Anda di halaman 1dari 36

VERTIGO

Dr Wahju Handojo S, M.Biomed, Sp.S


Anatomi Sistem Keseimbangan
• 3 Sistem :
• Vestibular
• Visual
• Somatosensori
Anatomi Organ Keseimbangan
• Reseptor Alat keseimbangan (Vestibulum, retina, sistem
muskuloskeletal)
• Saraf Aferen (N vestibularis, N optikus, N
Spinovestibuloserebralis)
• Pusat-pusat keseimbangan (N vestibularis, serebelum,
korteks serebri)
Fisiologi Keseimbangan
Sistem Vestibular/Visual/Somatosensori

Integrasi/Koordinasi (batang otak/serebelum)

Talamus

Persepsi (korteks lobus temporal)


Sistem Vestibular/Visual/Somatosensori

Integrasi/Koordinasi (batang otak/serebelum)

Talamus

Persepsi (korteks lobus temporal)

disfungsi
Gangguan Keseimbangan (Dizziness)
Gangguan Keseimbangan
Vertigo Vertigo Disekuilibrium Presinkope
Vestibular Non-
Vestibular

Rasa Berputar Mengambang Kaki goyah, tidak Rasa mau


Melayang stabil pingsan
Goyang Membaik jika
duduk

Keluhan “Berputar” “Melayang” “Jatuh” “Pingsan”


Vertigo
• Persepsi yang salah dari gerakan seseorang atau
lingkungan sekitarnya
• Persepsi  Rasa berputar atau rasa goyang
Gejala Vertigo Vertigo
Vestibular Non-Vestibular

Sensasi Berputar Melayang,goyang


Tempo Serangan Episodik Kontinu/konstan
Mual/Muntah + -
Gangguan
Pendengaran + -
Gerakan Gerakan Gerakan Objek
Pencetus Kepala Visual
Gejala Perifer Sentral

Bangkitan Mendadak Lambat


Beratnya Vertigo Berat Ringan
Pengaruh Gerakan
Kepala ++ +/-
Mual/Muntah/Keringatan ++ +
Gangguan Pendengaran +/- -
Tanda Fokal Otak - +/-
Vertigo Vestibular
• Vertigo Vestibular Perifer  BPPV, Meniere’s Disease,
Neuritis vestibularis, labirintitis, tumor.
• Vertigo Vestibular Sentral  CVD, migraine, tumor,
epilepsi, degenerasi.
Diagnosis
• Anamnesis
• Pemeriksaan Fisik
• Pemeriksaan Penunjang
Anamnesis
• Keluhan  Berputar, melayang, goyang
• Sifat serangan  episodik, kontinu, ringan/berat
• Gejala otonom  mual, muntah, berkeringat
• Faktor pencetus  gerakan kepala, suara
• Gangguan pendengaran  Tinitus/ tuli
• Obat-obatan  ototoksik
• Operasi
• Riwayat penyakit dahulu  Hipertensi, DM
• Tanda fokal otak  hemiparesis, ataksia, hemihipestesia
Pemeriksaan Fisik
• Tanda Vital
• Pemeriksaan Umum
• Pemeriksaan Neurologik
• Pemeriksaan Neurootologi
Pemeriksaan

Head Thrust
Test

VOR Nistagmus
Spontan

Nistagmus
Posisional
Pemeriksaan

VSR

Tes
Tes
Romberg
Fukuda
Tes Jalan
Tandem
VOR
• Head thrust test
Nistagmus Spontan
• Tidak ada pada individu normal
• Nistagmus spontan ini perlu diperiksa baik dengan fiksasi
maupun tanpa fiksasi
• Bila menghilang dengan fiksasi  Perifer
• Bila tetap muncul dengan fiksasi  Sentral
Nistagmus Posisional
• Dix-Hallpike Test
• Normal  Tidak ada nistagmus dan vertigo
• Abnormal  ada masa laten, lamanya kurang dari 30
detik, vertigo lamanya sama dengan nistagmus, makin
berkurang setiap manuver berulang
Dix-Hallpike Test
Tes Romberg
• Pemeriksa berdiri dibelakang pasien
• Pasien berdiri tegak dengan mata terbuka
• Diamati selama 30 detik
• Setelah itu pasien diminta menutup mata dan diamati
selama 30 detik
• Jika pada mata tertutup cenderung jatuh ke salah satu
sisi  Vestibular/Proprioseptif
• Jika dengan mata terbuka sudah terjatuh  Serebelum
Tes Jalan Tandem
• Pasien diminta berjalan mengikuti sebuah garis lurus
dengan menempatkan tumit di depan jari kaki lain secara
bergantian
• Pada kelainan serebelar : pasien tidak dapat melakukan
jalan tandem dan jatuh ke satu sisi
• Pada kelainan vestibular : Pasien akan mengalami
deviasi ke lesi
Tes Fukuda
• Pemeriksa berdiri di belakang pasien
• Mata pasien ditutup
• Pasien diminta berjaln di tempat 1 menit (50 langkah)
• Abnormal  deviasi ke satu sisi > 30ᵒ atau maju-mundur
> 1 meter
Terapi
• Farmakologi
• Rehabilitasi Vestibular
• Bedah
REHABILITASI
VESTIBULAR
Brandt-Daroff Exercises
The Epley Maneuver
29

Cawthorne – Cooksey
A. Di atas tempat tidur
- Pergerakan mata (perlahan, kemudian dipercepat)

Ke atas dan ke Dari kiri ke kanan Difokuskan pada


bawah pergerakan jari
dari jarak 3 kaki ke
jarak 1 kaki di
depan mata
30

- Pergerakan kepala (perlahan, lalu


dipercepat, kemudian diikuti dengan mata
tertutup)
Menekuk kepala ke Memutar kepala dari
depan dan belakang satu sisi ke sisi lain
31

Cawthorne – Cooksey
B. Duduk
Pergerakan mata Mengangkat dan Membungkuk dan
dan kepala seperti memutar bahu mengambil benda
yang telah di lantai
disebutkan
sebelumnya
32

C. Berdiri

Pergerakan mata, Merubah posisi dari Melempar bola


kepala, dan bahu duduk ke berdiri kecil dari satu
seperti yang telah dengan mata tangan ke tangan
disebutkan terbuka dan lain (diatas
sebelumnya tertutup ketinggian mata)
33

Melempar bola kecil Merubah posisi dari


dari satu tangan ke duduk ke berdiri dan
tangan yang lain di berputar di antara
bawah lutut gerakan tersebut
34

Cawthorne – Cooksey
D. Bergerak

Memutari orang Berjalan Berjalan menuruni


yang berada menyeberangi atau menaiki
ditengah sambil ruangan dengan bidang miring
melempar bola mata terbuka dan dengan mata
besar kepadanya tertutup terbuka dan
dan menerima tertutup
kembali bola yang
dilempar orang
tersebut.
35

Berjalan menuruni dan Permainan yang


menaiki tangga dengan melibatkan gerakan
mata terbuka dan tertutup membungkuk, meregang
dan membidik seperti
bowling dan bola basket
TERIMA KASIH