraindikasi : individu yang mengidap
penyakit immune defisiensi atau individu yang
diduga menderita gangguan respon immune krn
leukimia, limfoma.
Deskripsi : vaksin Hep B adalah vaksin virus
rekombinan yang telah inaktifasikan dan bersifat non
infeksius berasal dari HBSag yang berasal dari sel ragi.
Indikasi : untuk memberikan kekebalan aktif
terhadap infeksi yang disebabkan oleh virus Hep B
Efek Samping : reaksi lokal seperti rasa sakit,
kemerahan dan pembengkakan disekitar tempat
penyuntikan. Reaksi yang terjadi bersifat ringan dan
biasanya hilang setelah 2 hari.
Kontraindikasi : vaksin ini tidak boleh diberikan
kepada penderita infeksi berat yang disertai kejang.