Anda di halaman 1dari 24

BASIC SCIENCE MATA

FADHILAH APRILIANDRI 16-103


DEFINISI

• Mata adalah suatu organ fotosensitif yang sangat


berkembang dan rumit, yang menganalisis bentuk,
intensitas, dan warna cahaya yg dipantulkan objek
dan menimbulkan sensasi penglihatan.

• Secara anatomi, mata adalah suatu bola berisi


cairan yang terbungkus oleh tiga lapisan jaringan
khusus yaitu, sklera/kornea, koroid/badan siliaris
dan retina
EMBRIOLOGI MATA

• Mata mulai berkembang pd fetus di minggu ke-4


setelah fertilisasi
• Perkembangan dimulai dari sebuah jaringan yg
melengkung yg disebut vesikel otak
• Pada minggu ke-4 mulai terjadi penonjolan ke arah
lateral dr vesikel otak mjd vesikel optik
• Vesikel optik ini berasal dr embrional endoderm
sedang plakoda lensa terbentuk dr lapisan
ektoderm
EMBRIOLOGI MATA

• Lalu pada minggu ke-5, vesikel optik mencekung


dan akan berbentuk spt mangkuk yg dinamakan
optic cup,
• lalu plakoda lensa jg akan mencekung hingga
membentuk lingkaran yg bernama lens cup, dan
optic stalk sudah mulai terbentuk
EMBRIOLOGI MATA

• Pd minggu ke-6, titik optic cup sudah mencapai yg


terdalam, dan optic fissure semakin terlihat yg akan
berisi pembuluh darah serta serabut saraf 1 menjadi
Nervus opticus / N. II
EMBRIOLOGI MATA

• Pd minggu ke-8. musculus rectus sudah terbentuk,


arteri hyaloidea dan nervus opticus sdh terbentuk
cukup sempurna. Hanya tinggal pematangan sel-
sel saraf, muskulus maupun mata.
ANATOMI MATA

Organ sekitar bola mata:


1. Tulang-tulang pelindung mata
2. Jaringan adneksa mata
3. Glandula lacrimalis
4. Otot-otot penggerak mata
5. Perdarahan & Persyarafan mata
TULANG PELINDUNG MATA

• Mata dilindungi oleh tulang-tulang sekitarnya, yaitu:


os orbita, yang terdiri dari  os frontale, os maxilaris,
os sphenoidale, os ethmoidale, os lacrimalis, os
palatinum dan os zygomaticum
JARINGAN ADNEKSA MATA

1. Palpebra superior  berfungsi sbg pelindung mata dg


bergerak scr aktif dg membuka dan menutup mata.
Palpebra di-ototi oleh musculus levator palpebral
2. Palpebra inferior  pelindung bola mata agar tepat pd
posisinya
3. Ciliae/Silia  rambut halus pd ujung palpebral, berfungsi
sbg pembersih mata dan melindungi mata dari
debu&kotoran
4. Supercilium  rambut halus yg terdapat di superior
palpebral, berfungsi sbg estetika dan melindungi mata dari
keringat yg jatuh dr frontal.
GLANDULA LACRIMALIS

• Sebuah kelenjar yg terdapat pada bagian lateral superior


bulbus oculi, yang berfungsi memproduksi air mata
• Air mata mempunya fungsi sbg proteksi pada saat mata
kering ataupun terinfeksi bakteri/virus, karena air mata
menghasilkan sekret yg fisiologis dan mengandung lisosom
• Jalur glandula lakrimalis ini: Glandula lacrimalisbagian
frontalis bulbus oculiCanaliculi lacrimalis superior dan
inferior saccus lacrimalis  ductus naso-lacrimaliscavum
nasi
OTOT-OTOT PENGGERAK MATA

1. M. rectus superiorN.oculomotorius (III) R.superior


2. M. rectus inferiorN.oculomotorius (III) R.inferior
3. M. rectus lateralisN.abducens (VI)
4. M. rectus medialisN.oculomotorius (III)
5. M. oblique inferiorN.oculomotorius (III)
6. M. oblique superiorN. trochlear (IV)
PERDARAHAN – PERSARAFAN MATA
BULBUS OCULI
BULBUS OCULI

ORGAN FUNGSI
SKLERA Melindungsi bulbus oculi
KORNEA Berperan paling besar dalam
kemampuan refraksi mata
KONJUNGTIVA Selaput tipis pelindung sklera
IRIS Mengubah ukuran pupil dg kontraksi
bervariasi; utk warna mata
PUPIL Mengatur jumlah cahaya yg masuk ke
mata
LENSA Berperan dlm variasi kemampuan
refraksi selama akomodasi
LAPISAN KOROID Memberi oksigen dan nutrisi kpd retina
RETINA Menangkap cahaya & meneruskan ke
saraf optik
SARAF OPTIK Bagian pertama jalur penglihatan ke
otak
BULBUS OCULI

ORGAN FUNGSI
Bintik buta Jalur keluar saraf optikus dan pembuluh
darah
Aqueous humor Sumber makanan bagi lensa dan
kornea
Vitreous humor Meneruskan cahaya dari lensa ke
retina
Macula lutea Memiliki ketajaman yg tinggi karena
banyak mengandung sel kerucut
Fovea Daerah dg ketajaman tertinggi
HISTOLOGI MATA
TUNICA FIBROSA

SKLERA
• Disusun oleh serat kolagen tipe I yang diselang-
seling oleh serat elastin.
• Di bagian belakang sklera ditembus oleh serat-serat
saraf optik pd lamina cribrosa
TUNIKA FIBROSA

KORNEA
• Merupakan bagian tunika fibrosa yg tdk mengandung
pembuluh darah, tp kaya akan ujung-ujung serat saraf
• Scr histologik, mempunya 5 lapisan:
1. Epitel kornea  terususun atas epitel gepeng berlapis
tanpa lapisan tanduk
2. Membran bowmantersusun dr serat kolagen tipe 1
3. Stroma kornealapisan paling tebal, tersusun atas
serat kolagen tipe 1 yg berjalan scr paralel. Dan
mengandung sel-sel fibroblas di antara serat kolagen
4. Membran descemet membran dasar tersusun atas
serat kolagen
5. Endotel kornea lapisan paling dalam, tersusun atas
epitel selapis gepeng
TUNIKA FIBROSA

LIMBUS
• Merupakan tempat pertemuan antara tepi kornea
dg sklera
• Bagian luarnya trdpt epitel berlapis silindris dg
lamina propia dibawahnya
• Stroma-nya merupakan tepi sklera yg menyatu dg
kornea  mengandung jaringan fibrosa
TUNIKA VASCULARIS

IRIS
• Disusun oleh jaringan ikat longgar yg mengandung
pigmen dan kaya akan pembuluh darah.
• Bagian depan stroma tdk mengandung pembuluh
darah, sedangkan bagian belakang trdpt
pembuluh darah
• Jumlah sel-sel melanosit yg terdapat pada epitel
dan stroma iris akan mempengaruhi warna mata
• Jika jumlah melanosit banyak mjd hitam,
sedangkan jika melanosit rendah mjd biru
TUNIKA VASCULARIS

BADAN SILIARIS
• Disusun oleh jaringan penyambung jarang yg
mengandung serat elastin, pembuluh darah dan
melanosit
• Dilapisi oleh 2 lapis epitel kuboid
• Lapisan luar kaya akan pigmen dan merupakan
lanjutan lapisan epitel pigmen retina
• Lapisan dalam tidak berpigmen karna merupakan
lanjutan lapisan epitel reseptor retina
TUNIKA VASCULARIS

KOROID
• Lapisan yg banyak mengandung pembuluh darah
dan sel pigmen sehingga tampak berwarna hitam
• Tersusun dari jaringan penyambung jarang yg
mengandung serat kolagen dan elastin, sel-sel
fibroblas, pembuluh darah dan melanosit
TUNIKA NEURALIS

RETINA
• Lapisan terdalam pd
bulbus oculi,
mengandung sel-sel
fotoreseptor yaitu sel
batang dan sel
kerucut
• Lapisan luar
berbatasan dg koroid
• Lapisan dalam
berbatasan dg
korpus vitreum
TERIMA KASIH

Sumber:
1. Mata UI
2. Junquiera Histologi
3. Sherwood fisiologi
4. Vaughan oftalmologi