Anda di halaman 1dari 24

Dr.

Chintya Mutiara S
Departemen fisiologi
2016
Biografi
 Nama: Chintya Mutiara (rara)
 TTL : Bandar Lampung, 4 Agustus 1987
 Alamat : jl. Lada ujung 1 no 17 Gedung Meneng Bandar
Lampung
 Riwayat pendidikan:
 TK Kartika II-31 Bandar Lampung 93-94
 SD N 2 Rawa Laut (teladan) 94-00
 SLTP N 2 Bandar Lampung 00-03
 SMA N 2 Bandar Lampung 03-06
 FK UNSRI 06-011
Riwayat pekerjaan
 Internship RSUD Kayu Agung OKI 012-013
 Internship Puskesmas Pampangan OKI 2012-2013
 Klinik Kosasih Kemiling 2013
 Dosen Universitas Malahayati 2013-sekarang
 RSPBA 2013-2014
 RSUD Dr. H. Abdoel Muluk Prov. Lampung
2014-sekarang
 Hobi :
Novelist, drummer, and film maker
 Status: menikah
 Suami : Aan Fernando,ST
 Anak : Ra-vanza Langit Pirnando
 Novel : Re-running, Secret, brother and love
Filosofi hidup
 Kita tidak bisa membuat semua orang menyukai kita,
maka fokuslah pada orang-orang yang menyukai kita,
karena masih banyak yang bisa membuat kita
bahagia…

If you feel bad… just move on


If you feel sad… just move on
Karena hidup terlalu singkat untuk bersedih
 Sifat jaringan saraf :
1. Peka terhadap rangsangan/stimulus 
eksitabilitas/iritabilitas
2. Dapat menghantarkan akibat rangsangan 
konduktivitas
PEMBAGIAN SUSUNAN SARAF
1. Susunan saraf perifer
1. Nn. Craniales
2. Nn. Spinales
3. Susunan saraf visceral
- Susunan saraf visceral aferen
- Susunan saraf visceral eferen
2. Susunan saraf pusat
1. Otak :
1. Prosencephalon
-Telencephalon
-Diencephalon
2. Mesencephalon
-Tectum mesencephali
-Tegmentum mesencephali
-Pedunculus cerebri
3. Rhombencephalon
-Metencephalon : pons & cerebellum
-Myelencephalon : medulla oblongata
2. Medulla spinalis  td 31 segmen
ANATOMI
 Saraf tepi terdiri dari
saraf kranial dan saraf
spinal serta ganglion
terkait.
 Terdapat 12 pasang saraf
kranial
 Terdapat 31 pasang saraf
spinal
 8 servikalis
 12 torakalis
 5 lumbalis
 5 sakralis
 1 coocygea
ANATOMI
Utk mempertahankan hidup /
menghadapi bahaya

Melihat
Mendengar
Mencium
Merasakan rasa nyeri, rasa raba, rasa panas,
rasa dingin, dsb
=
SISTEM SENSORIK
RESEPTOR
 Eksteroseptif :
 Nyeri & raba spesifik corpusculum Meissner
 Raba umum  corpusculum merkel
 Suhu dingin  corpusculum Krause
 Suhu panas  coepusculum Ruffini
 Tekanan  corpusculum pacini, golgi-mazzoni
 Proprioseptif
 Regang (pd otot skelet)  akhiran anulospiral
 Regang pd capsula artikularis  percabangan2 akhir serat2 aferen
sekitar sendi
 Visceral
 Perubahan tekanan darah arterial  sinus caroticus et aorticus
(baroreseptor)
 Perubahan kdr CO2  Glomus caroticum et aorticum (kemoreseptor)
 Rangsangan spt iskemia pd mesenterium, ulserasi, kontraksi otot polos
berlebihan  serat aferen visceral yang berakhir di dalam viscera yang
bersangkutan
 Alat panca indra
Dermatom servikal sampai sakrum
PERSARAFAN SERVIKALIS
TIGA JENIS SERABUT SARAF
AFEREN PRIMER
GANGGUAN SENSORIK
 Anestesia
 Hiperestesia
 Parestesia
 Nyeri
 Gerakan yang canggung serta simpang siur
PERJALANAN NYERI
 TRANSDUKSI
Pengubahan berbagai stimuli oleh reseptor
menjadi impuls listrik yang mampu timbulkan
pot.aksi
 MODULASI
Pengaturan impuls nyeri : normal, ditekan,
difasilitasi
 TRANSMISI
Penghantaran impuls nyeri
 PERSEPSI
Kesadaran akan adanya nyeri