Anda di halaman 1dari 31

KONSEP

KEPERAWATAN
JIWA (1)
Oleh:
Ruthy. Ng
Pendahuluan
Beda Askep Umum
& Askep Jiwa ?

 Askep umum ?  Askep jiwa ?

Dititik beratkan Dititik beratkan pd


pada keadaan keadaan JIWA tanpa
JASMANI tanpa kesampingkan
kesampingkan
keadaan jiwanya keadaan jasmani.
Dpt dicapai mllui
PROSES
 Kep. Jiwa bertujuan KOMUNIKASI
menolong pasien TERAPEUTIK
shg pasien dpt:
agar bisa kembali
kemasy.  sbg
indiv yg dpt berdiri -menerima diri
sendiri & berguna. sendiri
- perbaiki hub
sosial
- berdiri sendiri
PENGERTIAN KESEHATAN JIWA

SECARA MENURUT
UMUM WHO

KES. JIWA
MENURUT
ROSDAHL

UU KES. WA. No. 3


Th 66
Pengertian Kes Jiwa Scr Umum
 Kondisi yg  Fungsi kejiwaan
memfasilitasi secara mlputi: proses pikir,
optimal & emosi, kemauan,
selaras dengan perilaku
orang lain,
psikomotorik
termasuk bicara.
 shg tercapai:
 Sehat secara utuh:
 Kemampuan
menyesuaikan diri dg . Fisik
diri sendiri, orng lain, . Mental
masy & lingkungan. .Sosial
.Pribadi
1. Kes fisik: 2. Kes. Mental/
psikologis/ jiwa:
- Perasaan sejahtera scr
- Kepadanan & subyektif
efisiensi proses - Penilaian diri ttg
fisik perasaan , mencakup:
- Indikator: tdk ada Konsep diri
disfungsi(TD,  Kebugaran & energi
denyut nadi, Perasaan sejahtera
Kadar  Kemampuan
kolesterol, CO2) kendalikan diri
- Indikator : tdk merasa
tertekan / depresi
 Kaji Status Mental
3. Kes. Sosial 4. Kes. Pribadi
- Adl aktifitas sosial - Keadaan berfungsinya
seseorang scr efektif & adekuat
- Kemampuan seseorang dr ketiga aspek tsb
u/ selesaikan tugas, (fisik, psikologis,
berperan, u/ sosial).
berfungsi scr adaptif - Indikator minimal:
di masyarakat.
.Ada minat yg nyata
- Indikator : mampu thd aktifitas
laksanakn tugas &
. Pengalaman yg
ketrampilan dasar yg
memungkinkan
sesuai dengan peran
seseorang u/
seseorang.
menembus
“ Status Quo”
Pengertian Kes Jiwa Menurut WHO

Berfungsinya secara harmonis


dan menyeluruh dr KEPRIBADIAN
individu/ manusia.
 Id
 Ego
 Super Ego
Pengertian Kes Jiwa menurut UU
Kes Wa No. 3 Th. 1966  UU No
18 Tahun 2014
Kondisi dmn seorang individu dpt
berkembang secara fisik, mental, spiritual,
dan sosial shg menyadari kemampuan
sendiri, dpt mengatasi tekanan, dpt bekerja
secara produktif, dan mampu memberikan
kontribusi untuk komunitasnya.
_______________
ODMK (Orang Dengan Masalah Kejiwaan)
ODGJ ( Orang Dengan Gangguan Jiwa)
Menurut Rosdahl,

Kesehatan jiwa adl kondisi jiwa seseorang


yang terus tumbuh dan mempertahankan
keselarasan, dalam pengendalian diri serta
terbebas dari stress yang serius.
CIRI-CIRI SEHAT JIWA

WHO
JAHODA

CIRI SEHAT
JIWA

MASLOW
- Menyesuaikan diri scr
konstruktif pd
kenyataan
- Memperoleh kepuasan
dr usahanya
Ciri Sehat - Mrs lebih puas
Jiwa Mnrt memberi dr pd
WHO mnrima
- HAM +
- Menerima kekecewaan
u/ pelajaran yg
akan datang.
- Mempunyai kasih
sayang
Ciri Sehat
Jiwa Mnrt
Jahoda - Sikap positif thd diri : mnrma
diri, sadar diri, obyektif
- Tumbuh kembang, aktualisasi
(berfungsioptimal,adapati)
-Persepsi realitas: - Integrasi:
. Mau berubah sesuai Ekspresi
Represi
penget. Baru.
Ego yg kuat
. Empati, menghargai - Otonomi:
sikap & perasaan . Tergantung & mandiri
orang lain. seimbang
- Menguasai lingkungan: . Tg. Jwb thd diri
. Sukses sendiri
. Adaptif thd lingkungan . Hargai otonomi orang
. Dpt atasi kesepian, lain
frustasi, agresif
- Memiliki persepsi
realitas yg efektif
- Menerima diri, orang
lain, lingk.
- Menunjukkan
spontanitas
Ciri Sehat Jiwa - Berorientasi pd
Mnrt Maslow penyelesaian mslh
- Otonomi & mandiri
- Punya pandangan baru
- Mengalami penalaran
diri yg dlm & tinggi
- Berminat thd
kesejahteraan mns
- Hub. Intim dg orang lain
terdekat
- Demokratis
- Etik kuat
- Humor
– tdk bermusuhan
- Kreatif
RENTANG SEHAT – SAKIT JIWA

Resp. adaptif Resp. maladaptif

Sht jiwa Mslh psikosos. Gg. Jiwa

1.Pkrn logis 1.Pkrn kdng nyimpng 1.Waham


2.Prspsi akrt 2. Ilusi 2. Hlusinasi
3.Emsi knsstn 3. Reaksi emosional 3.Tdkmmpu
kndli diri
4.Prlku ssuai 4. Kdng tdk sesuai 4. Perilaku
kacau
5.Hub.Sos + 5. Mnrk diri 5.Isolasi
sosial
PENGERTIAN KEP. KES JIWA

KAPLAN SADOCK

KEP. KES.
JIWA ANA

STUART SUNDENN
Kep Kes. Jiwa
Menurut Kaplan
Sadock:

Adl proses berhubungan yg meningkatkan &


mempertahankan perilaku manusia yg akan
menyokong integritas fungsi klien :
 Individu
 Kelompok
 Keluarga
 Masyarakat
Kep. Kes. Jiwa Mnrt
ANA

Kep.Kes.Wa adl area khusus dlm praktik kep


yg menggunakan ilmu perilaku mns dan diri
sendiri scr terapeutik untuk:
- meningkatkan
- mempertahankan
- memulihkan
keswa klien & meningkatkan keswa masy.
dmn klien berada.
Menurut Stuart
Sundeen:

• Keperawatan mental adl proses


interpersonal dalam meningkatkan
dan mempertahankan perilaku
yang berpengaruh pada fungsi integrasi.

•Pasien tsb bisa individu, keluarga, kelompok,


organisasi atau masyarakat.

• Area keperawatan mental: perawatan langsung,


komunikasi, management.
fokusnya preventif dan promotif.
PERSPEKTIF
PRAKTIK KEP. JIWA
 DIDASARI ATAS KEYAKINAN BAHWA:

“ Pasien adl mns yg utuh & unik, berfungai sbg


satu kesatuan dlm interaksi dan bereaksi thd
lngk. & diri sendiri”.

 Hendaklah perawat mnrm pasien sbg mns


seutuhnya dg latar belakang, perilaku,
persoalan & potensi tertentu.
 bukan sbg “ SESUATU DG CAP PSIKIATRI/
STIGMA “.
 PASIEN SBG MANUSIA PUNYA:

. Punya harkat/keluhuran  hrs dihormati


. Punya tujuan : tumbuh, sehat, otonomi &
aktualisasi diri  KDM MASLOW
. Punya potensi u/ berubah & keinginan u/
mencapai tujuan.
. Tingkah lakunya punya arti
. Bertg. Jwb atas perasaan, tindakan & kehidupn
 walau terbatas perlu bantuan.
. Memiliki kemampuan adaptasi diri :fisik,
konsep diri.
. Berpotensi u/ sehat & sakit
. Bukan penerima perawatan yg pasif
 PUSAT PERHATIAN PERAWAT:

- Kpd Kes. Pasien, bukan penyakitnya


- Tujuan pengobatan: memaksimalkan
kemandirian, potensi, fungsi, peran.
 Sarananya : hub interpersonal prwt-klien
 Alat utama : DIRI SENDIRI
o/k itu perawat perlu mengenal &
mengembangkan diri ( dg cara API & Johari
Window).
 Prinsip :” SETIAP TINDAKAN KEP. HRS
MEMBAWA DAMPAK POSITIF THD
PASIEN “
SEJARAH PERKEMBANGAN KEP. KES.
JIWA Di LUAR NEGRI
I. SBLM ABAD XVIII: II. AKHIR ABAD XVIII:
 Penyebab ggn. Jiwa :  Mulai ada
magic, gaib, roh halus. psychoterapi,klasi
 Therapi: doa, mantera, fiakasi `gg jiwa
air u/ mensucikan,
 Weyer(dokter,
ritual adat istiadat.
oleh ulama, pendeta dll Jerman)
 Pendekatan hukuman
uraikan
(PUNITIVE bbrp kategori
APPROACH): diagnosis psikiatri
-menjauhkan ps dr
masy.
-Perlakukan ps dg kejam
III. ABAD XVIII-XIX:  Bersifat CUSTODIAL
CARE:

 Pendekatan MORAL
TREATMENT - Isolasi
(memanusiakan - RSJ diluar kota
pasien) - Jauh dr masyarakat
 Dipelopori:  Jmlh ps. dan perawat tdk
- Philipe Pinel seimbang  kronik.
(1745-1826)  Emil Kraepelin (1856-
- Willian 1926) menggolongkan
Tuke(1770-1822) berbagai bentuk klinik
 Therapi: ikatan peny. jiwa
dibuka,kebersihan
ps dan lingkungan,
memperkerjakan
ps.dikebun RS. dll
IV. ABAD XX:

 Th. 1909 anak-anak


menjd perhatian
 Th.1946: ditanda
 Th.1909-1945: tangani kesepakatan
SIGMUND FREUD penanganan mslh kes.
sbg BAPAK PSIKIATRI Mental, melalui:
(FATHER OF - Riset
PSYCHYATRIC).
- Perkembangan manusia - Services
- Mental health services - Training
- Program training
V. ERA BARU:  Dikenal:

 RSJ didirikan ditengah . Day care


masyarakat,u/: . Night care
- meningkatkan pely. . After care clinic
Kes wa : prevensi, . Pely. Darurat 24 jam.
diagnosis dini,
pengobatan dan
rehabilitasi.
SEJARAH PERKEMBANGAN KEP.
KES. JIWA Di INDONESIA
 Th. 1862:  Tg. 23-6-1902 : RSJ.
- Sensus ps. Jiwa di Lawang (500 bed)
Jawa & Madura  Th. 1923 : RSJ.
- RS. Cina Jakarta : Magelang ( terapi
merawat ps. kerja pertanian)
Gg.jiwa dg teralis,  Th. 1942-1945: jml ps
pintu yg kuat, meningkat : 1944
lubang u/ banyak ps meninggal
mengintip. ,prwtn masih minim.
. Tg. 1-7-1882 : RSJ
Bogor (400 bed)
. Federasi dunia sejak th. 1992 menetapkan tg
10 Oktober sbg “ HARI KESEHATAN JIWA
SEDUNIA “
Tujuan:
- Menghormati hak-hak ps. gg. Jiwa
- Memperluas program pencegahan
yg bertujuan u/ mengurangi gg. Kes
wa diantara penduduk rentan.
- Memperluas pelayanan yg memadai
- Meningkatkan upaya perbaikan kes wa
optimal bagi penduduk dunia.
Tema Hari Kesehatan Jiwa 2016
“Dignity in Mental Health:
Psychological & Mental Health first
Aid for All”.

Masyarakat spy berpartisipasi dlm memberikan


PERTOLONGAN PERTAMA kes psikologis
dan mental dg meninggalkan STIGMA &
DISKRIMINASI thd orang dg gangguan jiwa.
Tema Hari Kesehatan Jiwa 2017
“Mental Health In the Workplace
(Kesehatan Mental di Tempat Kerja)”

 Belajar tentang Kesehatan Jiwa


 Melakukan hal yang menyenangkan di
lingkungan sekitar
 Menjadi teman bagi setiap orang
INDONESIA
SEHAT JIWA

4/13/2018 31