Anda di halaman 1dari 13

ANATOMI LARING

Anggota Kelompok:
1. Tia Mardiati
2. Yossy Rahmadika
3. Thantry Ovilia

Preceptor:
dr. Elfahmi Sp.THT-KL
L/O/G/O
www.themegallery.com
ANATOMI LARING
Kerangka laring :
• Os hyoid
• Kartilago epiglotis
• Kartilago aritenoid
• Kartilago tiroid
• Kartilago krikoid
• Kartilago kornikulata,
kuneiforme dan kartilago
tritisea.
• Supraglotic (vestibulum)
Dari pinggir atas epiglotis sampai pinggir atas
pitasuara palsu
• Ventrikel laring (morgagni)
Celah antara pita suara dengan pita suara palsu
• Subglotic
Antara pita suara dg pinggir bawah cartilago cricoid.
Otot Elevator :
1. M. Milohioid
2. M. Geniohioid
Otot Depresor : Otot 3. M. Stilohioid
1. M.Sternotiroid Ekstrinsik 4. M. Digastrik
2. M. Sternohioid Anterior
3. M. Omohioid 5. M. Digastrik
Posterior
6. M. Geniolosus
7. M. Hioglosus
Abduktor Adduktor Tensor

• M.Kriko- • M.Interaritenoid • M. Krikotiroid


aritenoid • M.Krikoaritenoid • M.Tiroaritenoid
posterior lateral • Vokalis
• M. Krikotiroid
Vaskularisasi Sistem
Laring limfatik
Cabang A. Sistem
Tiroid limfatik
Superior supraglotik

Cabang A. Sistem
Tiroid limfatik
inferior glotik

Sistem
limfatik
subglotik
Nervus Laringeus Nervus Laringeus
superior inferior

Sensoris 
Cabang sensoris
subglotik, trakea
(cab.internal)
bagian atas.

Cabang motoris Motorik  M.


(cab. Ekternal) Intrinsik
Relatif/absolut < dewasa

Relatif lebih tinggi letaknya pada leher

Epiglotis relatif lebih panjang

Jaringan laring lebih lunak

Mukosa lebih sensitif


1. Primer
Sebagai sfingter untuk :
 Mencegah benda asing masuk traktus trakeobronkial
 Proses menelan  laring terdorong keatas depan, rima
glotis tertutup  reflek untuk stop respirasi dan
pembersihan jalan nafas dari makanan sebelum inspirasi

2. Sekunder : Fonasi & jalan nafas