Anda di halaman 1dari 19

EVALUASI KEBERHASILAN DAN

KEGAGALAN PERAWATAN SALURAN


AKAR
Keberhasilan perawatan saluran akar, pada
berbagai studi bervariasi antara 54% - 95%.

Definisi keberhasilan juga masih rancu


 STRINGENT : radiographic dan clinical normalcy

 LENIENT : only clinical normalcy


HASIL PERAWATAN SALURAN AKAR

 SEHAT, secara klinis dan radiografis normal

 PENYEMBUHAN, merupakan proses dinamis,


berkurangnya radiolusen dikombinasi dengan
penampakan secara klinis

 DISEASE/PENYAKIT, tdk adanya perubahan


baik secara radiolusen maupun scr klinis
EVALUASI KEBERHASILAN

Keberhasilan atau kegagalan dari perawatan


saluran akar dapat dievaluasi dari kombinasi
penampakan secara klinis, pemeriksaan
histopatologi dan juga radiographi.
FAKTOR2 YG MEMPENGARUHI
KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN DALAM PSA

Kesalahan dalam Diagnosa dan Rencana Perawatan

Kesalahan selama perawatan

Kesalahan instrumentasi

Kesalahan saat obturasi

Kesalahan setelah perawatan


KESALAHAN DX DAN RENCANA PERAWATAN

Seleksi kasus yang buruk prog buruk

Salah interpretasi identifikasi jumlah sa


klinis/radiografis
identifikasi
penyimpangan btk
anatomi sa/pulpa
ident. Fraktur pd
mahkota/akar

identifikasi
periodontal
KESALAHAN SAAT PERAWATAN
1. Akses kavitas (< />)
Akses yg kurang:
 Sa tidak ditemukan
 Gerakan instrumen terbatas
 Debridement dan pbentukan sa tdk cukup
 Inst. Patah
 Gg anterior sisa jaringan pulpa di dalam
kamar pulpa warna gg b’rubah
Akses yg b’lebihan :
 Pengambilan dentin yg blebihanmelemahkan
gg
 Merusak restorasi yg sudah ada
 Perforasi kavitas
 Fraktur mahkota/akar

2. Instrumentasi yg b’lebihan
 Ledge formation
 Canal blokage
 Canal perforation
OBTURATION
OVER FILLING

Apikal perforation
UNDER FILLING

A. Kegagalan mencocokkan master guttap pada


apikal sa
B. Preparasi canal yg tdk adekuat, tu 1/3 apikal
SETELAH PERAWATAN

Berhubungan dgn restorasi akhir atau desain


restorasi yg buruk
Restorasi mahkota  melindungi sisa gg yg
ada
Restorasi yg baik  mencegah kebocoran dr
RM ke dalam sistem sa, su/ proses difusi
saliva dan bakteri ke apeks
Pasak  fraktur /perforasi
 Konsekuensi biologis
ringankerusakan jaringan ,pdarahan
periapikal, infl. Ringan

lanjutinflamasi yg persistenresorbsi
jaringan dental dan tulang
- transfer mikroorganisme dr sa ke periapikal
- transfer serpihan dentin dan sementum
-sisa2 epitel malassez proliferasi  kista
apikal tdk bs di RCT
ABSES KISTA
LAIN-LAIN :
1. PENYAKIT PERIODONTAL

2. IRITASI KIMIA  OBAT2 AN SA DAN CAIRAN


IRIGASI
LEARNING TASK
1. Seorang pria usia 53th, datang dengan keluhan gigi
yg sudah ditambal 6 bln yg lalu nyeri dan tidak
nyaman dipakai mengunyah. Pemeriksaan objektif
gigi 46 terdapat tambalan komposit, ada nyeri tekan
dan juga nyeri ketuk.
a. Apa diagnosa dari gigi tersebut?
b. Sebutkan faktor penyebab kegagalan dari
perawatan saluran akar gigi tersebut.
c. Sebutkan gambaran radiographi yg tampak
pada kasus tersebut
d. Bagaimanakah prognosis dari kasus tersebut?
2. Sebutkan evaluasi klinis untuk menentukan
keberhasilan perawatan saluran akar

3. Sebutkan evaluasi radiografi untuk


menentukan keberhasilan perawatan saluran
akar.