Anda di halaman 1dari 27

PLANNING

oleh:
WIRDATUNNAFIAH MT
PLANNING (1)
 Merupakan key function (basis) dari rangkaianPOEM/C :
- Planning – organizing – executing – monitoring – control.
 Planning:
- Selecting objectives;
- Establishing programs and procedures.
 Ada perbedaan:
- Pro-active Management  ada plan;
- Re-active Management  crisis management.
 Planning is not only scheduling :
Juga semua sumber daya lainnya (dana, SDM, material,
peralatan, dll.) untuk mencapai tujuan proyek.
 Tujuan planning:
- Reduces uncertainty (risk);
- Avoiding crisis management;
- Improves efficiency; clarify objectives.
PLANNING (2)
 Basis utama untuk melaksanakan, memonitor, dan
mengontrol proyek
 Mengorganisasi pekerjaan-pekerjaan dalam proyek
 Menetapkan siapa melakukan apa, kapan, dan bagaimana
 Menetapkan sumber daya yang diperlukan
 Menjadwalkan sumber daya
 Menetapkan dan mendefinisikan tanggung jawab
 Berkomunikasi dengan seluruh pihak yang terlibat
 Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terlibat
 Mengontrol kemajuan pekerjaan
 Mengestimasi jadwal penyelesaian pekerjaan
 Mengatasi permasalahan yang timbul dan perubahan yang
harus dilakukan
PLANNING (3)
 Basis untuk menetapkan wewenang manajer
proyek;
 Basis untuk perencanaan dan pengendalian
biaya proyek
 Basis untuk melakukan analisis dan proses
belajar
 Cara untuk menjaga kewaspadaan terhadap
waktu
 Mengalokasikan sumber daya
 Membentuk organisasi
 Melokalisir tanggung jawab
 Melakukan koordinasi
 Melakukan kontrol
 Mengambil keputusan
Ilustrasi Suatu Sistem Proyek

DOCUMEN
SAFETY T ESTIMATIN
CONTROL G

EQUIPMENT PROJECT
CONTROL PERFORMANC
E ANALYSIS

SUB
CONTRACT PAYROLL
ADMIN DATABASE AND
CONTROL PERSONNE
MANAGER
L

COST SMALL
CONTROL TOOLS
CONTROL

GENERAL
ACCOUNTIN PROGRESS
G CONTROL
MATERIAL
SCHEDULIN
CONTROL
G
WORK BREAKDOWN
STRUCTURE (1)
 Untuk melihat komponen proyek
secara sistematis
 Pemilahan dilakukan bertingkat
sampai tingkat disagregasi yang
dikehendaki.
 Pemilahan proyek dilakukan dengan
mempertimbangkan faktor berikut:
- Keahlian;
- Waktu;
- Lokasi (letak);
- Tahapan pekerjaan.
WORK BREAKDOWN STRUCTURE (2)

PEMBANGUNAN PEMBANGUNAN
GEDUNG GEDUNG

LOKASI PEKERJAAN PEKERJAAN


LOKASI ACEH
IRIAN JAYA STRUKTUR ARSITEK

PEKERJAAN PEKERJAAN PEKERJAAN PEKERJAAN LOKASI LOKASI LOKASI LOKASI


STRUKTUR ARSITEK STRUKTUR ARSITEK ACEH IRIAN JAYA ACEH IRIAN JAYA

Keterangan:
WBS kiri lebih tepat untuk memudahkan koordinasi pelaksanaan pembangunan.
WORK BREAKDOWN STRUCTURE (3)

PEMBANGUNAN PEMBANGUNAN
GEDUNG GEDUNG

PEKERJAAN PEKERJAAN
Lt.1 Lt.2 Lt.3
STRUKTUR ARSITEK

PEK. PEK. PEK. PEK. PEK. PEK.


Lt. 1 Lt. 2 Lt. 3 Lt. 1 Lt. 2 Lt. 3 STRUK. ARS. STRUK. ARS. STRUK. ARS..

Keterangan:
WBS kiri lebih tepat karena pekerjaan sipil & arsitek harus direncanakan dalam
suatu kesatuan sistem
WORK BREAKDOWN STRUCTURE (4)

PEKERJAAN PEKERJAAN
STRUKTUR STRUKTUR

LANTAI 1 LANTAI 2 KOLOM BALOK PELAT

KOLOM BALOK PELAT KOLOM BALOK PELAT Lt.1 Lt.2 Lt.1 Lt.2 Lt.1 Lt.2

Keterangan:
WBS kiri lebih tepat berdasarkan pertimbangan
tahapan pelaksanaan pekerjaan.
III
LEVEL
LEVEL I

LEVEL II
TOWNSITE

CAMPS

ACCESS ROADS SUPPORT

SWITCHYARD

TRANSMISSION
LINES
TRANSMISSION

POWERHOUSE
PROJECT

COMPLEX
HYDROPOWER

INTAKE
POWER

SHAFTS AND
TUNNELS

DIKES
WORK BREAKDOWN STRUCTURE (5)

CONTROL
STRUCTURES
RESERVOIR

SPILLWAYS
WORK BREAKDOWN STRUCTURE (6)

LEVEL TOWNSITE
III

LEVEL RESIDENTIAL RECREATIONAL EDUCATIONAL DEVELOPMENT


IV

LEVEL V TYPE A TYPE B TYPE C TRAILER


S

LEVEL
VI
CIVIL MECH ELEC
WORK BREAKDOWN STRUCTURE (7)

BUILDING

DIVISION 1 DIVISION 2

Civil & External Work Building Works

Structural Architectural Mechanical Electrical


Sub Division Works Works Works Works
1. Earth Work
2. Road Works &
Parking Works
3. Drainage Works
4. Retaining Wall
5. Landscaping Works
6. External Electrical
Works
7. External Mechanical
Works
ORGANIZATION
BREAKDOWN STRUCTURE
(1)
 Menggambarkan struktur hirarki pelaksana
proyek
 Melibatkan semua unsur pelaksana
 Jumlah hirarki tidak perlu sama dengan
jumlah hirarki WBS
 Pengembangan WBS harus dilakukan
bersamaan dengan pengembangan
organisasi (Organization Breakdown
Structure - OBS)
 Untuk dapat melokalisir organ pelaksana
dan penanggung jawab setiap unit kegiatan
ORGANIZATION BREAKDOWN STRUCTURE (2)
Project Manager

Tenaga ahli
Kantor Pusat
Lapangan
Site Manager

Administrasi Umum &


Planning & Engineering Operasi Logistik & Peralatan
Keuangan

Planning/
Eng. Logistik Peralatan
Scheduling

Civil /Ext. Structural Architectural Mechanical Electrical


Works Works Works Works Works
INTEGRASI WBS-OBS (1)
 Integrasi antara WBS dan OBS terjadi pada tingkat
dimana pekerjaan dilaksanakan
 Pekerjaan dipecah secara vertikal menjadi bagian-
bagian pekerjaan dan elemen pekerjaan diintegrasikan
secara horizontal terhadap OBS proyek
 Unit pekerjaan yang dihasilkan dapat dianggapsebagai
suatu paket pekerjaan yang berada dibawah tanggung
jawab penuh suatu sub-organisasi/manajer.
 Setiap unit pekerjaan secara umum dapat disebut
sebagai cost account; dalam besaran tertentu menjadi
work package atau contract package.
 Cost account merupakan suatu paket yang mempunyai
kegiatan, dana, tenaga kerja tertentu yang berada
dibawah pengelolaan atau disub-kontrakkan oleh
Project Manager kepada Manajer yang
membawahinya.
COST ACCOUNT
 Cost account akan mempunyai:
- seorang penanggung jawab;
- spesifikasi pekerjaan;
- rencana kerja dan milestone;
- rencana tenaga kerja;
- rencana anggaran.
 Cost account sebagai suatu integrasi WBS dan OBS:
- merupakan unit yang logik; dan
- tepat sebagai komponen sistem proyek manajemen yang
terintegrasi ; untuk mengelola proyek yang besar.
 Cost account mempunyai tingkatan:
- tingkat paling tinggi adalah proyeknya sendiri;
- tingkat paling rendah disebut dengan basic cost account.
 Setiap tingkat cost account akan merupakan
penjumlahan dari cost account yang terdapat pada
tingkat dibawahnya.
INTEGRASI WBS-OBS (3)
Project Manager

Tenaga Ahli

Site Manager

Planning & Engineering Operasi Administrasi & Keuangan Logistik & Peralatan

Planning Eng Logistik Peralatan


Scheduling
Civil /Ext. Structural Architectural Mechanical Electrical
Works Works Works Works Works

Civil/Ext.
Works
Structur.
Works
Cost Account/
Work Package

Civil/Ext. and Building


Architect.

DIVISION 1 & 2
Works

Works
Works
Mech.
Electric.
Works
CONTOH: WBS PEKERJAAN PENYIAPAN LAHAN
DEPARTEMEN TRANSMIGRASI & PPH (1)

PROYEK-PROYEK
DEP. TRANSMIGRASI & PPH Tingkat 0

APBN LOAN Tingkat 1

PTA PTB Proyek Pusat


Tingkat 2

PROYEK KANWIL 1 PROYEK KANWIL 2 PROYEK KANWIL n Tingkat 3

PROYEK PROYEK
KABUPATEN 1 KABUPATEN 2 Tingkat 4

LOKASI 1 LOKASI 2 LOKASI n Tingkat 5

PENYIAPAN LAHAN FASILITAS SARANA AIR JEMBATAN


UMUM BERSIH NON STANDAR Tingkat 6

SP 1 SP 2 SP n Tingkat 7

LAND JALAN
DERMAGA &
JEMBATAN DRAINASE Tingkat 8
CLEARING PELAYANGAN
CONTOH: OBS PEKERJAAN PENYIAPAN LAHAN
DEPARTEMEN TRANSMIGRASI & PPH (2)

DEP. TRANSMIGRASI
DITJEN P DAN L
DIT PENYIAPAN LAHAN
Tingkat 0

KANWIL 1 KANWIL 2 KANWIL 3 KANWIL 4 KANWIL n Tingkat 1

KANDEP Tingkat 2

PIMPRO PIMBAGPRO 1 PIMBAGPRO n Tingkat 3

PELAKSANA PELAKSANA PELAKSANA Tingkat 4


OPERASIONAL 1 OPERASIONAL 2 OPERASIONAL n

PENGAWAS PENGAWAS PENGAWAS


LAPANGAN 1 LAPANGAN 2 LAPANGAN n Tingkat 5

Tingkat 6
PENGAWAS PENGAWAS PENGAWAS PENGAWAS PENGAWAS
LAND CLEARING JALAN JEMBATAN DERMAGA & PELAYANGAN DRAINASE

: Team Pengawas Teknik


CONTOH: INTEGRASi WBS & OBS PEKERJAAN PENYIAPAN
LAHAN DEPARTEMEN TRANSMIGRASI & PPH (3)
PROYEK-PROYEK
DEP. TRANSMIGRASI & PPH

APBN LOAN

PTA PTB Proyek Pusat

PROYEK KANWIL 1PROYEK KANWIL 2 PROYEK KANWIL n

PROYEK KABUPATEN 1 PROYEK KABUPATEN 2

LOKASI 1 LOKASI 2 LOKASI n

PENYIAPAN LAHAN FASILITAS UMUM SARANA AIR BERSIH JEMBATAN NON


STANDAR
SP 1 SP 2 SP n

PENGAWAS
CLEARING
DERMAGA &

KANWIL 1
OPERASIONAL 1 OPERASIONAL 2
LAND CLEARING JALAN JEMBATAN DRAINASE

PELAKSANA
PELAYANGAN

LAND

LAPANGAN 1
PENGAWAS

PIMPRO
JALAN
PENG.

DEP. TRANSMIGRASI & PPH


KANWIL 2

DIT. PENYIAPAN LAHAN


JEMBATAN DRMG&PLY DRAINASE

DITJEN P DAN L
PIMBAGPRO 1
PELAKSANA
Cost Account/

LAPANGAN 2
PENGAWAS
PENG.
Work
Package

KANWIL 3
KANDEP
PENG.

PIMBAGPRO n
OPERASIONAL n
PELAKSANA
LAPANGAN n
PENGAWAS

KANWIL n
PENG.
BAPPENAS DEPUTI DEP. LEVEL
DEP.PU LEVEL PUSAT
BDG PENGENDALIAN DALAM NEGERI PUSAT
DITJEN BINA MARGA
DAN PELAKSANAAN DITJEN BANGDA

KANWIL PU
BAPPEDA PROV DINAS PU PROVINSI
PEMDA PROV BIRO
BIDANG FISIK PENYUSUNAN LEVEL
DAN PRASARANA PROGRAM LEVEL
PBPJK PROVINSI

BAPPEDA KAB PEMDA KAB BAGIAN DINAS LEVEL


BIDANG FISIK PENYUSUNAN PEKERJAAN UMUM LEVEL
DAN PRASARANA PROGRAM KABUPATEN KABUPATEN

PIMRO BENDAHARA
PANITIA PIMRO PIMRO
PERENCANAAN
TENDER PENINGKATAN PEMELIHARAAN PROYEK
PROGRAM
PROGRAM
Penanganan

PERENCANAAN
Di Wilayah Barat

TEKNIS
PERENCANAAN
Di Propinsi
Penanganan

TENDER
Di Kabupaten
Di Wilayah Tengah
Seluruh Indonesia

Penanganan Jalan Kabupaten

Penanganan Jalan Kabupaten


Penanganan Jalan Kabupaten

JALAN
PENINGKATAN
Penanganan
JALAN KABUPATEN DI SELURUH INDONESIA

Di Wilayah Timur
LEVEL

LEVEL
PUSAT

LEVEL
PROVINSI

KABUPATEN

JALAN
PEMELIHARAAN
CONTOH : INTEGRASI WBS & OBS PROYEK PENANGANAN

Work
Package
Cost Account/
SELESAI