Anda di halaman 1dari 11

March 22, 2018 Kelompok 2

Aprilia Dwi Mayangsari (1705045005)


Novean Yudha Pratama (170504009)
Siti Nur Cahyanti (1705045016)
Ika Hidayati (1705045026)
Husna Nadhilah (1705045030)

HARMONI KEWAJIBAN DAN HAK NEGARA


DAN WARGA NEGARA DALAM DEMOKRASI
YANG BERSUMBU PADA KEDAULATAN
RAKYAT DAN MUSYAWARAH
UNTUK MUFAKAT
Subbab

 Konsep dan Urgensi Harmoni  Dinamika dan Tantangan


Kewajiban dan Hak Negara Harmoni Kewajiban dan Hak
dan Warga Negara Negara dan Warga
NegaraConclusion
 Alasan Mengapa Diperlukan
Harmoni Kewajiban dan Hak
Negara dan Warga Negara
Indonesia  Esensi dan Urgensi Harmoni
Kewajiban dan Hak Negara
 Sumber Historis, Sosiologis, dan Warga Negara
Politik tentang Harmoni
Kewajiban dan Hak Negara
dan Warga Negara
Indonesia
Konsep dan Urgensi Harmoni Kewajiban dan
Hak Negara dan Warga Negara

Hak Kewajiban
 kuasa untuk menerima atau
melakukan suatu yang  beban untuk memberikan
semestinya diterima atau sesuatu yang semestinya
dilakukan oleh pihak tertentu dibiarkan atau diberikan oleh
dan tidak dapat oleh pihak lain pihak tertentu tidak dapat oleh
mana pun juga yang pada pihak lain mana pun yang
prinsipnya dapat dituntut pada prinsipnya dapat dituntut
secara paksa olehnya secara paksa oleh yang
berkepentingan

Hak dan kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan.


Menurut “teori korelasi” yang dianut oleh pengikut utilitarianisme, ada
hubungan timbal balik antara hak dan kewajiban
Alasan Diperlukan Harmoni Kewajiban dan
Hak Negara dan Warga Negara Indonesia
Agar tercipta kehidupan bernegara yang harmonis dan
berkesinambungan antara kepentingan rakyat dalam
pemenuhan hak dan kewajibannya
Hak Warga Negara Kewajiban Warga Negara
 Hak atas pekerjaan dan  Wajib menati hokum dan
penghidupan yang layak (Pasal pemerintahan (Pasal 27 ayat 1
27 ayat 2) UUD 1945)
 Hak untuk hidup dan  Wajib ikut serta dalam upaya
mempertahankan kehidupan pembelaan negara (Pasal 27
(Pasal 28A) ayat 3 UUD 1945)
 Hak untuk membentuk keluarga  Wajib menghormati hak asasi
dan melanjutkan keturunan manusia orang lain (Pasal 28J
melalui perkawinan yang sah ayat 1)
(Pasal 28 ayat 1)
Sumber Historis, Sosiologis, Politik tentang Harmoni
Kewajiban dan Hak Negara dan Warga Negara
Indonesia
 Sumber Historis
John Locke Franklin D. Rooselvelt
merumuskan adanya
hak alamiah (natural  kebebasan untuk beragama (freedom of
rights) pada setiap diri religion),
manusia, yaitu hak atas  kebebasan untuk berbicara dan
hidup, hak kebebasan, berpendapat (freedom of speech),
dan hak milik
 kebebasan dari kemelaratan (freedom
Perkembangan from want), dan
selanjutnya ditandai
adanya tiga  kebebasan dari ketakutan (freedom from
peristiwa penting di dunia fear)
Barat, yaitu Magna
Charta, Revolusi Amerika,
dan Revolusi Perancis
Sumber Historis, Sosiologis, Politik tentang Harmoni
Kewajiban dan Hak Negara dan Warga Negara
Indonesia
 Sumber Sosiologis
Wirutomo (2001)  oligarki dimana kekuasaan terpusat pada
terdapat beberapa sekelompok kecil elit, sementara
gejala sosiologis sebagian besar rakyat (demos) tetap
fundamental yang jauh dari sumber-sumber kekuasaan
menjadi (wewenang, uang, hukum, informasi,
sumber terjadinya pendidikan, dan sebagainya)
berbagai gejolak
dalam masyarakat kita  munculnya kebencian sosial budaya
terselubung (sociocultural animosity)
Sumber Historis, Sosiologis, Politik tentang Harmoni
Kewajiban dan Hak Negara dan Warga Negara
Indonesia Beberapa tuntutan reformasi:
 Sumber Politik
Sumber politik yang  mengamandemen UUD NRI 1945
mendasari dinamika  penghapusan doktrin Dwi Fungsi
kewajiban dan hak Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
negara dan warga (ABRI)
negara Indonesia adalah
proses dan hasil  menegakkan supremasi hukum,
perubahan UUD NRI 1945 penghormatan hak asasi manusia (HAM),
yang terjadi pada era serta pemberantasan korupsi, kolusi, dan
reformasi nepotisme (KKN)
 melakukan desentralisasi dan hubungan
yang adil antara pusat dan daerah
 mewujudkan kebebasan pers
 mewujudkan kehidupan demokrasi
Dinamika dan Tantangan Harmoni Kewajiban
dan Hak Negara dan Warga NegaraConclusion

 AturanDasar Ihwal  Aturan


Dasar Ihwal
Pendidikan dan Perekonomian Nasional
Kebudayaan, Serta Ilmu dan Kesejahteraan Sosial
Pengetahuan dan
Teknologi
 AturanDasar Ihwal Usaha  Aturan
Dasar Ihwal Hak
Pertahanan dan dan Kewajiban Asasi
Keamanan Negara Manusia
Esensi dan Urgensi Harmoni Kewajiban dan
Hak Negara dan Warga Negara

 Agama  Pendidikan dan


Kebudayaan
paham Ketuhanan Yang
Maha Esa menjadi Pendidikan dan kebudayaan
pandangan dasar dan merupakan dua istilah yang satu
bersifat primer yang secara sama lain saling berkorelasi
substansial menjiwai sangat erat. Pendidikan adalah
keseluruhan wawasan salah satu bentuk upaya
kenegaraan bangsa pembudayaan. Melalui proses,
Indonesia pendidikan kebudayaan bukan
saja ditransformasikan dari
generasi tua ke generasi muda,
melainkan dikembangkan
sehingga mencapai derajat
tertinggi berupa peradaban
Esensi dan Urgensi Harmoni Kewajiban dan
Hak Negara dan Warga Negara

 Perekonomian Nasional  Pertahanan dan


dan Kesejahteraan Rakyat Keamanan
Kekeluargaan merupakan asas
yang dianut oleh masyarakat Pasal 30 Ayat (2) UUD NRI Tahun
Indonesia dalam berbagai aspek 1945 bahwa usaha pertahanan
kehidupan yang salah satunya dan keamanan negara
kegiatan perekonomian nasional.
Asas kekeluargaan dapat dilaksanakan melalui sistem
diartikan sebagai kerja sama pertahanan dan keamanan
yang dilakukan lebih dari seorang rakyat semesta (Sishankamrata)
dalam menyelesaikan pekerjaan,
baik untuk kepentingan pribadi oleh Tentara Nasional Indonesia
maupun kepentingan umum (TNI) dan Kepolisian Negara
Republik Indonesia (Polri), sebagai
komponen utama, dan rakyat,
sebagai kekuatan pendukung
Questions & Discussion

Anda mungkin juga menyukai