Anda di halaman 1dari 5

Project Charter Burj Al Khalifa

Institut Teknologi Sumatera

Dosen Pegampu :
Dr. Ika Kustiani, M.Sc.
Van Basten, S.T., M.T.

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL


JURUSAN TEKNOLOGI INFRASTRUKTUR DAN KEWILAYAHAN
INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA
2018
Metode Pelaksanaan dan Pembongkaran Konstruksi – Kelompok 2
Latar belakang
Burj Khalifa merupakan bangunan gedung tertinggi didunia yang tepatnya
berada di Dubai. Burj khalifa memiliki ketinggian 2717 kaki (828 m). Gedung ini
merupakan sebuah hotel termewah didunia dengan 160 lantai dan mempunyai area
lantai 334.000 meter persegi.

Metode Pelaksanaan dan Pembongkaran Konstruksi – Kelompok 2


Pembangunan Burj Khalifa (sebelumnya dengan nama Burj Dubai) dilatar
belakangi oleh adanya keputusan kerajaan Dubai untuk mengalihkan tumpuan
ekonomi yang sebelumnya bertumpu pada sektor perminyakan menjadi sector
pariwisata dan real estate
Pencetus pembangunan Burj Khalifa adalah Sheikh Mohammed bin Rashid
Al Maktoum.

Metode Pelaksanaan dan Pembongkaran Konstruksi – Kelompok 2


Cakupan dan Pihak-Pihak yang Terlibat
Proyek Burj Khalifa dikerjakan oleh Skidmore, Owings, and Merril dari
Chicago, dengan kepala arsiteknya Adrian Smith dan Bill Baker sebagai
chief structural engineer
Sedangkan kontraktor utamanya adalah Samsung C&T Korea Selatan.
Samsung Engineering & Construction membangun Burj Khalifa bersama-sama (joint
operation) dengan Besix dari Negeri Belgia dan Arabtec dari UAE.Di bawah hukum
UAE, Kontraktor dan Engingeer, Hyder Consulting, bersama-sama
bertanggungjawab untuk pembangunan Burj Khalifa.

Metode Pelaksanaan dan Pembongkaran Konstruksi – Kelompok 2


Pada tahun 2007 dunia mengalami krisis keuangan yang menyebabkan dubai
mengalami banyak kesulitan finansial. Salah satunya sangat mempengaruhi
pembangunan Burj Khallifa. Akhirnya presiden UEA yang bernama Khalifa bin
Zayed Al Nahayan membantu pendanaan gedung tersebut.

Nama gedung tersebut sebelumnya adalah Burj Dubai, namun untuk


menghargai kontribusi presiden UEA tersebut nama gedung tersebut berubah menjadi
Burj Khalifa.

Metode Pelaksanaan dan Pembongkaran Konstruksi – Kelompok 2