Anda di halaman 1dari 10

KRISKA MONETA

16112004
1. PENGERTIAN KONFLIK

Konflik merupakan semua bentuk


benturan, tabrakan, ketidaksesuaian,
pertentangan, perkelahian, oposisi dan
interaksi yang antagonis bertentangan.
Apabila sistem komunikasi dan informasi tidak
menemui sasaran, maka dapat menimbulkan
kesalah pahaman dan saling tidak mengerti
akan satu sma lainnya.
PENGERTIAN KONFLIK MENURUT PARA
AHLI

• Comming P.W (1980). Konflik adalah suatu


proses ineteraksi sosial dimana dua orang atau
lebih berada atau brtentangan dalam
pendapat atau tujuan mereka.
• Alisyahbana S.T konflik adalah perbedaan
pendapat atau pandangaan diantara
kelompok masyarakat yang akan mencapai
nilai yang sama.
• Menurut Robbin (1996), keberadaan konflik
dalam organisasi ditentukan oleh presepsi
individu atau kelompok.
Masalah wewenang dan tanggung jawab
Perbedaan penafsiran terhadap peraturan atau
kebijakan
Kurangnya kerjasama
Adanya usaha untuk mendominasi
Tidak mentaati tata tertib dan peraturan kerja
Perubahan dan saran prosedur kerja
PROSES TERJADINYA KONFLIK

• Peristiwa sehari-hari,Ditandai dengan individu yang


tidak puas dan jengkel terhadap lingkungan kerja
• Adanya tantangan. Pada tahap ini individu yang
memperthankan
2. PENYEBAB KONFLIK

Penyebab terjadinya konflik berfariasi tergantung


cara individu menafsirkan presepsi dan memberikan
tanggapan terhadap lingkungan kerjanya. Penyebab
konflik menurut Hardjana (1984):
Salah pengertian karena kegagalan komunikasi
Perbedaan tujuan karena perbedaan nilai hidup
Persaingan mendapatkan sumberdaya organisasi
terbatas
PENGERTIAN NEGOSIASI ATAU
PERUNDINGAN

Negosiasi atau Perundingan merupakan suatu


proses tawar-menawar antara pihak-pihak yang
terlibat dalam konflik.
Menurut Wall (Robbins, 2007) Negosiasi atau
Perundingan adalah proses dimana dua pihak atau
lebih bertukar barang atau jasa dan berupaya
menyepakati nilai tukar barang atau jasa tersebut.
PROSES NEGOSIASI ATAU PERUNDINGAN

• Persiapan dan Perencanaan: Apa yang diinginkan


dari perundingan, dan bagaimana sejarah yang
mendorong perundingan tersebut.
• Ketentuan aturan-aturan dasar: Siapa yang akan
terlibat, dimana diadakan, isu-isu apa yang akan
dibahas.
• Penjelasan dan Pembenaran: Menerangkan,
menegaskan, memperjelas memperkuat dan
membenarkan tuntutanya kepada pihak yang lain.
LANGKAH-LANGKAH NEGOSIASI ATAU
PERUNDINGAN

• Perkenalan
• Peninjauan umum
• Latar belakang
• Penjabaran pokok-pokok persoalan
• Rundingkan persoalan
• Kompromi
• Penyelesaian
TERIMA KASIH