Anda di halaman 1dari 13

ELEKTRON SPIN RESONANCE

(ESR)

KELOMPOK VI

Meysi Arami
Srireski Jainal
PENGERTIAN ESR

Resonansi spin electron adalah peristiwa terjadinya


resonansi magnetik pada electron atom oleh
adanya interaksi magnetik antara electron dengan
medan magnet dari luar.

Prinsip Dasar :
Bila pada elektron tidak berpasangan tersebut
diberi medan magnetik yang kuat, maka ia
mampu mengabsorpsi radiasi pada daerah
gelombang mikro.
Kekhasan dari spektroskopi ESR
• ESR merupakan penyelidikan tentang molekul yang mengandung
elektron tak berpasangan.
• Digunakan untuk mempelajari radikal-radikal yang terbentuk selama
reaksi kimia, kompleks-kompleks logam-d, dan molekul-molekul
dalam bentuk triplet.
• Absorpsi radiasi spektrum elektromagnetiknya pada daerah
gelombang mikro ( di atas 3GHz)
• Spektrum direkam dalam bentuk turunannya.
Pola splitting oleh medan magnet

Keterangan:
h = tetapan Planc (6,626 x 10-34 J.s)
v = frekuensi
ge = faktor splitting (2,0023)
βe= magneton Bohr (9,7 x 10-21 erg G-1
B = Medan magnet
SKEMA ALAT
Struktur Hiperhalus
Struktur hiperhalus merupakan pemisahan garis resonansi individual menjadi
komponennya. Sumber pemisahan ini adalah medan magnet yang timbul dari medan
magnet inti di dalam radikal.
Struktur hiperhalus spectrum ESR merupakan sejenis sidik jari yang membantu mengenali
radikal yang terdapat dalam sampel.
Struktur Hiperhalus
Struktur Hiperhalus
Struktur Hiperhalus
Contohnya

Contoh: - Radikal anion benzena [C6H6]-


Elektron terdelokalisasi di enam atom karbon
Menunjukkan kopling ke enam atom hidrogen ekuivalen. Jadi, 2NI +
1 = 2 (6) (1/2) + 1 = 7 - Jadi spektrum harus tujuh garis dengan
intensitas relatif 1: 6: 15: 20: 15: 6: 1
Aplikasi ESR
Aplikasi ESR Spektroskopi ESR telah
sangat berguna dalam menentukan
struktur radikal bebas organik dan
anorganik. Radikal bebas dapat
diproduksikan secara chemically, secara
fotokimia, atau dengan menggunakan
radiasi berenergi tinggi mungkin harus
digunakan untuk mempertahankan
konsentrasi deteksi yang cukup tinggi.
studi katalis dan penentuan keadaan
oksidasi logam misalnya: tembaga.
Informasi elektron tidak berpasangan
sangat berguna dalam berbagai aspek
dalam aplikasi ESR. Seperti, label Spin,
determinasi struktural, dan kecepatan
reaksi.