Anda di halaman 1dari 32

TUGAS IPA

TATA SURYA DAN ALAM SEMESTA

Disusun Oleh :
Nama : Iqbal Zain
No. Absen : 12
Kelas : 7-2
Jagad Raya
Jagad Raya adalah ruang yang maha luas dan tidak ada batasnya tempat benda-
benda langit yang berada, termasuk bumi yang merupakan tempat tinggal
manusia. Jagad Raya berisi bemilyar-milyar benda langit di antaranya bintang,
meteor, planet, satelit dan komet.

Teori Jagad Raya


Heliosentriz berasal dari kata helios artinya matahari dan centrum artinya pusat.
Jadi anggapan heliosentris bisa di artikan bahwa matahari sebagai pusat jagad
raya.
Geosentris berasal dari kata geo artinya bumi dan centrum artinya pusat. Jadi
anggapan geosentris artinya bahawa bumi adalah pusat alam semesta.
Antroposentris berasal dari kata anthropos yang artinya manusia
dan centrum artinya pusat. Jadi anggapan antroposentris meruapakan anggapan
bahwa manusia sebagai pusat segalanya.
Galaksi
Galaksi adalah sebuah sistem yang terikat oleh gaya gravitasi yang terdiri atas
bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutrón dan
lubang hitam) , gas dan debu kosmik médium antarbintang, dan kemungkinan
substansi hipotetis yang dikenal dengan materi gelap.

Bentuk Galaksi
Bentuk Spiral
a.Memiliki roda-roda Chaterina dengan lengan-lengan berbentuk spiral,
keluar dari pusat yang terang.
b.Berjumlah sekitar 60%
Contoh Galaksi Bentuk Spiral :

Andromeda

Bima Sakti
Bentuk Galaksi
Bentuk Spiral Berbatang
a.Lengan-lengan spiral galaksi ini keluar dari bagian ujung suatu pusat.
b.Jumlah sekitar 18 %
Contoh Galaksi Bentuk Spiral Berbatang :

Silvery

Bentuk Elips
a.Mulai dari bentuk seperti bola kaki hingga bola rugby.
b.Jumlah sekitar 18 %
Contoh Galaksi Bentuk Elips :
Ursa Mayor
Tata Surya
Tata Surya adalah tatanan benda-benda langit yang terdiri atas matahari sebagai pusat dan
sumber cahayayang dikelilingi oleh planet-palnet beserta satelit-satelitnya, asteroid, komet,
dll.

Teori Tata Surya


Teori Kondensasi, dikemukakan oleh Immanuel Kant tahun 1755 dan dikembangkan oleh
Pierre de Laplace tahun 1796.
Menjelaskan bahwa matahari dan planet-planetnya berasal dari sebuah kabut
pijar yang berpilin di jagat raya. Karena putarannya itu, sebagian dari massa kabut
lepas membentuk gelang-gelang sekeliling bagian utama gumpalan kabut, gelang
itu membentuk gumpalan dan membeku menjadi planet-planet.

Teori Planetesimal, dikemukakan oleh T.C Chamberlain tahun 1843-1928 dan F.R Moulton
tahun 1872-1952.
Teori ini hampir mirip dengan teori kabut hanya saja didalam kabut terdapat
material padat yang berhamburan disebut planetesimal. Masing-masing benda
padat mempunyai daya tarik sehingga benda saling tarik menarik dan
membentuk gumpalan besar yang disebut planet.
Teori Tata Surya
Teori Pasang Surut Bintang, dikemukakan oleh James Jeans dan Harold Jeffreys tahun 1917.
Menjelaskan bahwa pada permukaan matahari terjadi proses pasang surut akibat
daya Tarik bintang besar yang melintas sehingga membentuk tonjolan seperti
cerutu, kemudian terputus membentuk tetesan massa gas raksasa dan membeku
menjadi planet dan matahari memiliki gaya tarik terhadap tetesan massa gas
hingga berubah menjadi tata surya

Teori Vorteks dan Protoplanet, dikemukakan oleh Karl Von Weiszacker dan Gerard P.
Kuiper tahun 1940.
Menjelaskan bahwa menjelaskan bahwa nebula terdiri atas vorteks-vorteks yang
merupakan sifat gerakan gas yang menyebabkan pola sel-sel yang bergolak. Pada batas
antar sel terjadi tumbukan antarpartikel yang kemudian membesar menjadi planet.
Anggota-Anggota Tata Surya
Matahari
Matahari merupakan bintang yang paling besar. Bintang adalah benda
langit yang mampu memancarkan cahaya. Kemampuan ini menjadikan matahari
sebagai sumber cahaya yang juga energi utama dalam sistem tata surya. Matahari
merupakan pusat dalam sistem tata surya. Matahari memiliki ukuran yang sangat
besar. Diameter matahari ialah 1.391.980 km, suhu permukaannya mencapai 5.500
derajat celcius.

Matahari dikenal sebagai bola raksasa yg terbentuk dari gas hidrogen dan
helium. Nicoalus copernicus adalah orang yang pertama mengemukakan teori bahwa
matahari adlah pusat predaran tata surya pada abad ke-16. Teori ini kemudian
dibuktikan oleh Galileo Galilei dalam pengamatan angkasa lainnya.
Bagian-Bagian Matahari
2. Zona Radiasi
Daerah yang menyelubungi inti
matahari. Energi dalam bentuk
radiasi ini berkumpul didaerah
tersebut sebelum diteruskan
kebagian inti matahari yang lebih
luar. suhu dari bagian dalam
kebagian luar mencapai 7 juta
hingga 2 juta derajat celcius.

1. Inti Matahari
Area terdalam dari matahari yang memiliki suhu sekitar 15 juta derajat
celcius dan 27 juta fahranhet. Berdasarkan perbandingan
radius/diameter bagian inti berukuran seperempat jarak dari ousat ke
permukaan. Inti matahari juga dijadikan sbagai tempat berlangsungya
reaksi fusi nuklir helium menjadi hidrogen.
Bagian-Bagian Matahari
3. Zona Konvektif
Lapisan yang dimana suhu mulai mulai menurun.suhu zona konvektif adalah
sekitar 2 juta derajat celsius setelah keluar dari zona radiatif ,atom-atom
berenergi dari inti matahari akan bergerak menuju lapisan lebih luar yang
memiliki suhu yang lebih rendah.penurunan suhu tersebut menyebabkan
terjadinya perlambatan gerakan atom sehingga pergerakan secara radiasi
menjadi kurang efisien lagi.energi dari inti mataharimembutuhkan waktu 170.000
tahun untuk mencapai zona konvektif.

4. Fotosfer
Fotosfer atau permukaan matahari meliputi wilayah setebal 500
kilometer dengan suhu sekitar 5.500 derajat Celsius (10.000 derajat
fahraenhaet). Sebagian besar radiasi matahari yang dilepaskan
keluar berasal dari fotosfer. Energi tersebut di observasi sebagai
sinar matahri di bumi, 8 menit setelah meninggalkan matahari.
Bagian-Bagian Matahari
4. Kromosfer
Lapisan diatas Fotosfer. Warna dari kromosper biasanya tidak terlihat karna
tertutup cahaya yang begitu terang yang dihasilkan fotosfer. Namun saat terjadi
gerhana matahari total dimana bulan bulan menutupi fotosfer, bagian kromosfer
akan terlihat sebagian bingkai berwarna merah di sekeliling matahari.

5. Korona
bagian paling luar dari atmosfer matahari,. Korona tidak terlihat secara
langsung dari bumi,kecuali pd saat terjadinya gerhana matahari total atau
dgn bantuan teleskop dgn persi juli 2009 silam seoorang veteran pemburu
gerhana berhasil mengabadikannya dlm bentuk poto yg spektakuler
Aktivitas Matahari
7. Noda Matahari yaitu daerah gelap pada fotosfer. Daerah gelap ini timbul karena
suhu pada daerah tersebut lebih rendah daripada daerah sekitarnya. Perbedaan suhu
itu disebabkan oleh terhalangnya kepulan (gumpalan) gas panas dari bagian dalam
matahari (inti matahari). Hal ini terjadi karena adanya gangguan medan magnet
matahari.

8. Granulasi Fotosfer timbul karena perbedaan suhu yang sangat besar antara inti dan
fotosfer. Suhu di inti matahari mencapai 15 juta K, sedangkan di fotosfer 5.700 K.
Adanya granula menyebabkan permukaan fotosfer tidak rata. Akibatnya, di fotosfer
terbentuk daerah-daerah gelap yang disebut bintik-bintik matahari

9. Prominensa adalah peristiwa ledakan yang disertai dengan pancaran lidah api.
Lidah api yang dipancarkan itu disebut protuberans. Jadi, prominensa dapat
dikatakan sebagai ledakan matahari yang disertai dengan pancaran protuberans.
Pancaran tersebut dapat mencapai ketinggian 230.000 km sehingga dapat
menembus masuk ke lapisan kromosfer dan korona. Akibatnya, banyak gas hidrogen
pada lapisan tersebut terionisasi menjadi proton dan elektron (partikel bermuatan).
Partikel-partikel bermuatan tersebut terpancar dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Sebagian di antaranya sampai ke atmosfer bumi.
The Planets
MERKURIUS
1. Merkurius adalah planet yang
paling dekat dengan matahari.
Merkurius memiliki diameter
sekitar 40% lebih kecil
dibandingkan Bumi (4879,4
km), dan lebih besar daripada
bulan.
2. Merkurius bukan planet yag
ramah bagi manusia. Selain
memiliki atmosfer yang amat
tipis, temperaturnya teramat
panas.
VENUS

Venus adalah planet terdekat kedua


dari matahari setelah merkurius.
Planet ini memiliki radius 6.052 km
dan mengelilingi matahari dalam
waktu 224,7 hari. Venus terdiri dari
97% CO2 dan 3% nitrogen, sehingga
hampir tidak mungkin terdapat
kehidupan.
BUMI
1. Bumi adalah planet ketiga dari
Sembilan planet dalam tata surya.
Diperkirakan usianya mencapai
4,6 milyar tahun.
2. Jarak antara bumi dengan
matahari adalah 149.6 juta
kilometer atau AU (ing:
anstronomical unit).
3. Di planet yang satu ini mempunyai
kehidupan yang sangat besar
karna memiliki 78% nitrogen, 21%
oksigen, dan uap air,
karbondiksida, dan gas
MARS
1. Mars adlah planet yangJarak
dengan matahari kurang lebih
228 juta km, dengan garis
tengah 6800km. Rotasi mars 24
jam 36 menit. Revolusi 1,88 tahun
atau 23 bulan.
2. Pada planet ini terjad
pergantian musim seperti bumi
3. Pada bagian kutub terdapat es,
atmosfer Mars sangat tipis.
Mars tampak seperti bintang
Merah. Memiliki satelit phobos
dan deimos
JUPITER

1. Jupiter adalah planet terdekat kelima dari


matahari setelah merkurius, venus, bumi, dan mars
2. Jarak rata rata antara Jupiter dan matahari adalah
778,3 juta km, dan Jupiter adalah planet terbesar dari
semua planet yang ada di tata surya
SATURNUS

1. Saturnus, planet ke enam dalam tata surya kita,


terkenal sebagai planet bercincin. Jarak Saturnus
sangat jauh dari matahari. Karena itulah, saturnus
tampak tidak terlalu cerah dari bumi. Saturnus
berevolusi dalam waktu 29,46 tahun. Setiap 378 hari,
bumi, saturnus, dan matahari akan berada dalam
satu garis lurus.
URANUS
1. Uranus adalah planet terdekat ke-
7 dari matahari setelah saturnus
2. Uranus memiliki jarak dengan
matahari sebesar 2875 juta km.
Uranus memiliki Diameter
mencapai 51.118 km dan
memilikimassa 14,54 massa bumi.
Periode rotasi ini adalah 17,25 jam,
sedangakan periode evolusi adalah
84 tahun.
NEPTUNUS
1. Neptunus merupakan planet
terjauh ke-8 jika ditinjau dari
matahari
2. Neptunus memiliki jarak rata-rata
dengan matahari sebesar 4.450 juta
km. Neptunus memiliki diameter
mencapai 49.530 km dan memiliki
massa 17,2 massa Bumi. Periode rotasi
planet ini adalah 16,1 jam, sedangkan
periode revolusi adalah 164,8 tahun.
Planet ini mirip bentuknya dengan
Bulan dengan lapisan tipis silikat
SATELIT
• Satelit merupakan benda langit
yang mengorbit planet dan
mengiring planet di dalam
mengorbit matahari.
• satelit alam dinamakan juga
Bulan
• Satelit buatan yang digunakan
untuk komunikasi
PERIODE ROTASI BULAN
• Bulan didalam berevolusi bidang orbit bulan
membentuk sudut 50 terhadap bidang edar
bumi (ekliptika)
Bulan melakukan tiga gerakan putaran
sekaligus :
1. Bulan berputar mengitari bumi (Revolusi)
2. Bulan berputar pada porosnya (Rotasi)
3. Bulan bersama Bumi mengitari Matahari

Bidang edar bulan dan


bidang edar bumi yang
membentuk sudut 50
menyebabkan
terjadinya gerhana
bulan maupun gerhana
matahari
Thank You