Anda di halaman 1dari 9

skizofrenia

KASUS
NAMA : Tn. B
Umur : 27 tahun
MRS : 18 – 4 – 2017

Subjek
Diketahui :
• ± 7 bulan yang lalu mengalami perubahan tingkah
laku, mudah lupa, diam, tremor, bingung, sulit tidur,
rigiditas kurang, tidak mau berkomunikasi, menangis
tanpa sebab.
• ± 1 bulan terakhir mengamuk, memukul, merusak,
bingung.
• Pernah putus obat.
Dari pemeriksaan psikiatrik diperoleh:
a. Keadaan Umum : Rigiditas <, hubungan jiwa sulit
b. Kesadaran : Sedang
c. Orientasi : Sedang
d. Skp & tingkah laku : Tidak kooperatif, mutisme
e. Roman muka : Sedikit mimik
f. Afek : Tumpul
g. Proses pikir
- Bentuk pikir : Autistik
- Progresi pikir kualitatif :-
kuantitatif : Mutisme
- Isi pikir : Sedang
h. Daya ingat : Berkurang
i. Persepsi
- Halusinasi :-
- Ilusi :-
j. Hubungan jiwa : Sukar
k. Perhatian : Sulit untuk memperhatikan
l. Insight : Jelek
Objek
 Kimia darah
Hb : 14,1 g/dL (13 - 17)
Leukosit : 7,1 ribu/mmk (5 - 11)
Trombosit : 246 ribu/mmk (150 - 450)
Eritrosit : 4,71 juta/mmk (4,5 - 5,5)
Hematokrit: 42,1 % (40 - 50)
Glukosa darah puasa : 70 mg/dL (65 - 110)
Glukosa darah 2 jam pp : 108 mg/dL (100 - 140)
 Faal Hati
SGOT : 49 U/L ( L: <37 ; P: <31 )
SGPT : 51 U/L ( L: <42 ; P: <32 )
 Faal Ginjal
Ureum : 21 mg/dL (10 - 50)
Kreatinin : 1,12 mg/dL ( L: 0,6-1,1 ; P: 0,5-0,9)
Pasien Pulang
Assessment
Penggunaaan Clorpromazin memberikan efek
ekstrapiramidal dan semakin besar jika di kombinasi
dengan antipsikotik generasi ke 2 yaitu persidal (
risperidone).
Plan
• Menurunkan atau mengurangi gejala skizofrenia
katatonik dengan memberikan antipsikotik yang tepat.

Antipsikotik Atipikal
• Olanzapine 5-10 mg/day
• Keuntungannya:
Lebih poten
Memiliki EEP lebih rendah dibandingkan gol.
Antpsikotik tipikal.
Efektif pada gejala positif maupun negatif.
Monitoring
1. Perilaku berlebihan pasien seperti dengan memukul,
atau melukai diri dan orang lain hingga
menghancurkan barang sekitar.
2. Adverse reactionnya seperti gangguan jantung (
hipotensi ortostatic).

Konseling
1. Perlu adanya intervensi dari keluarga berupa
bentuk perhatian lebih dan lingkungan sekitar.
2. Jika pada suatu hari masih memberikan sikap
merusak atau melukai orang lain maka perlu di
rehabilitasi atau melakukan terapi ECT.