Anda di halaman 1dari 12

Standarisasi Langsung Dan Tidak

Langsung

OLEH: NAISYA WIRANDA PUTRI


1711226008
Standarisasi Langsung

Standardisasi langsung memberikan hasil yang lebih akurat ketika jumlah dari angka kasus
kecil pada setiap kelompuk umur/jenis kelamin pada populasi studi. Metode langsung bisa
digunakan untuk menghitung angka rata-rata yang terstandadrisasi, seperti rata-rata tekanan
darah yang disesuaikan dengan umur dan jenis kelamin pada kelompok pekerjaan yang
berbeda.
Pada standardisasi langsung, angka rata-rata spesifik umur/jenis kelamin per kelompok di
populasi didalam study diaplikasikan ke populasi standar. Untuk menggunakan standardisasi
langsung, hal-hal yang dibutuhkan adalah:
1. Distribusi populasi standar berdasarkan kelompok umur/ jenis kelamin
2. Membutuhkan rata-rata spesifik umur/sex pada populasi studi, dan komposisi
populasiberdasarkan sex/ umur pada populasi standar
3. Hasilnya: rata-rata yang telah distandardisasi oleh umur/ jenis kelamin
Langkah-Langkah Standarisasi
Langsung

1. Hitumg angka rata-rata pada setiap stratum (strata/ kelompok umur)


2. Pilih standar populasi yang akan digunakan sebagai acuan standar,
misal populasi standar dunia
3. Kalikan rata-ratas pesifik umur pada populasi studi dengan populasi
standar pada setiap kelompok umur untuk mendapatkan jumlah kasus /
kejadian yang diharapkan
4. Jumlahkan semua hasil pada semua strata dari kasus / kejadian yang
diharapkan, lalu bagi jumlah total kasus yang diharapkan dengan jumlah
populasi standar.
Tabel 1
Contoh: Standardisasi langsung angka kematian penyakit
jantung Iskemik pada laki-laki di Jerman terhadap
populasi dunia sebagai standar
A B C D E F
Kelompok Jumlah kematian Jumlah laki-laki Angka kematian di Populasi standar Kasus kematian yang
Jerman dunia (WHO) diharapkan

umur Penyakit jantung Di Jerman (per 100000)

0-4 0 2032000 12000


5-9. 0 2296000 10000
10-14. 0 2362000 9000
15-19. 11 2353000 9000
20-24. 15 2283000 8000
25-29. 42 2990000 8000
30-34. 142 3722000 6000
35-39. 407 3548000 6000
40-44. 839 3061000 6000
45-49. 1484 2801000 6000
50-54. 2396 2295000 5000
55-59. 5352 2903000 4000
60-64. 8080 2505000 4000
65-69. 11562 1844000 3000
70-74. 12605 1350000 2000
75-79. 12700 869000 1000
80-84. 12727 403000 500
85+ 16213 376000 500
Total 84575 39993000 100000
Angka Kematian yang sudah terstandardisasi (STANDARDIZED MORTALITY RATE (SMR))
= (Total Angka Kematian yang diharapkan/ jumlah standar populasi)*100000
= (120,89/10000) * 100000
=120,89
=121 per 100000
populasi....................................................................................(4)

Bandingkan hasilnya dengan anga kematian sebelum terstandardisasi (angka kematian kasar)
laki-laki di Jerman=
Total Kematian/Total Populasi * 100000= 84575/39993 *100000= 211 per 100000 populasi.
Tabel 2
Proses standardisasi langsung angka kematian penyakit jantung
Iskemik pada laki-laki di Jerman terhadap populasi dunia sebagai
standar
A B C D E F
Populasi
Angka kematian standar dunia Kasus kematian
Kelompok Jumlah kematian Jumlah laki-laki di Jerman (WHO) yang diharapkan

umur Penyakit jantung Di Jerman (per 100000) (D X E)


(B:C) (1) (2) (3)
0-4 0 2032000 0,00 12000 0,00
5-9. 0 2296000 0,00 10000 0,00
10-14. 0 2362000 0,00 9000 0,00
15-19. 11 2353000 0,47 9000 0,04
20-24. 15 2283000 0,66 8000 0,05
25-29. 42 2990000 1,40 8000 0,11
30-34. 142 3722000 3,82 6000 0,23
35-39. 407 3548000 11,47 6000 0,69
40-44. 839 3061000 27,41 6000 1,64
45-49. 1484 2801000 52,98 6000 3,18
50-54. 2396 2295000 104,40 5000 5,22
55-59. 5352 2903000 184,36 4000 7,37
60-64. 8080 2505000 322,55 4000 12,90
65-69. 11562 1844000 627,01 3000 18,81
70-74. 12605 1350000 933,70 2000 18,67
75-79. 12700 869000 1461,45 1000 14,61
80-84. 12727 403000 3158,06 500 15,79
85+ 16213 376000 4311,97 500 21,56
Total 84575 39993000 211,47 100000 120,89(4)
Standarisasi tidak langsung

Standardisasi tidak langsung atau indirect standardisation diikur dengan


membandingkan jumlah kematian atau kesakitan yang diamati (observed
number of deaths) dan jumlah kematian atau kesakitan yang diharapkan,
yang dikenal juga dengan istilah ‘standardized mortality ratio (SMR)’. SMR
digunakan ketika angka umur rata-rata (the age-specific rates) untuk
populasi yang dipelajari tidak diketahui tetapi total kasus pada populasi studi
diketahui. SMR juga digunakan ketika perhitungan rata-rata untuk populasi
kecil dimana kita tidak bisa menghasilkan angka umur rata-rata yang stabil.
Langkah-Langkah tidak Standarisasi
Langsung

1. Tersedia total data kematian/kesakitan dan jumlah populasi studi


perkelompok umur/jenis kelamin, dan data kasus dan populasi per
kelompok umur/jenis kelamin pada populasi standar
2. Tentukan dan hitung angka rata-rata pada populasi standar
3. Hitung angka rata-rata yang diharapkan (Expected rate=study
population for each stratum* standard rate) pada populasi standard
4. Jumlah total kasus yang diamatin (observed cases) pada populasi studi
dan total kasus yang diharapkan (Expected cases) pada populasi
standar.
5. Bagi total observed cases dengan total expected cases
Kematian/ Jumlah Expected Angka Standardised Rasio kematian-kesakitan
kasus pa Populasi cases Rata-rata Mortality Ratio
Age da Studi (b) (b*c) pada (SMR)/ terstandardisasi (SMR/SIR) =∑ O: ∑E
populasi populasi Standardised
Studi (a) standar (c) Incidence Ratio
(SIR)
Point A ∑ O= jumlah kasus yang diobservasi di populasi
Point B studi (Observed cases pada populasi study)
∑E= Jumlah kasus yang diharapkan (Expected
Point C
cases)=∑ (populasi studi tiap level * Angka rata-
Total ∑O ∑B ∑E ∑c rata pada populasi standar)
ẋ =∑ O/∑E
A B C D E F
Number Male population Number of Number of Mortality Expected

Age group in Brazil(x1000) IHD Deaths males rate in Deaths

(males) in in Jermany Jermany in Brazils

Jermany (per 100000)

(C:D) ( BXE)/100
0-4 9025 0 2032000 0,00 0,00
5-9. 8703 0 2296000 0,00 0,00
10-14. 8604 0 2362000 0,00 0,00
15-19. 8109 11 2353000 0,47 37,91
20-24. 7360 15 2283000 0,66 48,36
25-29. 6841 42 2990000 1,40 96,09
30-34. 6642 142 3722000 3,82 253,40
35-39. 5622 407 3548000 11,47 644,91
40-44. 4707 839 3061000 27,41 1290,16
45-49. 3745 1484 2801000 52,98 1984,14
50-54. 2912 2396 2295000 104,40 3040,15
55-59. 2454 5352 2903000 184,36 4524,22
60-64. 1957 8080 2505000 322,55 6312,40
65-69. 1583 11562 1844000 627,01 9925,51
70-74. 1138 12605 1350000 933,70 10625,55
75-79. 721 12700 869000 1461,45 10537,05
80+ 583 28940 779000 3715,02 21658,56

Total 80706,00 84575 39993000 211,47 70978,42


∑E= Jumlah kasus yang diharapkan (Expected cases)
=∑ (populasi studi tiap level * Angka rata-rata pada populasi standar)
=∑ (kolom F)
jumlah kematian yang diharapkan (Expected number)
jika Brazil mempunyai angka rata-rata kematian sama seperti
Jerman =70.979 kasus
Rasio Kematian yang terstandardisasi (Standardized mortality
ratio/SMR)
SMR =∑ O/∑E= 39.437 :70.979=0.56
Cara Adjusted Death Rate