Anda di halaman 1dari 14

Persamaan Kedudukan Warga Negara

didalam Hukum dan Pemerintahan

Di susun oleh :

 Airlangga segara banyu biru


 Akhlif juniardi
 Atri yuniar nimas
 Dini aulia
 Jeanita eka aryanti
 M. Akbar tanjung
Kesamaan kedudukan dalam hukum
dan pemerintahan
Negara kesatuan RI menganut asas bahwa
setiap warga negara mempunyai kedudukan
yang sama dihadapan hukum dan
pemerintahan. Ini merupakan konsekuensi
dari prinsip kedaulatan rakyat yang bersifat
kerakyatan. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 yang
berbunyi “segala warga negara bersamaan
kedudukannya di dalam hukum dan
pemerintahan dan wajib menjunjung hukum
dan pemerintahan itu dengan tidak ada
kecualianya.”
 Hal ini mengandung makna bahwa setiap orang yang
menjadi warga negara indonesia memiliki kedudukan
yang sama dalam bidang hukum dan pemerintahan.
Konsekuensinya bahwa setiap warga negara harus
mematuhi dan menaati segala peraturan dan hukum yang
berlaku di negara indonesia. Sebaliknya, setiap warga
negara yang telah melakukan pelanggaran terhadap
hukum, harus dikenai sanksi hukuman menurut hukum
yang ada dengan setegas-tegasnya. Sanksi hukuman ini
harus jelas, pasti, dan menjamin ras keadilan bagi setipa
warga negaranya serta berlaku tanpa pandang bulu, baik
itu rakyat biasa, pedagang, pengusaha, atau pejabat
pemerintahan sekalipun harus tunduk dan patuh pada
hukum yang berlaku. Selain itu juga menunjukan
keseimbangan antara hak dan kewajiban
Dasar Hukum Hak dan kewajiban warga negara
dibidang Hukum dan pemerintahan

 UUD 1945 pasal 27 ayat (1) tentang Kewajiban


menaati Hukum dan Pemerintahan
 UU No. 8 tahun 1981 tentang KUHP
 UU No. 14 than 1992 tentang Lalu Lintas
 UU NO. 32 than 2004 tentang Pemerintahan
Daerah
 UU No. 39 than 1999 tentang HAM
 UU NO. 4 than 2004 tentang Kejaksaan
Kehakiman
Hak Warga Negara di bidang
hukum dan pemerintahan
Hak untuk diperlakukan yang sama di dalam
hukum dan pemerintahan
Hak untuk memperoleh informasi dari
pemerintah
Hak untuk mendapatkan pelayanan publik
secara baik
Hak untuk mengajukan banding,kasasi,dan
grasi
Hak untuk didampingi pembela dalam
pemeriksaan di pengadilan
Hak memperoleh kesempatan yang sama
dalam pemerintahan
 Wajib menjunjung hukum dan pemerintahan
 Kewajiban untuk selalu menaati hukum
 Kewajiban menghormati dan menjungjung
tinggi hukum
• Kewajiban negara terhadap warga negara di
dalam hukum dan pemerintahan
o Negara berhak menjamin sisitem hukum
yang adil
• Hak negara dalam bidang hukum dan
pemerintahan
o Negara berhak untuk ditaati hukum dan
pemerintahanya
setiap orang dianggap tidak bersalah sebelum adanya
putusan hakim yang tetap (asas praduga tidak
bersalah)
setiap orang yang menjadi terdakwa berhak
mendapatkan bantuan hukum
pengadilan mengadili menurut hukum dengan tidak
membedakan siapapun
a) Di Bidang Hukum Perdata Internasional
di bidang hukum perdata internasional terdapat asas
nationaliteit principle yang intinya bahwa status hukum
seorang warga negara dalam hal hak dan kewajiban
melekat dimanapun ia berada. Ini berarti bahwa
keberadaan hukum nasional di suatu negara akan tetap
mempengaruhi sikap dan tindakan setiap warga negara ,
walaupun ia berada di luar wilayah yuridiksi wilayah yang
bersangkutan.
Namun asas ini sering kali tidak mampu diterapkan
dalam rangka melakukan perlindungan dan penegakan
hukum nasional bagi warga negara yang berada di luar
wilayah kedaulatan negara. Jika ada peristiwa hukum yang
memungkinkan hukum nasional terlibat.
 Hal itu disebabkan di dalam lingkup hukum internasional juga
dikenal prinsip domosili yaitu suatu prinsip yang menghendaki
bahwa status hukum mengenai hak dan kewajiban seseorang
ditentukan oleh hukum tempat ia berdomisili.
 Contohnya, apabila ada seseorang TKI yang terlibat masalah
seperti mengalami penganiayaan atau divonis mati akibat tindak
pidana pembunuhan dan sebagainya, maka akan menimbulkan
di lema hukum. Di satu sisi, negara ingin melindungi setiap
warga negaranya , di sisi lain negara juga harus menghormati
hukum negara lain karena yuridiksi. Berkaitan dengan masalah
ini , maka langkah yang sering di lakukan adlah dengan
mengadakan perjanjian ekstradisi yang dalam tatanan substansi
mengndung bobot politis yang tinggi.
b) Di Bidang hukum kekeluargaan
status kewarganegaraan seseorang akan membawa implikasi
pada kepastian hukum mengenai hak dan kewajiban yang
berkaitan denga masalah-masalah hubungan antara anak dan
orang tua, pewarIsan, perwalian, ataupun pengampunan. Dalam
persoalan pewarisan, fenomena hukum diindonesia sebagian
besar masih menggariskan pada pemberlakuan hukum adat.
Yang kadang kala justru dianggap tidak memenuhi rasa
keadilan dan kesetaraan gender. Misalnya, dalam lingkup
hukum waris adat yang sifatnya masih dianggap
diskriminatif, bila ditinjau dari kedudukan antara laki-laki
dan perempuan atas hak waris . Misalnya dalam hukum
waris adat bagi masyarakat jawa yang menekankan
pembagian waria dengan pola “ segendong sepikul”, artinya
anak laki-laki memperoleh satu bagian sementara anak
perempuan hanya setengah bagianya.
c) Di Bidang Hukum dan Publik
di bidaang akan meningalkang hukum publik
menunjukan bahwa status kewarganegaraan seseorng
merupakan bukti keanggotan mereka dalam suatu negara,
oleh sebab itu, negara berkewajiban melindunginya.
Perlindungan yang dimaksud disini berdimensi ham dan
kam ?(hak asai manusia dan kewajiban asasi manusia), lain
dari pada itu dalam dimensi, maka status kewarganegaraan
seseoraiap orang yangng akan menimbulakn konsekunsi
bahwa setiap orang yang disebut sebagai warga negara harus
tunduk dan patuh terhadap hukum-hukum dalam negara
bersangkutan.
Persamaan warga negara di bidang pemerintahan
berarti setiap warga negara memperoleh perlakuan
yang sama dari pemerintah. Pemerintahan dalam hal
ini memberikan pelayanan kepada warga negaranya
secara adil dan tidak diskriminatif,dalam hal
peraturan pemerintahan baik ditingkat pusat maupun
daerah. Setiap warga negara berhak menduduki
jabatan dalam pemerintahan. Setiapwarga negara
memiliki kesempatan yang sama untuk meraih
kedudukan dipemerintahan dan pemerintah harus
memberikan kesempatan itu secara sama kepada
warga negaranya .
Contoh penerapan persamaan
dibidang pemerintahan
 Pendaftaran menjadi pegawai yang terbuka
untuk umum
 Memberikan layanan kesehatan yang sama
pada warganya
 Subsidi pendidikan kepada semua anak SD
dan SMP