Anda di halaman 1dari 12

Akuntansi Biaya - Pertemuan 7

Universitas Yudharta Pasuruan


Oleh; Alimatul Farida
 Pengertian BOP
 Penentuan tarif BOP
 Pengumpulan BOP Sesungguhnya
 Perlakuan terhadap selisih BOP
 Memberikan gambaran kepada mahasiswa
mengenai konsep dasar BOP, penentuan tarif,
pengumpulan biaya overhead pabrik dan
analisis selisisihnya.
 Biaya yang tidak langsung terhadap produk.
 Merupakan biaya produksi yang tidak masuk
dalam biaya bahan baku maupun dalam biaya
tenaga kerja.
 Contoh biaya yang timbul dari; pemakaian
bahan penolong, pengawas mesin produksi,
depresiasi mesin, assuransi, pajak,
penerangan yang digunakan untuk fasilitas
produksi.
Langkah-Langkahnya;
1. Menyusun anggaran BOP.
2. Memilih dasar pembebanan BOP kepada
produk.
3. Menghitung tarif BOP
Dasar pembebanan BOP kepada produk dapat
ditentukan dengan cara;
1. Jam Mesin
2. Biaya Bahan Baku
3. Biaya Tenaga Kerja
4. Satuan Produk
5. Jam Tenaga Kerja Langsung
Tarif BOP/jam mesin = taksiran BOP
Tarif BOP per jam mesin =taksiran BOP
taksiran
taksiranjam
jam kerja mesin
kerja mesin

Contoh :
PT. GIRI untuk tahun 2013 menafsirkan BOP untuk satu tahun
anggaran sebesar Rp 1.000.000, jam kerja mesin untuk tahun 2013
ditaksir 5.000 jam. Jika pada bulan maret 2013 PT. GIRI memproduksi
100 unit produk dengan jam kerja mesin 400 jam. Berapa tarif BOP/
jam dan berapa Biaya overhead pabrik yang dikeluarkan?

Jawab;
Tarif BOP = 1.000.000/5.000
= Rp 200/jam kerja mesin

By. Overhead pabrik = Rp 200 x 400


= Rp 80.000

7
Tarif BOP = est. BOP x 100%
est. By. BB

Contoh;
PT. GIRI untuk tahun 2013 menafsirkan BOP untuk satu tahun
anggaran sebesar Rp 1.000.000, by. Bahan baku untuk tahun 2013
ditaksir Rp 4.000.000 . Jika pada bulan maret 2013 PT. GIRI
memproduksi 100 unit menghabiskan bahan baku Rp Rp 100.000.
Berapa tarif BOP dan berapa Biaya overhead pabrik yang dikeluarkan?
Jawab;
Tarif BOP = 1.000.000 x 100% = 25%
4.000.000

By. Overhead pabrik yang dibebankan = Rp 100.000 x 25%


= Rp 25.000
Tarif BOP per unit = Estimasi By.Overhead Pabrik
Estimasi unit produksi

Contoh;
PT. GIRI untuk tahun 2013 menafsirkan BOP untuk satu tahun
anggaran sebesar Rp 1.000.000, taksiran produk yang dihasilkan
untuk tahun 2013 adalah 4.000 unit . Jika pada bulan maret 2013 PT.
GIRI memproduksi 100 unit . Berapa tarif BOP dan berapa Biaya
overhead pabrik yang dikeluarkan?
Jawab;
Tarif BOP = 1.000.000 : 4.000 = Rp 250

BOP yang dibebankan = Rp 250 x 100


= Rp 25.000
Tarif BOP = esimasi by. overhead pabrik X 100 %
estimasi biaya tenaga kerja langsung

Contoh;
PT. GIRI untuk tahun 2013 menafsirkan BOP untuk satu tahun
anggaran sebesar Rp 1.000.000, taksiran by. Tenaga kerja langsung
untuk tahun 2013 adalah Rp 2.000.000. Jika pada bulan maret 2013
PT. GIRI memproduksi 100 unit dan BTKL sebesar Rp 200.000. Berapa
tarif BOP dan berapa Biaya overhead pabrik yang dikeluarkan?
Jawab;
Tarif BOP = 1.000.000 x 100% = 50%
2.000.000

BOP yang dibebankan = Rp 200.000 x 50% = Rp 100.000


Tarif BOP = esimasi by. overhead pabrik
estimasi jam tenaga kerja

Contoh;
PT. GIRI untuk tahun 2013 menafsirkan BOP untuk satu tahun
anggaran sebesar Rp 1.000.000, taksiran by. jam tenaga kerja
langsung untuk tahun 2013 adalah Rp 10.000 jam TKL. Jika pada
bulan maret 2013 PT. GIRI memproduksi 100 unit membutuhkan 200
jam TKL. Berapa tarif BOP dan berapa Biaya overhead pabrik yang
dikeluarkan?
Jawab;
Tarif BOP = 1.000.000 = Rp 100
10.000

BOP yang dibebankan = Rp 100 x 200 = Rp 20.000