Anda di halaman 1dari 11

Pra Rancangan Pabrik Asetaldehida dari Etanol dengan Kapasitas

Produksi 115 Ton/Tahun

Rona Aprila Syasmi 1410017411012


Chika Vioke Fanesa 1410017411055

Dosen Pembimbing:
Ellyta Sari S.T, M.T
Dr. Mulyazmi, S.T, M.T

Universitas Bung Hatta


Jurusan Teknik Kimia
2018
BAB 1 PENDAHLUAN
Latar Belakang
Indonesia merupakan negara importir berbagai produk, diantaranya yaitu produk
Asetaldehida.

Asam asetat, Asetat anhidrida, Etil


Asetaldehida dapat dihasilkan
asetat, Butil aldehida,
dengan dehidrogenasi alkohol dan
Krotonaldehida, Piridin, Asam
oksidasi Etanol
pirasetat dan Vinil asetat.
Kapasitas
Data impor Asetaldehida di Indonesia
45
Tahun ke Tahun Impor (ton/tahun)

Kapasitas Impor Asetaldehida


40
35
1 2013 9,9
30

(Ton/Tahun)
2 2014 9,197 25
20
3 2015 20,151 15
y = 7,28x - 1,7956
10 R² = 0,8124
4 2016 20,151 5
0
5 2017 40,823 0 1 2 3 4 5 6
Tahun ke
Sumber : Badan Pusat Statistik 2017

Berdasarkan Gambar 1.1. dapat diprediksi jumlah impor Asetaldehida pada tahun
tersebut sebesar 114,84 ton/tahun.
Kapasitas produksi Etanol di Indonesia
N Nama Perusahaan Lokasi Kapasitas
o (liter/tahun)

1. PT. Molindo Raya Lawang , Jatim 50.000.000

1. PT. Indo Lampung Lampung 50.000.000


Distilery Berdasarkan Tabel 1.2. dapat
dilihat bahwa bahan baku Etanol
1. PT. Indo Acidatama Solo , Jateng 45.000.000
di Indonesia tersedia sebesar
1. PT. Madu Baru Yogyakarta 7.000.000 183.200.000 liter/tahun
(144599,76 ton/tahun).
1. PSA Palimanan Cirebon , Jabar 7.000.000
Kapasitas Pra rancangan pabrik
1. Basis Indah Makasar , Sulsel 5.000.000 Asetaldehida dapat ditetapkan
sebesar 115 ton/tahun sehingga
1. Permata Sakti Medan , Sumut 5.000.000 mampu menutupi kebutuhan
Asetaldehida dalam negeri sebesar
1. Molasindo Alur Pratama Medan , Sumut 3.600.000
100%.
1. PTPN IX Jatiroto, Jateng 7.000.000

1. Nabati Saran Cirebon, Jabar 3.600.000


Lokasi Pabrik
Pemilihan lokasi pabrik pembuatan Asetaldehidadirencanakan di provinsi
Lampung, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Alternatif Lokasi 1 (Kecamatan Panjangan,


Bandar Lampung)

Alternatif Lokasi 3 (Malang, Jawa Timur)

Alternatif Lokasi 2 (Solo, Jawa Tengah)


Tabel Analisa SWOT Lokasi Pabrik

Analisa SWOT Alternatif 1 Pidada, Alternatif 2 Alternatif 3


Kota Bandar Lampung Solo, Jawa Malang, Jawa
Tengah Timur
Kekuatan Dekat dari bahan baku Dekat dengan Dekat dengan bahan
PT.Indolampung baku di PT.Indo baku PT.Molindo
Distillery Acidatama Raya

Kelemahan Berada di daerah Berada di lahan Berada di daerah


perbukitan dan kualitas gambut dan pegunungan dan
air buruk kualitas air kualitas air buruk
buruk

Peluang Wilayah penghasil bahan Wilayah Wilayah penghasil


baku terbesar ketiga penghasil bahan bahan baku terbesar
baku terbesar keempat
kelima
Tantangan Sering terjadinya Kawasan rentan Wilayah ini berada
kekeringan kebakaran hutan di zona rawan gempa
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Umum
Asetaldehida (CH3CHO ) salah satu senyawa Aldehida yang mempunyai sifat cairan, berbau tajam,
dan tidak berwarna, mudah terbakar dan dapat bercampur dengan air.

Etanol disebut juga Ethyl alcohol atau Alcohol saja adalah sejenis cairan yang mudah menguap,
mudah terbakar, tak berwarna dan merupakan Alkohol yang paling sering digunakan dalam
kehidupan sehari-hari

Tinjauan Proses
No. Kriteria Proses 1 Proses 2 Proses 3
Dehidrogenasi Etanol Oksidasi Hidrogenasi Asam asetat
Etanol
1. Bahan baku Etanol Etanol Asam asetat

2. Bahan penunjang - Udara Hidrogen

3. Hasil Konversi Etanol 30-50%, Konversi Etanol 30-50%, Konversi Asam asetat
selektivitas Asetaldehida selektivitas Asetaldehida 50%,
90- 95% 85-95% selektivitas Asetaldehida
80%
4. Kondisi operasi Temperatur 270-300˚C Temperatur 450-550˚C Temperatur 321˚C
tekanan atmosfer tekanan 3 bar tekanan 1,2 bar
( 2,96077 atm) (1,1843 atm)
5. Katalis Chromium-copper aktif Perak Oksida besi atau
Palladium
Karakteristik Bahan Baku Karakteristik Produk
Karakteristik Etanol Karakteristik Asetaldehida
No Spesifikasi Nilai
No Spesifikasi Nilai
1. Wujud Cair
1. Wujud Cair
2. Berat molekul Bau 46,07 g/mol
2. Berat molekul 44,05 g/mol
3. Bau Ringan sampai kuat
3. Bau Tajam
4. Titik didih 78,5°C (173,3 ° F)
4. Titik didih 21°C (69,8°F)
5. Densitas
0,789 g/cm3 5. Densitas 0,78 g/cm3
6. Warna
Tidak berwarna bersih 6. Warna Tidak berwarna
7. Rumus kimia
C2H5OH 7. Rumus kimia C3CHO
8. Titik lebur
-114,1°C (-173,4°F) 8. Titik lebur -123,5°C (-190,3°F)

Karakteristik Katalis Chromium copper Active Karakteristik Hidrogen


No Spesifikasi Nilai
No Spesifikasi Nilai
1. Wujud Gas
1. Wujud Bubuk 2. Bau Tidak berbau
2. Berat molekul 311,07 g/mol 3. Titik didih -252.9°C (-422.97°F)
3. Warna Cokelat-hitam halus 4. Densitas 0.089 g /L
4. Rumus kimia Cr2Cu2O5 5. Rumus kimia H2
6. Warna Tidak berwarna
7. Titik lebur -259,2°C (-434,5° F)
Karakteristik Etil Asetat
No Spesifikasi Nilai

1. Wujud Cair
2. Bau Sedikit berbau
3. Titik didih 77 °C (170,6°F)
4. Densitas 0,902 g/cm3
5. Rumus kimia C4H8O2
Spesifikasi Bahan Baku
6. Warna Tidak berwarna
7. Berat molekul 88,11 g/mol
8. Titik lebur -83 ° C (-117,4 ° F)
Spesifikasi Bahan Baku Spesifikasi produk
Spesifikasi Etanol Spesifikasi Asetaldehida
No Spesifikasi Nilai
No Spesifikasi Nilai
1. Wujud Cair
1. Wujud Cair
2. Warna Tidak berwarna bersih
3. Kemurnian 2. Warna Tidak berwarna
-Etanol 96% 3. Kemurnian
-Air 4% -Asetaldehida 99%
-Air 1%
Spesifikasi Katalis Cromium
Copper active
Spesifikasi Hidrogen
No Spesifikasi Nilai

No Spesifikasi Nilai
1. Wujud Bubuk
2. Warna Cokelat-hitam halus 1. Wujud Gas
3. Berat molekul 311,07 g/mol 2. Warna Tidak berwarna
3. Kemurnian 100%

Spesifikasi Etil Asetat


No Spesifikasi Nilai

1. Wujud Cair
2. Warna Tidak berwarna
3. Kemurnian 100%
BAB III . TAHAPAN DAN DESKRIPSI PROSES

Pembuatan Asetaldehida dari Etanol menggunakan proses dehidrogenasi Etanol terdiri


dari 3 tahapan proses yaitu :
1.Tahap Persiapan Bahan Baku
2.Reaksi Dehidrogenasi Etanol
3. Pemurnian Asetaldehida dan Isolasi Etanol
Katalis
Cr2Cu2O5

Kondensor
HEAT EXCHANGER REAKTOR
VAPORIZER (T= -10ºC)
ETANOL TANK (T=200ºC) (T= 300ºC, P=1, atm,
Etanol 96% (T=100ºC) Etanol 96% Etanol 96% t= 1 Jam)
Air 4% Air 4% Air 4%
Asetaldehida
H2
Etanol
Etanol Air
Etil Asetat Etil Asetat

Asetaldehida
H2
Etil Asetat Asetaldehida Etanol
H2
Etanol Air
Etil Asetat Asetaldehida

Etanol
Etil Asetat
DESTILASI III DESTILASI II DESTILASI I HEAT EXCHANGER
EKSTRAKTOR Air ABSORBER
(T=20ºC)
Asetaldehida
Etanol
Etanol Air Air
Etanol Etanol
Air Etil Asetat
Air

Tahap Persiapan Bahan Baku

Reaksi Dehidrogenasi Etanol

Pemurnian Asetaldehida dan Isolasi Etanol