Anda di halaman 1dari 19

HEMOROID

Oleh :
Desi Wahyuni

Preseptor:

dr. Fahrul Rizal, Sp.B

1
PENDAHULUAN

 Hemoroid adalah pelebaran atau varises satu segmen atau


lebih dari vena-vena hemoroidalis. Keluhan penyakit ini antara
lain : buang air besar sakit, dubur terasa panas, serta ada
benjolan di dubur, perdarahan melalui dubur dan lain-lain.

Hemoroid memiliki faktor resiko cukup banyak antara lain


kurang mobilisasi, lebih banyak tidur, konstipasi , cara buang
air besar yang tidak benar, kurang minum air, kurang makanan
berserat (sayur dan buah).

2
Anatomi kanalis analis

3
vaskularisasi

4
Definisi

Kata hemoroid berasal dari kata haemorrhoides (Yunani) yang


berarti aliran darah (haem=darah, rhoos=aliran) jadi dapat
diartikan sebagai darah yang mengalir keluar

Epidemiologi

Sekitar 75% orang mengalami penyakit hemoroid setidaknya


sekali seumur hidupnya, hemoroid banyak terjadi pada dewasa
berusia 45 – 60 tahun, dan juga sering terjadi pada wanita hamil
5
Etiologi

 Anatomik
 Umur
 Keturunan
 Pekerjaan
 Mekanis
 Endokrin
 Fisiologi

Klasifikasi :
 Hemoroid interna
 Hemoroid eksterna

6
Klasifikasi hemoroid interna dibagi menjadi 4 derajat:

7
Patofisiologi

Hemoroid terjadi akibat kongesti dan pembesaran


(bantalan fibrovaskular) sepanjang mukosa anus.

Normalnya, bantalan fibrovaskuler berfungsi


mempertahankan mekanisme kontinens defekasi pada
saat tekanan intrarektal meningkat.

Batu, bersin, mengedan kelompok fibrovaskular


ini mengalami kongesti dan membesar.

8
Gejala klinis

Hemoroid interna
 Pendarahan
 Prolaps
 Nyeri dan rasa tidak nyaman
 Keluarnya sekret

Hemoroid Eksterna
 Rasa terbakar
 Nyeri, jika terjadi thrombosis yang luas dengan udem
dan radang.
 Gatal atau pruritus anus.

9
Diagnosa banding
Jenis Penyakit Nyeri Perdarahan Massa Lainnya
Fisura Anal + + - Terdapat skin tag atau umbai
kulit (radang
Kronik dengan bendungan
limfe dan
fibrosis pada kulit)

Karsinoma - + + Pembengkakan KGB sekitar


Anal
Abses + - - Demam, leukositosis,
Anorektal penderita tidak dapat duduk
di sisi bokong
Hematom + + + Sering terjadi pada orang
Perianal yang mengangkat barang
Ulseratif berat, leukositosis.
Prolaps Polip - + + Adanya gejala mual,
Kolorektal muntah,dan konstipasi
yang parah (jika
ukurannya besar)

Karsinoma - + + Karsinoma rektum


Rektum
10
Diagnosis

Anamnesa:
• Adanya darah saat buang air besar
• darah yang keluar bisa menetes dan bisa juga
keluar terus menerus dan tidak bercampur dengan
feses
• gatal-gatal pada daerah anus
• massa pada anus dan membuatnya merasa tidak
nyaman
• nyeri pada hemoroid interna derajat IV dan
hemoroid eksterna

11
Pemeriksaan fisik

 Pembengkakan vena yang sudah mengalami prolaps


 adanya mukus yang keluar saat pasien disuruh untuk
mengedan
 Anemis dinilai dari konjungtiva
 melihat ada atau tidaknya fisura, fistula, polip atau
tumor
 rectal toucher juga dinilai ukuran, perdarahan dan
tingkat keparahan inflamasi

12
Pemeriksaan penunjang

• Px. Laboratorium

• Px. anoskopi serta

• Px. Sigmoideskopi

• Px. Feses rutin

13
penatalaksaan

1. Non farmakologis

 meningkatkan konsumsi serat (25-30 gram


sehari)
 Meningkatkan konsumsi cairan (6-8 gelas
sehari)
 Menghindari mengejan saat buang air besar
 Rendam duduk dengan air hangat yang bersih

14
Terapi farmakologi

1. Terapi untuk memperbaiki defekasi


 Suplemen serat : pysillum
 Laksan/pencahar : dulcolax

2. Terapi simptomatik

3. Terapi menghentikan perdarahan

15
Terapi pembedahan

1. Tindakan medis minimal invasif:


 Skleroterapi
infrared coagulation

 Cryotheraphy
 Rubber Band Ligation
16
Teknik pembedahan:

 Hemorrhoidectomy
Open hemorrhoidectomy
Closed hemorrhoidectomy

17
pencegahan

• Mempertahankan tinja tetap lunak.


• Latihan olahraga seperti berjalan.
• Peningkatan konsumsi serat.

18
19