Anda di halaman 1dari 19

VISUM TANGGAL 4 MEI 2015

Penganiayaan
Tanggal 9 Mei 2015
Kronologis

Keluhan Utama : luka pada pelipis kanan

RPS : Pada tanggal 9 Mei 2015, lebih kurang pada pukul


18.30 WIB, korban yang sedang berkendara terlibat cekcok
dengan pengendara mobil lain. Korban dipukul dengan
tangan kosong pada pelipis kanan hingga korban terjatuh.
Setelah dipukul korban merasa berkunang-kunang, mual
disangkal, muntah disangkal
KRONOLOGIS PERISTIWA
Korban
dipukul
dengan
tangan hingga
terjatuh dan
merasa Korban di bawa dan
berkunang- periksa di RSUP Dr
kunang Kariadi
20.00

Pukul 18.30 Korban


Korban terlibat
mengendarai cekcok
mobil dengan
pengendara
mobil lain
IDENTITAS :
Nama : AS
Jenis Kelamin : Laki-laki
Warna kulit : Sawo matang
Usia : 41 tahun
Alamat : Kapri Jaya RT 006/
RW 004 Kelurahan Sendangguwo,
Tembalang Semarang
Hasil Pemeriksaan
A. FAKTA YANG BERKAITAN DENGAN IDENTITAS KORBAN

• Identitas
Jenis kelamin : Laki-laki
Umur : 41 tahun
Berat badan : 70 kilogram
Tinggi badan : 175 cm
Warna kulit : sawo matang
Ciri rambut : rambut berwarna hitam, tidak ada kelainan
Keadaan gizi : kesan gizi lebih (BMI : 27,34)

• Kondisi Pakaian Korban : Tampak rapi dan tidak kusut


B. TEMUAN DARI PEMERIKSAAN TUBUH BAGIAN LUAR
• Keadaan Umum / Tanda-tanda Vital

Kesadaran : sadar penuh

Tekanan darah : 130/80 mmHg

Nadi : 80 kali/menit

RR : 20 kali/menit

Suhu : 36,6
• Permukaan Kulit Tubuh
A. KEPALA

Daerah Berambut • Tidak ada kelainan

Dahi • Pelipis Kanan: Terdapat sebuah luka


tepat pada pelipis kanan, dengan
pusat luka tujuh setengah
sentimeter di sebelah kanan garis
tengah tubuh dan nol koma lima
sentimeter diatas garis mendatar
yang melewati kedua mata, bentuk
luka menyerupai garis, dengan
ukuran panjang satu sentimeter,
lebar nol koma lima sentimeter,
batas tegas, tepi tidak rata, warna
kemerahan, daerah sekitar luka
terdapat darah yang sudah
mengering
• Pelipis Kiri: Tidak ditemukan
kelainan
• Alis mata : tidak ada kelainan
• Bulu mata : tidak ada kelainan
• Kelopak mata : tidak ada kelainan
• Selaput kelopak mata : tidak ada kelainan
Mata • Selaput biji mata : tidak ada kelainan
• Selaput bening mata : tidak ada kelainan
• Manik Mata : tidak ada kelainan
• Pelangi mata : tidak ada kelainan
Hidung • Tidak ada kelainan

Pipi • Tidak ada kelainan

Telinga • Tidak ada kelainan


• Bibir : tidak ada kelainan
• Selaput lendir mulut : tidak ada kelainan
Mulut • Lidah : tidak ada kelainan
• Gigi-geligi : tidak ada kelainan
• Langit-langit mulut : tidak ada kelainan

Leher • Tidak ada kelainan

Bahu • Tidak ada kelainan


B. Dada : tidak ada kelainan

C. Punggung : tidak ada kelainan

D. Pinggang : tidak ada kelainan

E. Perut : tidak ada kelainan

F. Anggota Gerak:
Atas : tidak ada kelainan
Bawah : tidak ada kelainan
G. Tulang-tulang

Tulang tengkorak : tidak ada kelainan

Tulang belakang : tidak ada kelainan

Tulang-tulang dada : tidak ada kelainan

Tulang-tulang punggung : tidak ada kelainan

Tulang-tulang panggul : tidak ada kelainan

Tulang anggota gerak : tidak ada kelainan


Kesimpulan :

Berdasarkan temuan temuan yang didapatkan dari hasil


pemeriksaan atas korban tersebut maka saya simpulkan bahwa
korban adalah seorang laki – laki, umur empat puluh satu tahun,
warna kulit sawo matang, kesan gizi lebih. Dari hasil
pemeriksaan didapatkan kekerasan tumpul berupa luka robek
pada pelipis kanan dan tidak terdapat luka akibat kekerasan
tajam. Hal tersebut dapat menimbulkan halangan dalam
menjalankan aktivitas selama satu hari, luka tersebut dapat
sembuh dalam waktu kurang lebih satu hari.
PEMBAHASAN
Peran dokter dalam tindak
penganiayaan
KUHAP 133:(1) Dalam hal penyidik untuk kepentingan peradilan menangani
seseorang korban baik luka, keracunan ataupun mati yang diduga
karena peristiwa yang merupakan tindak pidana, ia berwenang
mengajukan permintaan keterangan ahli kepada ahli kedokteran
kehakiman ataupun ahli lainnya
(2) Permintaan keterangn ahli sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)
dilakukan secara tertulis, yang dalam surat itu disebutkan dengan tegas
untuk pemeriksaan luka atau mayat atau pembedahan mayat

Surat
permintaan Pemeriksaan
Korban penyidik visum Dokter VeR
korban
(SPV)
TRAUMATOLOGI

Benda Tajam Luka lecet

Mekanik Benda tumpul Luka memar


Senjata Api Luka robek

Fisik Suhu Fraktur

Listrik & petir

Perubahan tekanan

Udara

Akustik

Radiasi

Asam Kuat / Basa


Kimia
kuat
Kualifikasi luka
Luka ringan : Luka derajat I adalah apabila luka tersebut tidak
menimbulkan penyakit atau tidak menghalangi
pekerjaan korban.

Luka Sedang: Luka derajat II adalah apabila luka tersebut


menyebabkan penyakit atau menghalangi
pekerjaan korban untuk sementara waktu

Luka Berat: KUHP pasal 90 Bahaya maut


Tidak dapat bekerja
Hilang salah satu panca indra
Cacat Berat
Lumpuh
Gangguan daya pikir >4 minggu
Gugur / matinya kandungan seseorang
Aspek Hukum Penganiayaan
KUHAP Pasal 352:
(1) Kecuali yang tersebut dalam pasal 353 dan 356, maka
penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau
halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau
pencaharian, diancam, sebagai penganiayaan ringan,
dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau
pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus
rupiah.