Anda di halaman 1dari 18

DATA INTERFACE PROTOCOL RS

422 ATAU RS 485


Kelompok 4 : JTD 3E
1. Sike
2. Trio Harian
3. Wahyu Laily W.
4. Wahyu Rizkia R.
5. Wisnu Adi P.
Pendahuluan RS 422
• RS-422, yang juga dikenal sebagai TIA / EIA-
422, adalah standar teknis yang berasal dari
Electronic Industries Alliance yang
menentukan karakteristik listrik dari rangkaian
sinyal digital
• RS-422 adalah teknik komunikasi data serial
yang mampu mengirimkan data dalam point-
to-point dan aplikasi multi-drop.
Pendahuluan RS 485
• RS-485 adalah teknik komunikasi data serial yang
dikembangkan di tahun 1983 dimana dengan
teknik ini, komunikasi data dapat dilakukan pada
jarak yang cukup jauh yaitu 1,2 Km.
• RS485 dapat digunakan untuk
komunikasi multidrop dan untuk menghubungkan
32 unit beban sekaligus hanya dengan
menggunakan dua buah kabel saja tanpa
memerlukan referensi ground
Spesifikasi/Rekomendasi ITU-T RS 422

• RS-422 dapat mengirimkan data pada tingkat setinggi 10 Mbit / s, atau


mungkin dikirim pada kabel sepanjang 1500 meter.
• Panjang kabel dan data rate pada RS-422 saling mempengaruhi satu sama
lain. Ketika beroperasi di keduanya maka direkomendasikan panjang kabel
maksimum atau data rate yg maksimum. Misalnya, tidak mungkin untuk
beroperasi pada 4000 kaki ketika beroperasi pada 10 Mb / s atau
sebaliknya.
Tabel Spesifikasi R 422
RS-422
Standard TIA/EIA-422
Physical Media Twisted Pair
Network Topology Point-to-point, Multi-dropped
Maximum Devices 10 (1 driver & 10 receivers)
Maximum Distance 1500 metres (4,900 ft)
Mode of Operation Differential
Maximum Binary Rate 100 kbit/s – 10 Mbit/s

Voltage Levels −6V to +6V (maximum differential Voltage)


Mark (1) Negative Voltages
Space (0) Positive voltages
Available Signals Tx+, Tx-, Rx+, Rx- (Full Duplex)
Connector types Not specified
Spesifikasi/Rekomendasi ITU-T RS 485

• RS485 menggunakan sistem transmisi saluran ganda (differential-


balanced data transmission) untuk transmisi saluran datanya. Dalam
pemasangannya digunakan dua kabel (two wires) untuk tiap sinyal.
• RS485 atau EIA (Electronic Industries Association) RS485 adalah
jaringan balanced line dan dengan sistem pengiriman data secara half-
duplex. RS485 bisa digunakan sebagai jaringan transfer data dengan
jarak maksimal 1,2 km.
• RS485 mempunyai sifat yang sangat kebal terhadap gangguan listrik,
sehingga dapat menyalurkan data lebih jauh (maksimum 4000 feet)
dengan kecepatan lebih tinggi (100kbps) atau 40 feet dengan
kecepatan 10Mbps (maksimum data rate).
Tabel Spesifikasi R 485
Spesifikasi Keterangan
Mode operasi Differential
Jumlah Tx dan Rx yang diijinkan 32 Tx, 32Rx ( multipoint )
Panjang kabel maksimum 4000 feet
Data Rate maksimum 100 kbps / 10mbps
Range output driver minimum ±1,5V
Range output driver maksimum ±6V
Impedansi beban Tx 54Ω
Sensitivitas input Rx ±200mV
Range tegangan input Rx -7V sampai +12V
Resistansi input Rx maksimum >=12kΩ
Tegangan Offset Driver maksimum 3,0V
Arus input bus maksimum +12V/-7V <= 1mA / <= 0,8mA
Karakteristik/Protokol RS 422
• Keuntungan utama yang ditawarkan oleh standar ini mencakup penerima
diferensial, driver diferensial dan kecepatan data setinggi 10 Megabits per
detik di 12 meter (40 feet). karakteristik ini untuk sirkuit dengan data rate
hingga 10 Mbit/s, tapi karena kualitas sinyal degradasi dengan panjang
kabel, data rate maksimum menurun sesuai panjang kabel meningkat.
Batasan panjang garis dan data rate bervariasi dengan parameter panjang
kabel, keseimbangan, dan terminasi, serta instalasi individual.
Karakteristik/Protokol RS 485
• Sistem komunikasi dengan menggunakan RS485 ini dapat digunakan untuk
komunikasi data antara 32 unit peralatan elektronik hanya dalam dua
kabel saja. Selain itu, jarak komunikasi dapat mencapai 1,6 km dengan
digunakannya kabel AWG-24 twisted pair.
Kekurangan dan Keuntungan RS 422
• Keuntungan
a. Satu satunya standar EIA yang dapat digunakan
untuk operasi multi driver
b. Memungkinkan konfigurasi multipoint
c. Kebal terhadap gangguan listrik
d. 40 feet dengan kecepatan 10Mbps
• Kerugian
a. Sulit untuk program, karena hanya menggunakan 2
core kabel yang sama untuk mengirim maupun
menerima data. Jadi node lain hanya dapat
menerima saat itu juga.
Kekurangan dan Keuntungan RS 485
• Keuntungan
a. Dapat mengirimkan data pada tingkat setinggi 10 Mbit/s
b. RS-422 converter dapat digunakan untuk memperluas
jangkauan RS-232 koneksi
c. Dibuat untuk memecahkan masalah keterbatasan standar
tunggal berakhir seperti TIA / EIA-232-E. Sebuah antarmuka
RS-422 dapat diimplementasikan untuk mengatasi
keterbatasan-keterbatasan pada standart sebelumnya
d. RS-422 memiliki jangkauan jarak hingga 500 kaki
e. RS-422 juga tahan terhadap noise karena menggunakan
proses terpisah antara pengirim dan penerima.
Kekurangan dan Keuntungan RS 485
• Kerugian
a. RS-422 memiliki sirkuit driver tunggal, dan tidak dapat
dimatikan.
b. RS-422 tidak bisa menerapkan jaringan multi-point komunikasi
benar seperti dengan EIA-485 sejak hanya ada satu driver pada
setiap pasang kabel, namun satu driver dapat dihubungkan
hingga ke sepuluh penerima.
c. RS-422 dapat beroperasi dengan antarmuka yang dirancang
untuk MIL-STD-188-114B, RS-422 menggunakan 0 sampai 5
sinyal volt nominal sementara menggunakan simetris sinyal
sekitar 0 V RS-422 hanya mendefinisikan satu jalur sinyal dan
tidak menetapkan fungsi apapun untuk itu.
Pin/Cable/Connector Layout RS 422

• 9 Pin Connector (DB-9)


1 TXD- Transmitted Data -
2 TXD+ Transmitted Data +
3 RTS- Request To Send -
4 RTS+ Request To Send +
5 GND Ground
6 RXD- Received Data -
7 RXD+ Received Data +
8 CTS- Clear To Send -
9 CTS+ Clear To Send +
• 37 Pin connector (DB-37)
18 TM Test Mode
19 GND Ground
1 GND Ground 20 RC Receive Common

2 SRI Signal Rate Indicator 21 GND Ground


22 /SD Send Data B
3 - Reserved
23 /ST Send Timing B
4 SD Send Data A
24 /RT Receive Timing B
5 ST Send Timing A
25 /RS Request To Send B
6 RD- Received Data A
26 /RT Receive Timing B
7 RTS Request To Send A
27 /CS Clear To Send B
8 RR Receiver Ready A
28 IS Terminal In Service
9 CTS Clear To Send A
29 /DM Data Mode B
10 LL Local Loopback
30 /TR Terminal Ready B
11 DM Data Mode A
31 /RR Receiver B
12 TR Terminal Ready A
32 SS Select Standby
13 RR Receiver Ready A
33 SQ Signal Quality
14 RL Remote Loopback
34 NS New Signal
15 RL Remote Loopback
35 /TT Terminal Timing B
Select Frequency /
16 SF/SR 36 SB Standby Indicator
Select Rate
37 SC Send Common
17 TT Terminal Timing A
Pin/Cable/Connector Layout RS 485
9 Pin Connector (DB-9)

No. Nama Fungsi Keterangan


1 GND Common Ground
2 CTS+ Clear To Send +
3 RTS+ Ready To Send +
4 RXD+ Received Data +
5 RXD- Received Data -
6 CTS- Clear To Send -
7 RTS- Request To Send -
8 TXD+ Transmitted Data +
9 TXD- Transmitted Data -
Aplikasi Interface RS 422
• RS-422 dapat digunakan sebagai sistem
otomatisasi siaran fasilitas editing linear untuk
mengontrol jarak jauh pemain/perekam
terletak di ruang apartur pusat. Dalam
kebanyakan kasus,koneksi pin 9 yang
digunakan yang menggunakan standart
konektor DE-9.
Aplikasi Interface RS 422
• Komunikasi RS485 menggunakan modul DST-R8C V2.0
Salah satu fasilitas yang ada dalam DST-R8C keluaran Delta
Electronic adalah Port Komunikasi RS485. Komunikasi RS485
memakai satu pasang kabel ( Transmisi saluran ganda ) untuk
mengirim satu sinyal, informasi logika ditafsirkan dari beda
tegangan antara dua utas kabel saluran.
• Komunikasi Data dengan RS485
RS485 adalah teknik komunikasi data serial yang dikembangkan
dapat dilakukan pada jarak yang cukup jauh yaitu 1,2 Km dandapat
digunakan untuk menghubungkan 32 unit beban sekaligus hanya
dengan menggunakan dua buah kabel saja tanpa memerlukan
referensi ground yang sama antara unit yang satu dengan unit
lainnya.
Kesimpulan
• Data Interface protokol RS-422 dan RS-485 ini merupakan
interface pengembangan dari RS 232..
• RS-422 dan RS-485 adalah antarmuka listrik diferensial
standar yang mampu mengirimkan data dalam point-to-point
dan aplikasi multi-drop
• RS-422 dan RS-485 mempunyai sifat yang sangat kebal
terhadap gangguan listrik dan noise, sehingga dapat
menyalurkan data lebih jauh dengan kecepatan lebih tinggi.