Anda di halaman 1dari 26

Metode Penelitian

DESAIAN
PENELITIAN ILMIAH
TUJUAN STUDI : EKSPLORATIF, DESKRIPTIF, KAUSAL
www.themegallery.com

Desain penelitian adalah rencana untuk pengumpulan,pengukuran, dan analisis


data, berdasarkan pertanyaan penelitian dari studi.
Penyusunan Desain Penelitian dilakukan setelah kita menetapkan topik (judul
penelitian yang akan dilaksanakan).
TUJUAN STUDI : EKSPLORATIF, DESKRIPTIF, KAUSAL
www.themegallery.com

• Penelitian Eksploratif
Desain riset yang lebih menekankan pada pengumpulan
ide-ide dan masukan-masukan; hal ini khusus berguna
untuk memecahkan masalah yang luas dan samar menjadi
sub masalah yang lebih sempit dan lebih tepat.

Penelitian yang menguji suatu varibel yang diyakini


kebenarannya sehingga menghasilkan penemuan-
penemuan baru.
TUJUAN STUDI : EKSPLORATIF, DESKRIPTIF, KAUSAL
www.themegallery.com

• Penelitian Deskriptif
Desain riset yang lebih menekankan pada penentuan frekuensi terjadinya
sesuatu atau sejauh mana dua variable berhubungan.

• Penelitian yang digunakan untuk memberikan penjelasan yang obyektif,


justifikasi, dan evaluasi sebagai bahan pengambilan keputusan bagi yang
berwenang dari suatu fakta atau kejadian yang sedang terjadi. Misalnya:
Tentang pendapat umum; Tentang permasalahan dibidang ekonomi, sosial,
hukum, politik yang berfungsi untuk menemukan sebab-sebab suatu kejadian
seperti: kelaparan, pemogokan, kerusuhan dan kriminalitas.
TUJUAN STUDI : EKSPLORATIF, DESKRIPTIF, KAUSAL
www.themegallery.com

Studi deskriptif dapat membantu peneliti untuk:


• Memahami karakteristik kelompok dalam situasi tertentu (misalnya,
penjelasan segmen pasar tertentu)
• Berpikir secara sistematis mengenai aspek-aspek dalam situasi tertentu
(misalnya: faktor-faktor yang terkait dengan keputusan kerja)
• Memberikan ide-ide untuk penyelidikan atau peelitian lebih lanjut
• Membantu membuat keputusan (sederhana) yang pasti
TUJUAN STUDI : EKSPLORATIF, DESKRIPTIF, KAUSAL
www.themegallery.com

• Penelitian Kasual
Desain riset yang lebih menekankan pada penentuan hubungan sebab
dan akibat.
www.themegallery.com
Desain Penelitian
Berdasarkan Tingkat Intervensi Peneliti

Tingkat intervensi peneliti memiliki keterkaitan langsung apakah


studi yang dilakukan kausal atau korelasional.
Desain Penelitian
Berdasarkan Tingkat Intervensi Peneliti
www.themegallery.com

Bentuk intervensi peneliti dalam riset terdiri


dari:

 Intervensi minimal.

 Intervensi sedang.

 Intevensi Berlebih
Desain Penelitian
Berdasarkan Tingkat Intervensi Peneliti
www.themegallery.com

• Intervensi minimal
terjadi jika peneliti hanya menyebarkan kuesioner dalam melakukan
studi korelasional tanpa mengintervensi aktivitas normal terhadap
kasus yang diteliti.
• Intervensi sedang
Peneliti tidak lagi berurusan dengan temuan korelasi namun ingin
menentukan secara kukuh hubungan kausal dengan memanipulasi
peristiwa normal dengan secara sengaja mengubah tingkat dukugan.
• Intervensi berlebih
Setelah melakukan eksperimen terdahulu seorang peneliti merasa
bahwa hasilnya mungkin tidak valid karena adanya faktor eksternal lain
dan memastikan bahwa faktor asing tersebut mungkin mempengaruhi
hubungan sebab-akibat. Dalam intervensi berlebih tidak hanya
dukungan manipulasi tapi situasi dimana eksperimen diadakan adalah
artifisial karena peneliti menarik subjek keluar dari lingkungan
normalnya dan menempatkannya dalam keadaan yang benar-benar
berbeda.
Tidak Direncanakan
1
(tidak diatur)

Yaitu penelitian yang dilakukan dalam lingkungan yang alami, dimana


kejadian berlangsung secara normal.

Contoh :
• Studi lapangan (field study).
• Eksperimen Lapangan (field experiment).

10
Studi Lapangan
(field Study)

Yaitu studi korelasional yang dilakukan dalam situasi tidak


diatur.

• Berbagai faktor diuji dalam situasi alami dan kegiatan sehari-hari


berlangsung dengan intervensi minimal peneliti.
Eksperimen Lapangan
(field experiment)
Studi yang dilakukan untuk menentukan hubungan
sebab akibat dengan menggunakan lingkungan
alami yang sama dimana karyawan berfungsi secara
normal.

• Peneliti melakukan intervensi terhadap peristiwa


alami karena variabel bebas dimanipulasi
• Tujuan untuk memperoleh pengujian yang tepat
dalam menarik kesimpulan hubungan sebab
akibat antar variabel.

12
Direncanakan
1
(diatur)

Yaitu penelitian yang dilakukan dalam keadaan artifisial dan diatur.

Contoh :
Eksperimen lab (lab experiment).

13
Eksperimen Lab
(lab experiment)
Eksperimen yang dilakukan untuk menentukan hubungan sebab
akibat yang melampaui kemungkinan dan setidaknya keraguan
sehingga memerlukan pembuatan sebuah lingkungan yang artifisial
dan teratur, dimana semua faktor asing dikontrol dengan ketat.

• Subyek yang sama dipilih secara seksama untuk merespons stimuli


tertentu yang dimanipulasi.
• Peneliti menyelidiki hubungan sebab akibat tidak hanya melakukan
tingkat kontrol yang tinggi, namun juga dalam situasi buatan yang
diatur dengan sengaja

14
Strategi Penelitian
4

Berikut ini cara atau strategi yang digunakan oleh peneliti dalam
memperoleh informasi, memahami fenomena, dan merumuskan konsep
atau teori dalam kehidupan.
• Eksperimen
• Penelitian survey
• Observasi
• Studi kasus
• Teori dasar
• Penelitian tindakan
• Metode campuran Triangulasi
• Metode triangulasi
• Data triangulasi
• Penelitian triangulasi
• Teori triangulasi

15
Desain Penelitian
www.themegallery.com

Berdasarkan Unit Analisis


(populasi yang diteliti)

Unit analisis, merujuk pada tingkat kesatuan data yang dikumpulkan


selama tahap analisis data selanjutnya.
Desain Penelitian
www.themegallery.com

Berdasarkan Unit Analisis


(populasi yang diteliti)

 Individu.  Organisasi.
 Pasangan.  Mesin.
 Kelompok.  Dsb.
www.themegallery.com
Individu

• Jika pernyatan masalah berfokus pada bagaimana meningkatkan tingkat


motivasi karyawan secara umum, maka diperlukan individu karyawan
organisasi dan harus menemukan apa yang bisa dilakukan untuk
meningkatkan motivasi mereka.

• Dalam hal ini unit analisis adalah individu (individual).


www.themegallery.com
Pasangan

• Jika peneliti berminat mempelajari interaksi dua orang, maka beberapa


kelompok dua orang, atau dikenal sebagai pasangan yang akan diteliti.

• Dalam hal ini unit analisis adalah pasangan (dyads).


www.themegallery.com
Kelompok

• Jika pernyataan masalah berkaitan dengan efektivitas kelompok,


maka unit analisis adalah pada tingkat kelompok.

• Dalam hal ini unit analisis adalah kelompok.


Organisasi/Negara
www.themegallery.com

• Jika kita ingin mempelajari perbedaan budaya antarbangsa, kita


harus mengumpulkan data dari berbagai negara dan
mempelajari pola budaya yang berlaku dalam setiap negara.

• Dalam hal ini unit analisis adalah adalah kelompok Budaya di


suatu negara.
Desain Penelitian
Berdasarkan Horizon Waktunya

 Studi Cross-Sectional.
 Studi Longitudinal.

22
Studi Cross-Sectional 1

Penelitian yang dilakukan dengan data yang hanya


satu kali dikumpulkan, mungkin selama periode
harian, mingguan, atau bulanan dalam rangka
menjawab pertanyaan penelitian.

Disebut juga studi one-shot atau cross-sectional.

23
Desain Penelitian
Berdasarkan Longitudinal
Penelitian yang dilakukan untuk mempelajari orang atau fenomena dengan
data yang dikumpulkan pada dua atau lebih batas waktu dalam rangka
menjawab pertanyaan penelitian.

• Menggunakan lebih banyak waktu, usaha dan biaya.


• Dapat membantu mengidentifikasi hubungan sebab
akibat.

24
Desain Penelitian
Berdasarkan Longitudinal

• Diperlukan jika ingin mengamati faktor tertentu,


misalnya penjualan, efektivitas iklan, dsb. selama periode
waktu untuk menilai peningkatan, atau mendeteksi
kemungkinan hubungan kausal (promosi penjualan dan
data penjualan aktual; frekuensi pengujian obat dan
reduksi penggunaan obat).
• Memberikan wawasan yang baik .

Contoh :
Desain Eksperimen, Studi Lapangan.

25
thank you

26