Anda di halaman 1dari 14

Pelatihan Deteksi Dini

Tumbuh Kembang Anak


Balita & Prasekolah

Sri Haryani, SST, SKM


Pendahuluan
• Hakekat Pembangunan nasional
 pembangunan manusia seutuhnya.
• Upaya  harus dimulai sedini mungkin
 sejak manusia itu masih berada dalam
kandungan dan semasa balita
 melindungi anak dari ancaman kematian dan
kesakitan yang dapat membawa kecacatan
serta untuk membina, membekali dan
memperbesar potensinya untuk menjadi
manusia tangguh sesuai potensi anak.
Pendahuluan…

• Jumlah balita di Indonesia sekitar 10% dari populasi 


calon generasi penerus bangsa  kualitas SDM 
bagaimana kualitas tumbuh kembangnya?

Perlu mendapat perhatian yang serius!!!

• Pembinaan kesehatan ibu dalam perkawinan, semasa


hamil hingga melahirkan  menghasilkan keturunan
yang sehat dan lahir dengan selamat ( intact survival ).
Pendahuluan…

• Upaya pembinaan kesehatan anak diarahkan


untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental
dan sosial anak sejak dalam kandungan
dengan perhatian khusus kepada kelompok
balita yang merupakan masa kritis atau
`periode emas` proses tumbuh kembang.
Pendahuluan…

• Pembinaan tumbuh kembang anak harus


dilakukan secara komprehensif dan
berkualitas

 stimulasi,
 deteksi dini penyimpangan
 dan intervensi
Pendahuluan…

• Stimulasi yang memadai artinya merangsang otak


balita sehingga perkembangan kemampuan gerak,
bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian
balita berlangsung secara optimal sesuai dengan
umur anak
Pendahuluan…

Maksud Kegiatan DDTK Balita

penapisan /penjaringan termasuk menindak lanjuti keluhan


orang tua terhadap masalah tumbuh kembang anaknya dan
pengkajian faktor risiko yang mempengaruhi

tindakan intervensi dapat dilakukan sedini mungkin


 anak tumbuh dan berkembang secara optimal.
Pendahuluan…

• Melakukan intervensi dini terhadap penyimpangan


tumbuh kembang
 melakukan tindakan koreksi dengan
memanfaatkan plastisitas otak anak untuk
memperbaiki penyimpangan tumbuh kembang
agar kembali normal atau penyimpangan tidak
terlalu berat
KERANGKA KONSEP PEMBINAAN TUMBUH KEMBANG BALITA
Stimulasi & pemantauan
tumbuh kembang di keluarga & masyarakat

Deteksi dini penyimpangan tingkat petugas


(nakes,pendidik, PLKB, masyarakat)

Tidak ada penyimpangan ada penyimpangan

Penyimpangan Penyimpangan Ggn pendengan & Penyimpangan


pertumbuhan perkembangan penglihatan mental emosional

Intervensi Dini

Ada perbaikan Tidak ada perbaikan

Dirujuk ke fasilitas
yang lebih mampu
SASARAN
• Sasaran langsung
Semua anak umur 0 sampai 6 tahun yang ada
di wilayah kerja Puskesmas
• Sasaran tidak langsung
1. Nakes yang bekerja di lini terdepan
2. Tenaga pendidik, petugas lap.KB,
petugas sosial
3. Petugas sektor swasta dan profesi lain
Tujuan
Umum
• Semua balita dan anak prasekolah umur 5-6 th
tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai
potensi genetiknya sehingga berguna bagi nusa
dan bangsa serta mampu bersaing di era global
Tujuan…

Khusus
• Terselenggaranya kegiatan stimulasi tumbuh kembang
pada semua balita dan anak prasekolah di wilayah kerja
Puskesmas
• Terselenggaranya kegiatan deteksi dini penyimpangan
tumbuh kembang semua balita dan anak prasekolah di
wilayah kerja Puskesmas
• Terselenggaranya kegiatan intervensi dini pada semua
balita dan anak prasekolah di wilayah kerja Puskesmas
• Terselenggaranya rujukan terhadap kasus-kasus yang
tidak bisa ditangani di Puskesmas
Indikator keberhasilan
Tahun 2010

 90% balita dan anak prasekolah

terjangkau oleh kegiatan stimulasi,

deteksi dini dan intervensi tumbuh

kembang