Anda di halaman 1dari 13

MAPREDUCE DAN

NOSQL
4IA26
KELOMPOK 4

• CICILIA INDRIANA SARI (52414405)


• RANNY VANIA HASTUTI (5D414318)
MAP REDUCE

Map Reduce merupakan sebuah konsep dimana data yang kontinue dipecah
menjadi bagian data / komponen data kecil dan didistribusikan melalui mesin-
mesin yang terhubung secara cluster.
PROSES UTAMA MAP REDUCE

• Memproses data inputan yang umumnya berupa file yang


Map tersimpan dalaM HDFS, inputan tersebut kemudian diubah
menjadi tuple yaitu pasangan antara key dan value-nya.

• Memproses data inputan dari hasil proses map, yang kemudian


Reduce dilakukan tahap shuffle dan reduce yang hasil data set baru-nya
disimpan di HDFS kembali.
TAHAPAN PROSES MAPREDUCE
NOSQL

NoSQL, juga disebut Not Only SQL, adalah sebuah pendekatan


untuk pengelolaan datadan desain database yang berguna untuk set yang sangat
besar data terdistribusi. NoSQL, yang mencakup berbagai teknologi dan
arsitektur, berusaha untuk memecahkan masalah skala bilitas dan kinerja data
yang besar yang database relasional tidak dirancang untuk menangani. NoSQL ini
sangat berguna ketika perusahaan perlu untuk mengakses dan menganalisis
sejumlah besar data terstruktur atau data yang disimpan dari jarak jauh
pada beberapa virtual server di awan.
PENGELOMPOKAN DATABASE NOSQL
• Menyimpan nilai terindeks berdasarkan keys memiliki performa
cukup baik tapi sulit untuk melakukan query dan implementasi.
Key-Value Digunakan untuk aplikasi dengan satu jenis object dan pencarian satu
atribut saja.

Document • Penyimpanan dan pengorganisasian data sebagai koleksi dokumen,


bukan sebagai tabel terstruktur. Digunakan untuk penyimpanan
Oriented multiple object dan pencarian berdasarkan multiple fields .

• Penyimpanan record yang dapat dipartisi secara vertikal dan


Column Based horizontal.

• Digunakan untuk menyimpan object dan keterhubungannya dalam


Graph Oriented bentuk node dan edge pada graph. Cocok untuk data yang
memiliki hirarki.
CONTOH DATABASE NOSQL
ISTILAH PADA NOSQL
QUERY DASAR PADA NOSQL
(MONGODB)
• Insert Data • Update Data
Sintaks : Db.<koleksi>.insert(<data>) Sintaks : Db.<koleksi>.update(<query>, <data baru>)

db.mahasiswa.insert( db.mahasiswa.update(
{
nama :“Miftah Alfian Syah”, {npm:”55414617},
npm :“52414888” {$set:{nilai:100}},
}
); );
QUERY DASAR PADA NOSQL
(MONGODB)
• Hapus Data • Menampilkan Data
Sintaks : Db. <koleksi>.remove(<query>) Sintaks : Db.<koleksi>.find()

db.mahasiswa.remove( db.mahasiswa.find({npm:”51414527”});
{npm:”51414527”}
); db.mahasiswa.find({nama:”ayu”});
KELEBIHAN NOSQL
• NoSQL bisa menampung data yang terstruktur, semi terstruktur dan tidak terstuktur secara
efesien dalam skala besar (big data/cloud).
• Menggunakan OOP dalam pengaksesan atau manipulasi datanya.
• NoSQL tidak mengenal schema tabel yang kaku dengan format data yang kaku. NoSQL sangat
cocok untuk data yang tidak terstruktur.
• Autosharding, istilah sederhananya, jika database noSQL di jalankandi cluster server (multiple
server) maka data akan tersebar secara otomatis dan merata keseluruh server.
REFERENSI
• http://putrifebiani.blogspot.co.id/2014/05/map-reduce-dan-nosql.html
• http://www.krsus.com/topik/hadoop/pengertian-map-reduce/
• http://noviardisyamsuir.blogspot.co.id/2016/03/hadoop-mapreduce-adalah.html
• http://dinardc.blogspot.co.id/2016/03/nosql-database.html
• http://sixskies.com/imgs/files/research/file_CCE9CE479484DE6C0C7094E7D02935AB.pdf
• https://www.candra.web.id/pengantar-database-nosql-dan-mongodb/
• https://www.petanikode.com/tutorial-dasar-mongodb/
• http://fitriawalyani6.blogspot.co.id/2014/11/nama-kelompok-u-liza-silviana1402012049_13.html
• http://code.cs.ipb.ac.id/abrari/Revisi-PPKI/uploads/f965c7dbab8256e31fca32f5625a5ec

Anda mungkin juga menyukai