Anda di halaman 1dari 18

Dampak Operasi Orthognatik dalam Kualitas

Hidup Pasien dengan Kelainan Dentofasial


Faezeh Eslamipour, Arash Najimi, Azade Tadayonfard, and
Zeinab Azamian
Diva Aldila
160112160043

Pembimbing
drg. Abel Tasman Y., Sp. BM

Departemen Bedah Mulut dan Maksillofasial


Fakultas Kedokteran Gigi
Universitas Padjajaran
2018
Abstrak
Tujuan penelitian: Subjek Penelitian
menentukan dampak dari operasi  43 orang
orthognatik dalam kualitas hidup
pasien dengan kelainan dentofasial  18-40 tahun
- sebelum operasi

- 3 minggu pasca operasi

- 3 bulan pasca operasi

- 6 bulan pasca operasi


Pendahuluan
 Kelainan dentofasial: perubahan struktur gigi, rahang,
& beberapa tulang kraniofasial

 Penyebab: distorsi genetik


 Perawatan: integrasi (ex: orthodontik + operasi
orthognatik)

 Dampak: kualitas hidup pasien 


Metode
1. Peserta
 60 org usia 18-40 thn
 Perawatan orthodontik
 Dijadwalkan u/ operasi orthognatik
Metode
2. Instrumen & Pengumpulan Data
 22 pertanyaan Orthognatic Quality of Life
Questionnaire
 Jawaban dinilai dengan skala Likert dari 0=tidak
mengganggu sampai 4=sangat mengganggu
 Terdiri dari 4 subskala: 1. Estetik 2. Fungsi Oral 3.
Dampak kesadaran 4. Dampak Sosial
Metode
2. Instrumen & Pengumpulan Data

 Kuesioner didistribusi sebanyak 4 kali (pre-op, 3


minggu, 3 bulan, & 6 bulan pasca-op)

 Pafa 6 bulan pasca-op diukur kepuasan pasien dengan


2 pertanyaan mengenai kepuasan yang dinilai 0-5
(tidak puas-sangat puas)
Metode
3. Analisis Data

 Uji normalitas Kolmogorov Smirnov -> sampel sesuai


dengan distribusi normal.

 Perbedaan antara subkelompok dan korelasi antara


kualitas hidup dan usia, jenis kelamin, masalah
skeletal, dan tingkat pendidikan mereka -> uji 2-tailed t-
test.
Metode
3. Analisis Data
 Besarnya perbedaan statistik dalam skor --> menghitung ukuran effect
size (ES)
 Cara hitung ES: pembagian perubahan rata-rata dengan standar deviasi -
> mengevaluasi kemampuan bedah ortognatik dalam hal kepentingan
klinis terhadap kualitas hidup pasien
 Nilai ES
<0,2 = minimal
0,2-0,49 = kecil
0,5- 0,8 =sedang
>0,8 =besar
Hasil
 60 org  43 org
Variabel N (%)
Jenis Kelamin
Laki-laki 13 30.2
Perempuan 30 69.8
Kelmpok Usia
≤25 31 72.1
>25 12 27.9
Masalah
Class II 13 30.2
Class III 30 69.8
Edukasi
≤Diploma 13 31.7
> Diploma 28 69.3
Hasil
 Nilai rata-rata OQLQ dan subdomain pada tahap
perawatan yang berbeda
Metode
Nilai rata-rata sampel OQLQ berdasarkan karakteristik demografik dan tahap
perawatan
Hasil
Diskusi
kurang percaya diri pada penampilan

interaksi sosial, kesempatan dalam


pekerjaan, dipilih sebagai pasangan,
dan karateristik kepribadian

kualitas kehidupan

Pentingingnya perbaikan orthognatik


Diskusi
 Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan
signifikan pada kualitas hidup pasien pada 3 dan 6
bulan setelah operasi dibandingkan pada sebelum
operasi

 perubahan maksimum pada aspek emosional  sosial


 psikologikal  fungsional
Diskusi
 Adanya perubahan harga diri dan kepercayaan diri
telah terjadi  pasien telah menerima lebih banyak
manfaat psikologis seperti perbaikan citra tubuh, citra
wajah, dan hubungan interpersonal yang lebih tinggi

 peningkatan rasa percaya diri setelah operasi pada


wanita lebih banyak dibanding pria
Diskusi
 Pasien rela membayar operasi
 Pasien puas dan ingin merekomendasikan kepada
orang lain
Kesimpulan
operasi orthognatik dapat menyebabkan peningkatan
signifikan pada kualitas hidup pasien. Peningkatan ini
terlihat dari segi emosional, fungsi oral, psikologikal, dan
sosial. Pengaruh maksimum adalah segi emisonal dan
paling rendah ada aspek fungsional.
TERIMA KASIH 