Anda di halaman 1dari 9

BANGSA INDONESIA RAWAN

KONFLIK

Disampaikan Oleh:
Dr. H. Ngusmanto, M.Si
Staf Pengajar FISIP UNTAN
Jl. Karangan No. 27 Komplek UNTAN
HP. 08125711773
Email: ngusmantountan@gmail.com
DI SISI LAIN RAWAN KONFLIK. KITA
SUDAH BERHADAPAN DENGAN
DISINTEGRASI. DISINTEGRASI ADA DUA
YAITU:

a. Disintegrasi Sosial ini terwujud


dalam bentuk konflik sosial baik
horizoltal maupun pertikal seperti
konflik antar kelompok, suku, rakyat
dengan pemerintah yang terjadi di
banyak tempat
b. Disintegrasi Fisik
(Memisahkan diri/merdeka)
seperti Timor Timur dan yg
berpotensi adalah gerakan
RMS dan OPM
REALITAS LAIN YANG CUKUP RAWAN
ADALAH MUNCULNYA EGOISME
KEDAERAHAN DAN ETNIK YANG BEGITU
KUAT YANG TERJADI DI BANYAK
DAERAH

HAL INI LEBIH DIKENAL SEBAGAI WUJUD


PRIMORDIALISME YANG MAKIN
MENGAKAR DAN KUAT MELALUI IKATAN
SUKU ATAU DAERAH
KERAWANAN TERSEBUT MENJADI
TUGAS KITA BERSAMA UNTUK
MENGATASINYA. UNTUK ITU KITA
HARUS MEMBANGUN DAN ATAU
MEWUJUDKAN:

a. Integrasi Nasional
b. Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI)
c. Wawasan Kebangsaan
INTEGRASI NASIONAL

ADALAH SUATU PROSES


PERUBAHAN LOYALITAS DARI
LOYALITAS SEMPIT
(KELOMPOK, SUKU DAN
DAERAH) MENJADI LOYALITAS
LUAS (BANGSA DAN NEGARA)
UNTUK MERUBAH LOYALITAS INI
BANYAK KENDALA SEPERTI
BANYAK KESENJANGAN YANG
TERJADI ANTAR DAERAH,
PEMBAGIAN SDA YANG TIDAK ADIL,
REKRUITMEN POLITIK LOKAL YANG
SEDIKIT, BANYAK SAKIT HATI,
KERAGAMAN DIGANTI
KESERAGAMAN DAN ENTAH
APALAGI
WAWASAN KEBANGSAAN KITA (DI
INDONESIA) MEMILIKI PENGIKAT
YANG SANGAT KUAT YAITU:
a. Pancasila
b. Bendera Merah Putih
c. Bhinneka Tunggal Ika
d. Burung Garuda
e. Lagu Indonesia Raya
f. Bahasa Indonesia
g. NKRI
h. UUD 1945
PERSOALANNYA: SEMUA PENGIKAT
KITA (SEBAGAI PEMERSATU, PEREKAT
ANTAR ANAK BANGSA) TERSEBUT
MULAI DILUPAKAN BANYAK ANAK
BANGSA.

SEBAGAI KONSEKUENSI, BANGSA KITA


MAKIN LEMAH PERSATUANNYA, MUDAH
KONFLIK, SALING MENJATUHKAN,
MENINGGALKAN ETIKA, BANYAK YANG
MENAFIK DAN ENTAH APA LAGI