Anda di halaman 1dari 22

Management Anesthesia

pada Pasien Diabetes

Disusun oleh :
dr. Ryan Musstain
PENDAHULUAN
• Diabetes Mellitus merupakan gangguan metabolisme dengan
peningkatan insidensi & prevalensi
• Dengan meningkatanya insidensi di seluruh dunia, DM akan menjadi
penyebab morbiditas & mortalitas di masa mendatang.
• Buruknya pengendalian gula peri-operative meningkatkan outcome
efek samping
• Managemen gula baik saat perioperative dapat mengurangi
morbiditas & mortalitas dan meningkatkan outcome pembedahan
PATOFISIOLOGI DM
TANDA & GEJALA
- Harrison's Principles of Internal Medicine, 19th Edition
AGEN PENGOBATAN TIPE 1 & TIPE 2
- Harrison's Principles of Internal Medicine, 19th Edition
AGEN PENGOBATAN TIPE 1 & TIPE 2
ORGAN TARGET DM
ORGAN TARGET DM
MANAGEMENT PREOPERATIVE
• Pemeriksaan laboratorium : glukosa, potassium, blood
urea nitrogen (BUN) & creatinine
• Glycosylated Hemoglobin (HbA1c) menggambarkan
pengendalian gula selama 1-3 bulan
• ECG : iskemik miokardium atau old infark
• Rotgen dada : pembesaran jantung, pembengkakan
paru, atau efusi pleura.
TYPE 1 DIABETES

•Berikan ¼ - ½ dosis harian insulin


intermediate-act subkutan
•Tambahkan ½ unit insulin intermediate-
act untuk setiap unit insulin yang
diresepkan
•IV glucose 5-10 g/h
Preoperative Insulin Continous IV Infusion
• Masukkan 50 U insulin regular ke dalam 1000 ml NS
• Atur kecepatan 10 ml/jam
• Ukur gula darah/jam
• Atur kecepatan infus untuk mempertahankan 120-180
mg/dl
• Matikan infus selama 30 menit, bila gula < 80 mg/dl
• Sediakan gula (5-10g/h) dan kalium (2-4 mEq/h)
Hentikan OHO
• Sulphonylurea harus diberhentikan 3 hari sebelum
operasi & diganti dengan obat short-act atau insulin
• Metformin tidak perlu diberhentikan (rekomendasi 2
hari)
• OHO dapat diberikan pada operasi minor, tanpa perlu
insulin dengan OPSI konversi ke GIK jika gula > 8
mmol/l
• Operasi besar : pasien tetap diberikan insulin pre-op.
Meskipun terkontrol.
Intraoperative Management
• Tidak ada teknik anestesi yang terbukti lebih superior daripada
lainnya pada diabetes
• Insulin diberikan secara intravena dan dilakukan pengukuran gula
darah
• Intraoperative hyperglycemia (>150-180 mg/dL) diobati
menggunakan Insulin IV regular
• Pengukuran dosis menggunakan formula :

• Target maintenance intraoperative : < 180 mg/dl


DAMPAK ANESTESI PADA PASIEN DIABETES
• Efek Metabolisme saat lapar : Mencetuskan kondisi katabolisme 
sekresi hormone counter-regulatory
• Efek Metabolisme operasi besar
Hormon counter-regulatory (epinephrine, glucagon, cortisol & GH)
Sitokin Inflammasi IL-6 & TNF-alpha
• HIPOGLIKEMIA : Eksaserbasi kondisi katabolisme selama anesthesi
• PERUBAHAN NEUROHORMONAL : Resistensi Insulin, penurunan
penggunan gula perifer, gangguan sekresi insulin, lipolysis
• HIPERGLIKEMI & KETOSIS : Akibat Katabolisme Protein
Terima Kasih