Anda di halaman 1dari 20

Oleh: Kartika Sulistyowati

Pengertian Uang
 Uang adalah sesuatu yang secara umum diterima untuk
pembayaran pembelian barang – barang dan jasa – jasa
serta untuk pembayaran hutang – hutang. Selain itu
uang juga dipandang sebagai bentuk kekayaan yang
dapat dipergunakan untuk membayar sejumlah
tertentu hutang dengan kepastian dan tanpa
penundaan.
Uang menurut fungsinya :

a. Alat pembayaran ( Mean of Exchange )


b. Alat penimbun kekayaan ( Store of Value )
c. Alat pencicilan hutang ( Deferred Payment )

Macam Uang :
a Berdasarkan Material :
– Uang Logam ;
– Uang Kertas.

b. Berdasarkan Siapa pembuatnya :


– Uang Kartal
– Uang Giral
Lembaga Keuangan
Fungsi Lembaga Keuangan :
a. Melancarkan pertukaran produk ( barang & jasa )
dengan menggunakan uang & intstrumen kredit.
b. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk
simpanan & menyalurkan kemasyarakat dalam
bentuk pinjaman.
c. Memberikan pengetahuan & informasi.
d. Memberikan jaminan.
e. Menciptakan & memberikan likuiditas.
Perbandingan Bank & Lembaga
Keuangan Bukan Bank

Perhimpunan Dana
Bank
Secara langsung berupa simpanan dana masyarakat(
tabungan, giro,deposito) dan Secara tidak langsung
dari masyarakat (kertas berharga, penyertaan,
pinjaman, dari lembaga lainnya).

Bukan Bank
Hanya secara tidak langsung dari masyarakat
(terutama melalui kertas berharga, dan bisa juga dari
penyertaan, pinjaman dari lembaga lainnya.
Penyaluran Dana

Bank
 Untuk tujuan modal kerja, investasi, konsumsi
 Kepada badan usaha dan individu
 Untuk jangka pendek, menengah dan panjang

Bukan Bank
 Terutama untuk tujuan investasi
 Terutama untuk badan usaha
 Terutama untuk jangka menengah dan panjang
Contoh Uang Negara Republik Indonesia, untuk jenis uang
kertas:

Cara Mengenal dan Mendeteksi Uang Palsu:
 Uang palsu adalah uang yang dicetak atau dibuat oleh
perseorangan maupun perkumpulan/sindikat tertentu
dengan tujuan uang palsu hasil cetakannya dapat
berlaku sesuai nilainya dengan sebagaimana mestinya.
Jadi bukan uang palsu yang biasa dibuat mainan anak-
anak seperti ini. Itu namanya uang permainan dan boleh
saja beredar serta tidak melanggar hukum.
Jenis – jenis Uang Palsu :
 Kelas Teri
Uang palsu kelas teri karena uang palsu jenis ini sangat mudah
ditebak.
Ciri:
1.Kertasnya jika diraba Halus seperti HVS.
2.Jika diterawang ada yang muncul ada yang tidak.
3.Jenis uang ini diterawang tidak 1:1 sehingga saat dilihat dari
belakang akan terbalik gambar yg diterawang & ada yg tidak
bergambar gambar pahlawan.
4.Saat di sinar tidak muncul sama sekali tanda airnya.
5.Ada juga uang jenis ini bila diraba seperti memegang uang plastik
100ribu jaman dulu, lalu tanda air tampak tanpa disinar, tetapi
jika di sinar akan tampak lebih terang jd seperti uang asli. cara
mengetahuinya adalah jangan di sinar lihat apakah tanda airnya
kluar tanpa disinar uv.
6.Tanda air di depan jika digoyang tidak berubah warna
 Kelas Menengah
Untuk jenis mata uang ini akan hampir cukup
meyakinkan kita.
Ciri:
1.Diterawang dari depan dan belakang muncul
gambar pahlawan, ada yang bukan pahlawan.
2.Jika di sinar tanda air tampak tapi nomor seri &
peta indonesia tetap tidak berubah.
3.Tanda air di bagian depan bawah kanan tidak
berubah warna jika digoyang.

 Kelas Kakap
Jenis uang ini sangat Berbahaya karena sudah bisa
diartikan seperti barang KW 1 & Super.Uang jenis
ini dibedakan antara KW 1 dan KW Super.
 KW 1:
1.Diraba mirip seperti asli
2.Kertas agak tebal
3.Disinar uv tanda air tampak, nomer seri tampak.
Catatan:
1.Ada yg di bagian gambar peta indonesia & no seri deket peta atas kanan
tidak tampak.
2.Ada yang kebalikan hanya nomer seri bagian bawah tidak tampak
berubah tetap berwarna sama seperti tidak disinar uv.

 KW Super:
Ini adalah uang yang paling sangat berbahaya bagi Anda semua karena
sangat mirip dengan uang asli.
Ciri:
1.Diraba mirip asli
2.Disinar lolos semua
3.Diterawang gambar pahlawan muncul 1:1 seperti asli
4.Tanda air di bagian depan jika digoyang-goyang berubah warna
Catatan:
Untuk jenis uang ini tidaklah Sempurna 100% karena biasanya tanda air
di depan kalau digoyang tidak berubah, lalu ada yang disinar ultra violet
(UV) seperti terkena bahan kimia tapi tampak tanda air yang saat di
sinari ultra violet agak meragukan, warna agak samar-samar. Nomor seri
bagian bawah akan berubah warna agak gelap.
Cara mendeteksi Uang Palsu :
 Cara 1
 Dilihat: Kalau dilihat, uang yang asli memiliki warna yang cerah, tidak
luntur, warna tidak patah-patah. Sedangkan uang yang palsu berwarna
pucat dan seperti luntur. Selain itu uang yang asli mempunyai tanda air
yang menggambarkan tokoh-tokoh pahlawan nasional, mempunyai benang
tali pengaman yang berada di dalam uang kertas terlihat seperti dianyam
 Diraba: D yang kedua dari 3D cara mendeteksi uang palsu adalah diraba.
Dari segi kertas sebagai bahan pembuatannya, antara uang asli dan palsu
biasanya ada perbedaan. Uang yang palsu biasanya berbahan kertas yang
tipis, dan mudah lecek. Kalau lecek permukaannya seperti koran.
Sedangkan kalau uang yang asli berbahan kertas agak lebih tebal dan
halus. Dan bila diusap-usap pada bagian angka akan terasa agak
timbul/menonjol.

 Diterawang: D yang terakhir adalah diterawang. Setelah dilihat dan


diraba kok masih meragukan, cobalah terawang uang tersebut ke sumber
cahaya yang kuat seperti matahari dan lampu misalnya. Lihat pada bagian
tanda air dan tali pengaman, apakah tercetak baik?
Cara 2
Dengan Menggunakan Lampu Ultraviolet Pendeteksi Uang
Palsu
 Sesuai dengan perkembangannya, akhir-akhir ini BI
mencetak uang dengan teknik cetak tertentu yang
lebih sulit untuk ditiru. Karena dalam cetaknya, BI
menanamnya fitur-fitur tambahan sebagai ciri-ciri
keaslian uang. Dan kita sebagai masyarakat bisa
mengenalinya menggunakan bantuan alat yang bernama
lampu ultra violet. Lampu ultra violet ini harganya
sangat murah dan bisa dijangkau oleh masyarakat kelas
manapun
Contoh
Cara Membedakan Uang Asli dan Uang
Palsu
Keterangan:

 Diterawang apakah muncul gambar pahlawan, depan


belakang 1:1 tidak boleh bertentangan. jangan sampe
gambar conan pasti palsu..
 Diraba kertas akan terasa kasar dan seperti ada yg
lengket2. tidak halus seperti memegang kertas HVS atau
Kertas plastik jaman lampau (era soeharto)
 Disinar UV apakah nomer seri akan menyala seperti lampu.
 Disinar UV akan muncul angka 100000 didalam kotak.
 Disinar UV Peta Indonesia dan no seri diatasnya akan
menyala seperti lampu.
 Di Logo Garuda terlihat jelas tulisan Bhineka Tunggal IKa,
di gelombang terlihat jelas Bank Indonesia meskipun
hurufnya kecil.
 Posisi angkanya, yaitu tanda air hologram BI di bawah no 1
Bagian Depan, dibawah angka 100000 jika digoyang akan
berubah warna hologram BI nya.
Detail bagian muka uang asli pecahan Rp. 100.000
Detail bagian belakang uang asli pecahan Rp.
100.000
CARA MENCEGAH PEREDARAN UANG PALSU
 Jika menemukan uang palsu, BI menyarankan menahan
uang tersebut dan menyerahkan ke BI. Ini berguna
untuk mencegah peredaran uang palsu tersebut lebih
luas.
 Kalau mendapati uang palsu jangan disobek, lebih baik
laporkan ke polisi. Ini berguna untuk bahan
penyelidikan dan mencari sumber pengedar dan
pembuatnya.
 Jika melakukan transaksi dalam jumlah besar,
sebaiknya jangan gunakan uang tunai.
 Jika ingin menukar uang (kalau menjelang lebaran atau
hari raya lainnya biasanya banyak orang menukar dari
uang pecahan besar ke pecahan kecil) sebaiknya jangan
disembarang tempat (pinggir-pinggir jalan misalnya).
Lebih baik tukarkan di BI atau tempat lain yang
ditunjuk BI. Karena kalau dipinggir jalan memungkinkan
pengedar melancarkan aksinya.
Thanks for your
Attention…