Anda di halaman 1dari 24

RIDWAN

132520010049
LATAR BELAKANG

Dewasa ini dunia otomotif telah mengalami banyak perubahan pada setiap tahunnya. Perubahan tersebut dari hari
ke hari teknologinya semakin canggih. Tak hanya itu saja perubahan tersebut sangat cepat dikenali oleh berbagai
kalangan mulai dari kalangan atas sampai kalangan bawah, itu semua dikarenakan sekarang ini kendaraan banyak
digunakan sebagai salah satu alat transfortasi darat untuk melakukan kegiatan atau aktivitas sehari –hari.
Akibat dari kemajuan teknologi yang canggih tersebut maka secara langsung setiap para pengguna kendaraan
menuntut supaya kendaraannya terasa nyaman dan aman serta mudah untuk pengoperasiannya, baik itu secara
manual maupun automatic. Oleh karena itu didalam suatu unit kendaraan terdapat berbagai macam sistem, mulai dari
sistem kelistrikan, air conditioner system, Fuel system dan lain - lain. Sistem akan bekerja dengan baik dan tahan lama
apabila dilakukan perawatan dan perbaikan, untuk mencegah sistem tersebut dari kerusakan.

OLEH KARENA ITU PENULIS MERASA TERTARIK UNTUK MENGANBIL JUDUL


“PERAWATAN DAN PERBAIKAN SISTEM AC PADA TOYOTA KIJANG INOVA”
SEBAGAI JUDUL TUGAS AKHIR.
IDENTIFIKASI MASALAH
Untuk itu penulis telah banyak menemukan masalah yang timbul akibat kurangnya perawatan.
Masalah – masalah tersebut diantaranya :
 Bagaimana Bila Sistem Pendingin AC Pada Toyota Kijang Inova Tidak Bekerja Secara Optimal
 Bagaimana Bila Sistem Sistem Pendingin AC Pada Toyota Kijang Inova Tidak Dingin
 Bagaimana Bila Sistem Sistem Pendingin AC Pada Toyota Kijang Inova Menimbulkan Aroma Tidak
Sedap (Bau)
 Bagaimana Cara Kerja Sistem AC
Batasan Masalah
Dengan berbekal data-data diatas dan informasi hasil
analisis yang penulis peroleh mengenai Sistem pendingin AC
pada Toyota Kijang Inova beserta permasalahan yang ada,
maka penulis membatasi permasalahan yang ada hanya pada :
Apa saja komponen-komponen Sistem pendingin AC ?
Bagaimana cara kerja Sistem pendingin AC?
Baagaimana cara pemeriksaan dan perbaikan kompresor
Sistem pendingin AC ?
Tujuan Penulisan
 Untuk Mengetahui Cara Kerja Sistem pendingin AC
 Untuk Mengetahui Komponen Serta Fungsi Komponen
Sistem pendingin AC
 Untuk mengetahui masalah kerusak yang kemungkinan
sering terjadi pada Sistem pendingin AC
 Untuk membandingkan antara teori dan peraktek di bangku
kuliah dengan peraktek langsung di lapangan.
 Memberikan wawasan dalam bidang ilmu pengetahuan serta
dapat menjadi sebuah asset dan modal untuk melangkah
kemasa depan yang lebih cerah untuk kemajuan dalam
kehidupan penulis khususnya
Lokasi dan Waktu OJT
WAKTU PENELITIAN
Proses On The Job Training yang dilakukan oleh penulis adalah
selama 1 Bulan, dimulai dari tanggal 20 November 2014 sampai dengan
20 Desember 2014.

TEMPAT PENELITIAN

Lokasi penelitian On The Job Training yang penulis jadikan sebagai tempat
praktek adalah di CV. VIP AUTO COOL Tasikmalaya. Yang beralamat di Jl.
Tentara Pelajat Tasikmalaya
LANDASAN TEORI
Air Conditioner atau yang biasa juga disebut
dengan AC merupakan salah satu sistem di dalam
kendaraan yang berfungsi untuk membuat temperatur di
dalam ruangan menjadi nyaman. Apabila suhu di dalam
ruangan terasa panas, kemudian AC diaktifkan maka udara
panas ini akan diserap sehingga temperatur udara di
ruangan tersebut menurun.

Udara yang keluar dari sistem ac merupakan udara yang


kering dan telah melalu filter (saringan) sehingga udara
tersebut bersih dan terhindar dari kotoran atau debu.
PRINSIP KERJA AIR CONDITIONING (AC) MOBIL
1. Pada keluaran compressor (discharge compressor), refrigerant
bersuhu dan bertekanan tinggi mengandung panas yang di serap di
evaporator dan panas yang dihasilkan oleh compressor pada langkah
tekan.
2. Gas refrigerant ini mengalir ke kondesor, di dalam condenser di
embunkan menjadi cairan refrigerant.
3. Cairan refrigerant ini mengalirnke receiver. Di receiver cairan di
saring dan disimpan sampai evaporator membutuhkan refrigerant
untuk di uapkan.
4. Expansion valve merubah cairan refrigerant menjadi bersuhu dan
bertekanan rendah dengan bentuk spray (kabut).
5. Refrigerant bersuhu rendah dan berbentuk kabut tersebut mengalir
ke evaporator. Di evaporator refrigerant menguapmdan mengambil
panas dari hangat yang dilewatkan di evaporator . seluruh cairan
berubah menjadi gas refrigerant di dalam evaporator dan gas yang
mempunyai panas laten tersebut mengalir ke dalam compressor,
selanjutnya proses tersebut berulang kembali
NAMA-NAMA KOMPONEN UTAMA AC ( AIR CONDITIONERS )
AC atau Air Conditioners adalah suatu rangkaian peralatan (komponen) yang
berfungsi untuk mendinginkanudara didalam kabin agarpenumpang dapat merasa
segar dan nyaman. Rangkaian peralatan (komponen) tersebut adalah :

COMPRESSOR
Berfungsi untuk memompakan refrigrant yang berbentuk
gas agar tekanannya meningkat sehingga juga akan
mengakibatkan temperaturnya meningkat.
1. Cara Kerja Compressor
Kompresor digerakkan oleh tali kipas dari puli engine.
Perputaran kompresor ini akan menggerakkan piston / vane
dan gerakan piston/ vane ini akan menimbulkan tekanan
bagi refrigerant yang berbentuk gas sehingga tekanannya
meningkat yang dengan sendirinya juga akan meningkatkan
temperaturnya.
JENIS KOMPRESOR INI DAPAT DIPILAHKAN
SEPERTI DIBAWAH INI : Type Crankshaft

Tipe Swash Plate :

Tipe Through Vane


CONDENSER
Condenser Berfungsi untuk menyerap
panas pada refrigerant yang telah
dikompresikan oleh kompresor dan
mengubah refrigrant yang berbentuk gas
menjadi cair ( dingin ).

Refrigerant yang masuk kedalam condenser oleh karena tekanan


kompresor masih dalam bentuk gas dengan temperatur yang cukup
tinggi (80°C).
EXPANSION VALVE
Expansion valve Berfungsi Mengabutkan refrigran kedalam evaporator, agar
refrigerant cair dapat segera berubah menjadi gas.

Bagian-bagian katup ekspansi terdiri dari orifice, sensor, pipa kapiler,


diafragma, pen penekan, plat dan bola, dan pegas. Di dalam sensor dan pipa
kapiler berisi gas yang mudah mengembang (refrigerant,CO2).

Selain menurunkan suhu dan tekanan refrigerant, katup ekspansi termostatik


juga berfungsi mengatur banyaknya refrigerant yang mengalir di dalam system
AC mobil. Banyaknya aliran refrigerant disesuaikan dengan beban panas pada
evaporator.
Prinsip kerja katup ekspansi termostatik dapat dijelaskan sebagai berikut. Pada kondisi beban
panas normal, refrigerant cair bertekanan tinggi masuk ke dalam katup ekspansi melewati
orifice dalam jumlah yang sesuai dengan diatur pembukaannya oleh pegas.
EVAPORATOR RECEIVER (FILTER DRYER)
Receiver merupakan tempat penyimpanan sementara
Evaporator merupakan kebalikan dari condenser berfungsi
refrigerant setelah dicairkan oleh kondensor dan sebelum
untuk menyerap panas dari udara yang melalui sirip-sirip
masuk ke katup ekspansi. Fungsi lainnya adalah sebagai
pendingin evaporator, sehingga udara tersebut menjadi
penyaring kotoran dalam system sirkulasi AC. Receiver
dingin
juga berfungsi memisahkan kadar air dan kotoran yang
terbawa saat bersirkulasi bersama refrigerant.
ACCUMULATOR

MINYAK PELUMAS (OLI KOMPRESOR)

Oli kompresor pada system AC berfungsi


sebagai pelumas bagian-bagian
kompresor yang bergesekan, untuk
Accumulator juga berfungsi meredam panas dan melancarkan
mencegah refrigerant cair agar pergerakan bagian-bagian kompresor.
tidak mengalir ke kompresor. Di Sebagian kecil oli kompresor bercampur
dalam accumulator terdapat dengan refrigerant dan ikut bersirkulasi
desiccant seperti pada receiver melewati kondensor dan evaporator.
PIPA REFRIGERANT DAN SHAFT SEAL

IDDLE UP
Alat ini berfungsi menaikkan puaran mesin ketika AC
mobil dihidupkan (saat putaran mesin masih
idling/stasioner) sehingga mesin mobil terhindar dari beban
yang berlebihan (overload).
Pulley dan belt
Pulley berfungsi sebagai rumah belt. Pulley dan
Kipas (Extra Fan)
belt merupakan komponen penerus tenaga dari mesin Ekstra fan berfungsi mensirkulasikan udara di dalam
ke kompresor AC mobil. Jenis belt yang digunakan dan di luar kabin. Motor blower terdapat di dalam kabin,
pada AC mobil diantaranya adalah V belt dan ribbed
belt. Perbedaan keduanya terletak pada bentuk dan sedangkan fan (extra fan) terletak di luar kabin. Blower
kemampuan meneruskan tenaga. Jenis ribbed belt pada kabin terdiri atas motor penggerak dan blower/ sudu-
memiliki kemampuan meneruskan tenaga lebih baik
sudu yang digerakkan. Umumnya, tipe blower yang sering
dari pada jenis V belt dan tidak mudah slip.
digunakan adalah tipe sirrocco. Extra fan yang terdapat di
luar kabin (pada kondensor) juga terdiri dari motor
penggerak dan fan yang digerakkan. Jenis fan yang umum
digunakan adalah jenis axial flow.
KOPLING MAGNET
kopling magnet adalah perlengkapankompressor yaitu suatu alat yang dipergunakan untuk
melepas dan menghubungkan kompressor dengan putaran mesin. peralatan intinya adalah
: stator, rotor dan pressure plate. sistem kerja dari alat ini adalah elektro magnetic.

cara kerjanya :
puli kompressor selalu berputar oleh perputaran mesin melalui tali kipas pada saat mesin
hidup. dalam posisi switch ac off, kompressor tidak akan berputar, dan kompressor hanya
akan berputar apabila switch ac dalam posisi hidup (on) hal ini disebabkan oleh arus listrik
yang mengalir ke stator coil akan mengubah stator coil menjadi magnet listrik yang akan
menarik pressure plate dan bidang singgungnya akan bergesekan dan saling melekat
dalam satu unit ( clutch assembly ) memutar kompresor.
Sistem Kelistrikan AC Mobil
PERAWATAN SISTEM AC (AIR CONDITIONER)
 Jagalah selalu kebersihan kabin dari debu dan kotoran. Terutama lembar lembar karpet
yang didepan karena akan tersedot kedalam evaporator (lembab) sehingga terjadi jamur
dan spora sangat tidak baik buat kesehatan, dan menimbulkan bau yg tidak enak bila
pertama kali AC dihidupkan. Coba bersihkan secara lebar lembar karpet tersebut.
 Saat mencuci mobil, buka kap mesinnya dan semprotkan air yang kencang pada bagian
Condensor AC (yang bentuknya mirip radiator dan biasanya terletak didepan radiator)
kotoran atau debu yang menempel bila dibiarkan akan mengeras bisa mengakibatkan
korosi atau keropos sehingga menjadi bocor pada bagian kondensor.
 Memilih tempat parkir yang teduh jika parkir kendaraan dalam waktu yang cukup lama,
Karena kalau di tempat panas biasanya pas pengemudi masuk, ruang dalam cukup panas
dan mengakibatkan membutuhkan proses pendinginan yang lama. Selain itu beban
pendinginan saat mobil berjalan pun ikut tinggi.
MACAM-MACAM GANGGUAN PADA SYSTEM AC MOBIL
Komponen Gejala Kondisi Penyebab Perbaikan
Compressor Tekanan discharge Aliran udara oleh kipas Tali kipas patah atau Ganti atau
terlalu tinggi. radiator kurang kendor.sirip condenser keraskan.bersihkan
dan radiator kotor condenser dan radiator
Tekanan suction terlalu Di sekitar selang Expansion valve Pasang kembali atau
tinggi. tekanan rendah dan membuka terlalu lebar. ganti
service valve tekanan Heat sensitizing tube
rendah terlalu dingin singgungannya kurang
baik atau kebocoran
gas.
Magnetic cluctch Tidak tertarik Tidak tertarik meskipun Singgungan Hubungkan kembali
switch pendingin pada kopmponen switch atau ganti bagian wiring
posisi ON. rusak, tidak yang terbuka.
berfungsi(thermostat,sta
bilizer relay, switch
pendingin)
Expansion valve Outlet valve tidak dingin Perbedaan temperature Gas heat sensitizing Ganti expansion valve.
antara inlet dan outlet tube bocor. Refrigerant Perbaiki kebocoran dan
tidak dapat dirasakan . kurang sekali. tambahkan refrigerant.
Expansion valve Perbaiki heat sensitizing
membuka terlalu lebar. tube. Ganti expansion
valve.
ALAT YANG DI GUNAKAN UNTUK PERBAIKAN
KOMPRESOR DAN PROSES PENGERJAAN SISTEM AC
Pompa Vakum

Alat Pendeteksi Kebocoran

Manifold Gauge
CARA PENGOSONGAN AC MOBIL/MEMVACUM
CARA MENGISI REFRIGERANT.
RIDWAN
132520010049