Anda di halaman 1dari 50

ANALISIS LAPORAN

KEUANGAN:
PENDAHULUAN
BAB 1
Referensi
1. Mafduh dan Abdul Halim: Analisis laporan
Keuangan Penerbit UPP AMP YKPN
Yogyakarta
2. Subramayam dan John Will: Analisis laporan
Keuangan Penerbit Salemba Empat Jakarta.
3. Irham Fahmi: Analisis Laporan keuangan.
Penerbit: Alfa Beta, Bandung.
4. Prastowo: analisis laporan Keuangan. Konsep
dan Aplikasi. Penerbit UPP STIM YKPN yogja.
Pokok Bahasan
1-7
1. Analisis Laporan Keuangan
2. Laporan Keuangan ( Neraca, Laba Rugi, arus
Kas)
3. Analisis Ratio Keuangan
4. Issue dalam perbandingan analisis Laporan
Keuangan
5. Analisis Cros section
6. Analisis Time series dan forecasting data
Keuangan
7. UTS
Pengertian Laporan Keuangnan
dan Tujuan Laporan Keuangan

Pengertian Analisis Laporan


Keuangnan dan Tujuan Analisis
Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah catatan informasi
keuangan suatu perusahaan pada suatu periode
akuntansi yang dapat digunakan untuk
menggambarkan kinerja perusahaan.

S. Munawir Laporan keuangan adalah hasil dari


proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat
untuk berkomunikasi antara data keuangan atau
aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang
berkepentingan dengan data atau aktivitas
perusahaan tersebut.

Sofyan Assauri: Laporan Keuangan adalah laporan


yang menggambarakan informasi yang menyangkut
Posisi Keuangan Perusahaan.
Tujuan Laporan keuangan
Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (2009) tujuan dari
laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang
menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan
posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat
bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan
keputusan ekonomi.
Tujuan penyusunan laporan keuangan
adalah sebagai berikut.
1. Memberikan informasi tentang isi keuangan,
kinerja, dan arus kas perusahaan yang
bermanfaat bagi sebagian besar kalangan
pengguna laporan dalam rangka membuat
keputusan-keputusan ekonomi

2. Menujukan pertanggungjawaban manajemen


atas penggunaan sumber-sumber daya yang
dipercayakan kepada mereka.
Laporan keuangan memiliki fungsi sebagai
berikut :
1) Menyediakan informasi yang menyangkut posisi
keuangan (aset, liabilitas, dan ekuitas)
2) Menyediakan informasi mengenai kinerja serta
perubahan posisi keuangan suatu perusahaan
yang bermanfaat bagi pemakai informasi
akuntansi dalam pengambilan keputusan.
Munawir : Laporan Keuangan merupakan
informasi keuangan yang bersumber dari
intern perusahaan. Informasi tentang Neraca,
laba rugi dan laporan arus kas perusahaan.
Asumsi dasar laporan Keuangan
• Dasar akrual (pengaruh transaksi dan kejadian
lain diakui saat kejadian dan dicacat dalam
catatan akuntansi serta dilaporkan dalam laporan
keuangan) jadi bukan saat kas diterima atau
dibayarkan.
• Kelangsungan usaha (Laporan disusun atas dasar
asumsi kelangsungan usaha, tidak bermaksud
melikuidasi usahanya) atau perusahaan
bermaksud tetap melanjutkan usaha di masa
yang akan datang.
PAI: Keterbatasan Laporan Keuangan
( adanya kelemahan)
1. Laporan Keuangan bersifat historis yang merupakan kejadian yang
telah lewat.
2. Laporan Keuangan bersifat umum bukan dimaksudkan utk memenuhi
fihak tertentu
3. Prose penyusunan LK tidak luput dari penggunaan taksiran dan
berbagai pertimbangan.
4. Akuntansi hanya melaporkan informasi yang material
5. LK bersifat konservatif dalam menghadapi ketidakpastian. Sehingga
menilai pos lazimnya dipilih alternatif menghasilkan laba atau aktiva
yang paling kecil.
6. LK menekankan pada makna ekononis suatu peristiwa/ transaksi dari
pada bentuk hukumnya (formalitas)
7. LK disusun menggunakan istilah teknis yang diasumsikan pemakai
memahami bahasa akuntansi
8. Informasi bersifat kualitatif dan fakta yang tidak dapat dikuantifikasikan
umumnya diabaikan
Karakteristik Laporan Keuangan
• Dapat dipahami : Informasi yang ditampung dalam LK
adalah kemudahannya utk segera difahami para
pemakai.
• Relevan: Agar bermanfaat informasinya relevan dengan
kebutuhan pemakai.
• Keandalan: Informasi harus andal. Menyajikan dengan
jujur, benar dan tidak menyesatkan pemakai.
• Dapat dibandingkan: Para pemakai dapat dapat
memperbandingkan LK antar periode untuk
mengidentifikasi trend posisi keuangan dan kinerja
perusahaan
Secara umum ada 5 macam jenis
laporan keuangan yang biasa disusun,
yaitu :
1. Neraca,
2. Laporan Laba Rugi,
3. Laporan Perubahan Modal,
4. Laporan Arus Kas,
5. Catatan Atas Laporan Keuangan.
Unsur-unsur neraca
• Aktiva : sumber daya yang dikuasai perusahaan yang
diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi poerusahaan
pada masa depan.

• Kewajiaban : Utang perusahaan masa kini yang


timbul dari peristiwa masa lalu yang penyelesaiannya
diharapkan mengandung manfaat ekonomi

• Ekuitas: Hak residual atas aktiva perusahaan setelah


dikurang semua kewajiban ( aktiva bersih)
Pihak yang berkepentingan
terhadap LK
• Kreditur
• Investor
• Akuntan Publik
• Karyawan
• Pemerintah
• Akademisi dan Peneliti
Analisis Laporan Keuangan

Djarwanto P.S
Analisis Laporan Keuangan adalah merupakan
suatu proses analisis terhadap laporan keuangan,
dengan tujuan untuk memberikan tambahan
informasi kepada para pemakai laporan keuangan
untuk pengambilan keputusan ekonomi, sehingga
kualitas keputusan yang diambil akan menjadi
lebih baik
Tujuan Analisis Laporan Keuangan

Tujuan analisis laporan keuangan adalah :


1.Untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan
dalam satu periode tertentu
2.Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan
perusahaan
3.Untuk mengetahui kekuatan-kekuatan yang
dimiliki
4.Untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan
apa saja yang perlu dilakukan untuk penilaian
kinerja manajemen.
Langkah-Langkah Analisis Laporan Keuangan

1. Mengumpulkan laporan keuangan dan data yang


diperlukan selengkap mungkin
2. Melakukan pengukuran-pengukuran atau
perhitungan-perhitungan dengan rumus-rumus tertentu
3. Melakukan interpretasi terhadap hasil perhitungan
dan pengukuran
4. Membuat laporan tentang posisi keuangan
perusahaan
5. Memberikan rekomendasi yang dibutuhkan
sehubungan dengan hasil analisis tersebut
CAKUPAN
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
• Bagaimana melakukan analisis dan menginterpretasikan
data dan/atau rasio keuangan yang muncul.
• Analisis semacam itu mengharuskan seorang analis untuk
melakukan beberapa hal:
– Menentukan dengan jelas tujuan dari analisis
– Memahami konsep-konsep dan prinsip-prinsip yang
mendasari laporan-laporan keuangan dan rasio-rasio
keuangan yang diturunkan dari laporan keuangan tersebut
– Memahami kondisi perekonomian dan kondisi bisnis lain
pada umumnya yang berkaitan dengan perusahaan dan
mempengaruhi usaha perusahaan.
Beberapa Tujuan Untuk Analisis
Keuangan
• Investasi Pada Saham
• Pemberian Kredit
• Kesehatan Pemasok (supplier)
• Kesehatan Pelanggan (Customer)
• Kesehatan Perusahaan ditinjau dari
Karyawan
• Pemerintah
• Analisis Internal
• Analisis Pesaing
• Penilaian Kerusakan
TUJUAN DAN STRATEGI
PERUSAHAAN
• Tujuan Perusahaan: Hasil akhir yang ingin dicapai
• Tujuan Perusahaan bisa Ekonomis dan Non-
Ekonomis
• Strategi: Cara Mencapai Tujuan
• Ada beberapa contoh strategi
• Misal berdasarkan klasifikasi strategi generik:
– Differensiasi
– Biaya Rendah
– Fokus
Laporan Keuangan
• LK ialah Suatu informasi mengenai
keuangan perusahaan dalam suatu
periode tertentu yang digunakan
untuk menggambarkan kinerja suatu
perusahaan.
LAPORAN KEUANGAN YANG
POKOK
1. Neraca
• Neraca bisa digambarkan sebagai potret
kondisi keuangan suatu perusahaan pada suatu
waktu tertentu (snapshot keuangan perusahaan),
yang meliputi aset (sumberdaya atau resources)
perusahaan dan klaim atas aset tersebut
(meliputi hutang dan saham sendiri).
• Persamaan Neraca:
Aset = Hutang + Modal Pemilik
NERACA
• Neraca adalah bagian dari
laporan keuangan suatu
perusahaan yang dihasilkan pada
suatu periode akuntansi yang
menunjukkan posisi keuangan
perusahaan pada akhir periode
tersebut

AKTIVA = KEWAJIBAN + MODAL


Atau dalam persamaan lain

KEWAJIBAN = Aktiva - MODAL sendiri

MODAL sendiri = Aktiva - kewajiban


UNSUR-UNSUR NERACA
AKTIVA (ASSET) KEWAJIBAN

• Aktiva lancar (Current Asset) Kewajiban lancar


• Investasi jangka panjang (Long- (hutang dagang, gaji, pajak, dll),
term Investment)
• Aktiva tetap (Fixed Asset) Kewajiban jangka panjang
• Aktiva tak berwujud (Intangible obligasi pensiun, dll
Asset)
• Aktiva lain-lain (Other Asset)

MODAL
modal biasanya menunjuk kepada kekayaan finansial,
terutama dalam penggunaan awal atau menjaga
kelanjutan bisnis
Manfaat informasi neraca
• Menggambarkan posisi aktiva dan pasiva
• Bagi investor untuk rujukan keputusan pada
perusahaan utk investasi
• Menggambarkan kondisi likuiditas perusahaan
( pada posisi curent ratio)
• Informasi dalam neraca merupakan salah satu
yang bermanfaat dan mendukung dalam
keputusan .
LAPORAN KEUANGAN YANG POKOK
2. Laporan Laba/Rugi
• Laporan rugi-laba merupakan laporan
prestasi perusahaan selama jangka waktu
tertentu. Berbeda dengan neraca yang
merupakan snapshot, maka laporan rugi-laba
mencakup suatu periode tertentu. Laporan
rugi-laba biasanya ditulis dengan judul
sebagai berikut: Laporan Rugi Laba untuk
tahun yang berakhir dengan 31 Desember
2016.
LAPORAN KEUANGAN YANG POKOK

3. Laporan Aliran Kas


• Laporan ini menyajikan informasi aliran
kas masuk atau keluar bersih pada suatu
periode, yg merupakan hasil dari tiga
kegiatan pokok perusahaan yaitu
operasi, investasi, dan pendanaan.
LAPORAN LABA / RUGI

LAPORAN LABA / RUGI merupakan


bagian dari laporan keuangan suatu
perusahaan yang dihasilkan pada
suatu periode akuntansi yang
menjabarkan unsur-unsur pendapatan
dan beban perusahaan sehingga
menghasilkan suatu laba (atau rugi)
bersih
Unsur-Unsur Laba Rugi
Unsur-unsur laporan biasanya terdiri dari :

• Pendapatan dari penjualan


– Dikurangi Biaya penjualan
• Laba/rugi kotor
– Dikurangi Biaya operasi
• Laba/rugi operasi
– Ditambah atau dikurangi Pendapatan/pengeluaran lain
• Laba/rugi sebelum pajak
– Dikurangi Biaya pajak
• Laba/rugi bersih
Laporan keuangan yang lengkap biasanya
meliputi :
1. Neraca
2. Laporan laba rugi komprehensif
3. Laporan perubahan ekuitas
4. Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat
disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus
dana
5. Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan
yang merupakan bagian integral dari laporan
keuangan
Laporan perubahan modal
• Pengertian laporan perubahan modal ialah
suatu laporan keuangan penyebab terjadinya
perubahan modal suatu perusahaan dalam satu periode
tertentu.
• Hal hal yang mempengaruhi laporan perubahan
modal yaitu sebagai berikut:
• Keuntungan yang tidak dibagikan/laba ditahan awal
tahun
• Laba bersih dalam dalam satu periode tertentu
• Deviden yang dibagikan
• yang tidak dibagikan diakhir tahun.
CASHFLOW
• Cash flow (aliran kas) merupakan
“sejumlah uang kas yang keluar dan
yang masuk sebagai akibat dari
aktivitas perusahaan dengan kata lain
adalah aliran kas yang terdiri dari
aliran masuk dalam perusahaan dan
aliran kas keluar perusahaan serta
berapa saldonya setiap periode.
Laporan Arus Kas
• Laporan arus kas merupakan jiwa
fundamental bagi eksistensi perusahaan.
• Disusun dengan tujuan memberikan
informasi historis tentang perubahan kas
dan setara dengan kas berdasarkan
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan
selama periode tertentu.
Pengertian arus kas ialah kas semua yang
menyangkut aliran kas baik dari pengeluaran dan
pemasukan kas perusahaan dalam satu periode
tertentu. Hal hal yang harus diperhatikan adalah
cash flow antara lain ialah:

Dari mana kas sumber dari kas tersebut dalam


satu periode (Aktivitas)

Berapa banyak perubahan saldo yang


dipengaruhi dalam satu periode (Investasi)
Berapa banyak kas yang digunakan dalam satu
periode (pendanaan)
Metode dan Teknik Analisis
Rasio Keuangan Perusahaan
1. Metode Analisa Pertumbuhan
Tehnik analisa yang disusun dengan membandingkan kenaikan
atau penurunan posisi laporan keuangan pada suatu periode
tertentu dengan periode lainnya dari masing-masing pos yang
terdapat di dalam laporan keuangan tersebut dengan
menggunakan nilai persentase.
Data yang disajikan bisa dengan membandingkan kenaikan
atau penurunan masing-masing pos laporan keuangan bulan
lalu dengan bulan sekarang, atau periode Year to Date periode
yang sama tahun lalu dengan sekarang.
2. Metode Trend dan Indeks
Teknik analisa hampir sama dengan Metode Analisa
Pertumbuhan namun angka pembanding adalah
laporan keuangan periode tertentu yang dijadikan
indeks dan dipilih sebagai tahun dasar. Teknik tren ini
sangat berguna untuk memproyeksikan laporan
keuangan di masa yang akan datang dengan
menggunakan data historis.
3. Metode Analisis Rasio
Teknik analisis dengan membandingkan masing-
masing pos laporan keuangan yang relevan atau data
yang signifikan.
Analisa rasio keuangan yang biasa
digunakan adalah:
1. Rasio Likuiditas
Rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan
untuk memenuhi kemampuan finansialnya dalam
jangka pendek.
a. Current Ratio, rasio untuk mengukur
kemampuan perusahaan dalam membayar
kewajiban finansial jangka pendek dengan
mengunakan aktiva lancar.

•Current Ratio = Aktiva Lancar / Hutang Lancar X


100%
• b. Cash Ratio, rasio untuk mengukur
kemampuan perusahaan dalam membayar
kewajiban finansial jangka pendek dengan
mengunakan kas yang tersedia dan berikut
surat berharga atau efek jangka pendek

• Cash Ratio = Kas + Efek / Hutang Lancar X 100%


• c. Quick Ratio atau Acid Test Ratio, rasio untuk
mengukur kemampuan perusahaan dalam
membayar kewajiban finansial jangka pendek
dengan mengunakan aktiva lancar yang lebih likuid
(Liquid Assets).
• Quick Ratio = Kas + Efek + Piutang / Hutang
Lancar X 100%

• Catatan : Nilai ideal dari ketiga analisa rasio


likuiditas ini ini adalah minimum sebesar 150%,
semakin besar adalah semakin baik dan
perusahaan dalam kondisi sehat.
2. Rasio Profitabilitas atau Rentabilitas
• Rasio untuk mengukur seberapa besar
kemampuan perusahaan memperoleh laba dalam
hubungannya dengan nilai penjualan, aktiva, dan
modal sendiri.
Ada beberapa jenis rasio profitabilitas antara lain :
• a. Gross Profit Margin, rasio untuk mengukur
kemampuan perusahaan dalam mendapatkan laba
kotor dari penjualan.
Gross Profit Margin = Penjualan Netto - HPP /
Penjualan Netto X 100%
b. Operating Income Ratio,
Rasio untuk mengukur kemampuan
perusahaan dalam mendapatkan laba
operasi sebelum bunga dan pajak dari
penjualan.

Operating Income Ratio = Penjualan Netto -


HPP – Biaya Administrasi & Umum (EBIT) /
Penjualan Netto X 100%
c. Net Profit Margin,
• Rasio untuk mengukur kemampuan
perusahaan dalam mendapatkan laba
bersih dari penjualan.
• Net Profit Margin = Laba Bersih Setelah Pajak (EAT) /
Penjualan Netto X 100%
d. Earning Power of Total Investment,
• Rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam
mengelola modal yang dimiliki yang diinvestasikan dalam
keseluruhan aktiva untuk menghasilkan keuntungan bagi
investor dan pemegang saham.
• Earning Power of Total Investment = EBIT / Jumlah
Aktiva X 100%
e. Rate of Return Investment (ROI) atau Net Earning Power
• Ratio, rasio untuk mengukur kemampuan modal yang diinvestasikan
dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan pendapatan bersih.
Rate of Return Investment (ROI) = EAT / Jumlah Aktiva X 100%

f. Return on Equity (ROE),


rasio untuk mengukur kemampuan equity untuk menghasilkan pendapatan
bersih.
Return on Equity (ROE) = EAT / Jumlah Equity X 100%

g. Rate of Return on Net Worth atau Rate of Return for the Owners,
rasio untuk mengukur kemampuan modal sendiri diinvestasikan dalam
menghasilkan pendapatan bagi pemegang saham.
• Rate of Return on Net Worth = EAT / Jumlah Modal Sendiri X 100%

Catatan : Semakin tinggi nilai persentase Rasio Profitabilitas ini adalah


semakin baik, sebaiknya Anda bisa membandingkannya dengan nilai
rata-rata dari industri sejenis di pasar.
Tugas LK
• Jelaskan pengertian Laporan Keuangan dan
analisis Laporan Keuangan ( dr Beberapa
Sumber referensi)
• Buat contoh neraca, laba rugi dan laporan
perubahan Modal serta arus Kas.
• Sebutkan beberapa jenis analisis ratio
keuangan dan indikator untuk mengukur
ratio keuangan perusahaan.
• Analisis dengan model ratio keuangan
yang anda ketahui.