Anda di halaman 1dari 28

TRACKER

Langkah-langkah dalam penggunaan


Tracker adalah sbg berikut:
 Memasukkan Video
Pilihlah menu File > Open File di bagian pojok kiri. Setelah
itu carilah (look in) file video tentang gerak yang sudah kita
simpan di komputer sebelumnya.
 Memilih Frame Video
dikarenakan video yang ingin dianalisis terlalu panjang, maka
hanya sebagian video yang digunakan untuk proses analisis.
Adapun cara memilih bagian mana yang ingin dianalisis ikuti
langkah berikut:
 Tekan tombol seperti yang ditunjukan pada gambar 2.3 (a) dan
lihat jumlah frame yang muncul pada gambar 2.3 (b)
 Ulangi langkah di atas untuk mendapatkan jumlah frame akhir
video. Catat kedua nomor frame tersebut.
 Setelah frame yang dianalisis ditemukan, klik tombol pengaturan
video sesuai yang ditunjukkan pada gambar 2.3 (c) hingga muncul
seperti gambar 2.4 dibawah ini

Pada gambar diatas menunjukkan laman untuk memilih frame yang


dianalisis seperti langkah berikut:
 Isilah nomor frame permulaan video yang ingin dianalisis seperti
yang ditunjukkan pada gambar 2.4 (a) dan akhir frame seperti pada
gambar 2.4 (b)
 Pastikan tombol titik awal dan akhir video yang ingin dianalisis
telah sesuai dengan aturan frame yang Anda inginkan seperti yang
ditunjukkan pada gambar 2.4 (c). Posisi tombol atur frame
bergantung pada keinginan Anda bagian mana yang ingin dianalisis,
kanan, kiri atau tengah.
 Mengatur Parameter
Tujuannya agar nilai yang dihasilkan nanti sama untuk setiap
frame.
a. Calibration Stick (Pita Pengukur)

 Klik tombol calibration seperti yang ditunjukkan pada gambar


2.5 (a)
 Klik New setelah itu pilih Calibration Stick seperti pada
gambar2.5 (b)
Setelah diklik Calibration Stick maka satu garis biru akan
muncul seperti yang ditunjukkan pada gbr 2.6 (a). Kemudian
arahkan kursor untuk menggerakkan garis biru tersebut pada
skala yang telah disediakan seperti yang ditunjukkan pada
gambar 2.6 (b). Seperti langkah berikut:
 Klik garis biru dan tarik ke bagian bawah skala yang telah
disediakan. Posisi skala tergantung pada eksperimen apa yang
Anda lakukan.
 Klik pada ujung sebelah kiri atau kanan garis biru dan tarik
sesuai dengan panjang skala yang telah anda Tetapkan seperti
yang ditunjukkan pada gambar 2.7. catat skala yang Anda
kehendaki tersebut.
Setelah garis biru berada pada skala yang disediakan seperti
yang ditunjukkan pada gambar 2.7 (a). Klik nilai yang
ditunjukkan pada gambar 2.7 (b) untuk mengisi nilai skala yang
ditetapkan dalam satuan international (SI). Contohnya jika
skala yang disediakan 20cm maka nilai yang diisi adalah 0,2
(tanpa satuan meter) seperti yang ditunjukkan pada gambar 2.8
berikut.
 Point Mass (Titik Massa)
point mass merupakan tanda yang akan dirujuk pada objek
yang ingin dianalisis pergerakannya dalam video. Cara untuk
mengatur point mass seperti gambar 2.10 berikut.

 Klik tombol ‘create’ dan ‘point mass’ seperti yang ditunjukkan


pada gambar 2.10 (a) hingga layar ‘track control’ akan muncul
seperti pada gambar 2.10 (b).
 Klik tombol ‘Mass A’ seperti petunjuk pada gambar 2.11 (a)
maka akan muncul menu seperti yang terlihat pada gambar di
atas, diantaranya ialah:
a. Tombol yang ditunjukkan pada gambar 2.11 (b) berfungsi
untuk menukar nama objek.
b. Tombol yang ditunjukkan pada gambar 2.11 (c) berfungsi
untuk menukar warna simbol
c. Tombol yang ditunjukkan pada gambar 2.11 (d) berfungsi
untuk bentuk tombol
d. Tombol yang ditunjukkan pada gambar 2.11 (e) berfungsi
untuk menghilangkan titik
e. Tombol yang ditunjukkan pada gambar 2.11 (f) berfungsi
untuk menghapus.
 Jika analisis melibatkan massa, maka nilai massa perlu
dimasukkan pada ruangan ‘mass’ seperti yang ditunjukkan
pada gambar 2.11 (g).
 Nilai yang dimasukkan perlulah dalam SI dan ditulis tanpa
satuan.
 Penandaan Titik
dapat dilakukan dalam dua cara, yaitu secara auto atau
manual. Titik yang ditanda akan menunjukkan nilai di dalam
tabel data dan menghasilkan grafik yang langsung dapat
dipantau pada layar grafik.

a. Secara Autotracker
proses ini memudahkan penandaan titik yang terlibat.
Namun penting diperhatikan titik yang ditandai memiliki
warna yang berlawanan dengan latar belakang objek. Proses
melakukan autotracker dapat Anda ikuti langkah-langkah
berikut ini.
Untuk plot titik secara auto:
 Klik pada ‘Mass A’ seperti yang ditunjukkan pada gambar 2.12
(a) muncul menu seperti gambar diatas.
 Pilih ‘Autotracker’ seperti yang ditunjukkan tanda panah pada
gambar 2.12 (b) hingga muncul sebuah layar seperti gambar
2.12 (c).
 Pada waktu yang sama pada ruang plot grafik sebelah kanan
akan muncul seperti yang ditunjukkan pada gambar 2.12 (d)
untuk menunjukkan grafik berdasarkan data yang dilacak.
 Sedangkan bagian bawah pada gambar 2.12 (e) akan
dihasilkan sebuah tabel data yang akan menunjukkan nilai titik
yang telah ditanda.
 Klik ‘Shift + ctrl’ secara bersamaan dan jangan dilepas.
 Gerakkan kursor pada objek dan klik (lepaskan ‘Shift + ctrl).
 Satu tanda akan dihasilkan seperti yang ditunjukkan pada
gambar 2.13 (a).
 Pastikan ‘Track’ seperti yang ditunjukkan pada gambar 2.13
(b).
 ‘Template’ dan ‘Match’ berdasarkan objek yang diklik seperti
yang ditunjukkan gambar 2.13 (c).
 Setelah yakin semua telah lengkap, klik tombol ‘Search’
seperti ditunjukkan pada gambar 2.13 (d) untuk memulai
penandaan titik.
 Titik yang telah ditanda akan muncul pada halaman grafik
seperti yang ditunjukkan pada gambar 2.13 (e) dan nilai akan
ditunjukkan dalam tabel data seperti yang terlihat pada gambar
2.13 (f).
 Setelah selesai tutup kembali dengan cara klik tanda close
(tutup) seperti petunjuk pada gambar 2.13 (g).

Jika keadaan seperti yang ditunjukkan pada gambar diatas terjadi


saat melakukan autotrack karena template pada gambar 2.14
(a) tidak sama dengan objek frame seperti yang ditunjukkan
pada gambar 2.14 (b), maka Anda dapat mengklik tombol
‘Accept’ seperti yang diarahkan pada gambar 2.14 ©. Solusi
lainnya Anda dapat melakukan secara manual.
b. Secara Manual
Proses penandaan secara manual sangat penting untuk
diketahui supaya setiap tanda dapat melakukan pelacakan
secara tepat. Penandaan secara manual membutuhkan
ketelitian mata ketika hendak menanda objek. Adapun cara
penandaan manual seperti yang ditunjukkan pada gambar 2.15
berikut
Adapun proses menanda objek secara manual :
 Tekan ‘Shift’ dan kursor panah akan berubah menjadi petak.

 Klik pada objek yang ingin Anda tandai hingga muncul tanda
pada titik berwarna tersebut seperti yang ditunjukkan gambar
2.15 (a).
 Setelah klik dilakukan maka frame akan bergerak ke depan,
dapat Anda perhatikan gambar 2.15 (b)
 Lakukan proses tersebut hingga selesai dan grafik akan
muncul pada halaman grafik seperti ditunjukkan pada gambar
2.15 (c) dan tabel data dapat Anda lihat seperti pada gambar
2.15 (d).
 Pastikan plot adalah pada objek yang benar sesuai penamaan
objek, lihat petunjuk gambar 3.1 (a)
 Maka titik yang dihasilkan akan berupa simbol dan warna
yang sama seperti yang ditunjukkan gambar 3.1 (b)
 Pengaturan pada halaman grafik yang terlihat pada gambar 3.1
(c) perlu sama dengan pengaturan yang ditunjukkan pada
gabar 3.1 (a). Ini diperlukan agar grafik yang dihasilkan
berdasarkan jejak yang sama seperti yang ditunjukkan pada
gambar 3.1 (b).
 Begitu pula dengan nilai dalam tabel dan data perlu
diperhatikan pengaturannya telah sama, lihat petunjuk gambar
3.1 (e).
 Sumbu x pada grafik boleh diubah dengan cara klik pada
simbol yang ditunjukkan gambar 3.1 (d)
 Cara Memilih Simbol
apabila simbol pada sumbu x grafik diklik, maka akan muncul
layar seperti yang ditunjukkan gambar di bawah ini. Hal
serupa juga diklik pada sumbu y.
 Cara Mengganti Simbol pada Tabel Data

 Grafik pada gambar di atas ialah grafik x terhadap t seperti yang


ditunjukkan pada gambar 3.3 (a).
 Untuk memilih data yang diperlukan, klik pada ‘table’ seperti yang
ditunjukkan pada gambar 3.3 (b) dan sebuah layar akan muncul seperti
yang ditunjukkan gambar 3.3 (c).
 Pada awalnya tabel data akan memberikan nilai t, x, dan y, lihat gambar 3.3
(d).
 Pilihlah nilai data sesuai eksperimen fisika apa yang sedang Anda lakukan
dapat dipilih dengan cara centang seperti pada gambar 3.3 (c).
 Memindahkan Data ke Excel
jika Anda ingin memindahkan data pada Excel, langkahnya
sebagai berikut :
 Klik pada nilai yang dikehendaki seperti apa yang ditunjukkan
gambar 3.4 (a) maka akan dihasilkan seperti ditunjukkan pada
gambar 3.4 (b).
 Untuk memindahkan data ke Excel, klik pada salah satu kolom
tabel data kemudian tekan ‘ctrl + A’ untuk memilih semua data
seperti yang terlihat pada gambar 3.4 (c).
 Tekan ‘ctrl + C’ untuk copy dan ‘ctrl + V’ untuk paste pada
Excel.
 Cara Menambahkan Grafik

gambar di atas merupakan cara untuk mengatur beberapa grafik


dalam satu halaman.
 Klik ‘Plot’ maka akan terlihat seperti gambar 3.5 (a) dan pilih
sesuai jumlah grafik yang Anda butuhkan.
 Untuk membesarkan grafik, klik tombol yang ditunjukkan
panah pada gambar 3.5 (b), sedangkan untuk membesarkan
tabel data ikuti arahan yang ditunjukkan gambar 3.5 (c).
 Pada gambar di atas telah dipilih 3 jenis grafik yang ingin
dilihat yaitu x terhadap t pada gambar 3.6 (b), vx terhadap t
pada gambar 3.6 (b), ax terhadap t pada gambar 3.6 (c).
 Untuk mengecilkan layar tersebut, klik tombol yang
ditunjukkan gambar 3.6 (d). Layar akan kembali pada
tampilan awal.
 Hal serupa juga dilakukan untuk membesarkan tabel data.
 Cara Menambah Parameter Baru

 Klik ‘define’ seperti arahan pada gambar 3.7 (a) sehingga muncul
layar seperti gambar 3.7 (b).
 Untuk menambahkan persamaan baru perlu melakukan beberapa
langkah berikut :
a. Tekan ‘add’ untuk tambahan ruang parameter baru seperti
ditunjukkan gambar 3.7 (c).
b. Double klik untuk mengisi nilai parameter seperti yang
ditunjukkan pada gambar 3.7 (d) dan tekan ‘enter’
c. Tekan tombol ‘add’ untuk tambah ruang persamaan seperti yang
ditunjukkan pada gambar 3.7 (f) lalu tekan ‘enter’ setelah selesai
d. Double klik untuk isi persamaan mengikuti fungsi Excel pada
gambar 3.7 (g) dan tekan ‘enter’ setelah selesai.
Contoh :

 Pada gambar 3.8 (a) perlu diisi simbol parameter sebagai


contoh g yang merupakan simbol dari gravitasi setelah diklik
terlebih dahulu lalu tekan ‘enter’ setelah mengisinya. Perlu
juga diisi nilai parameter dari g ialah 9,8 seperti yang
ditunjukkan pada gambar 3.8 (b).
 Isi nilai PE sebagai contoh dari energi potensial yang
persamaannya PE = mgh. Karena objek bergerak pada sumbu
y maka simbol h diganti dengan nilai y seperti yang
ditunjukkan pada gambar 3.8 (c) setelah diklik terlebih dahulu.
 Setelah selesai akan muncul satu pilihan baru pada layar untuk
data seperti yang ditunjukkan pada gambar 3.9 (a).
 Apabila diklik pada simbol sumbu x maka akan muncul
seperti yang ditunjukkan pada gambar 3.9 (b).

Selamat! Anda telah sukses menambahkan persamaan baru


dalam Tracker.
 Cara Simpan Hasil Analisis

 Klik pada ‘file’ seperti yang ditunjukkan pada gambar 3.10 (a) dan
pilih ‘Save Tab As’ seperti gambar 3.10 (b).
 Satu layar seperti gambar 3.10 (c) akan muncul dan beri nama
folder yang ingin Anda simpan hasil analisis Tracker.
 Beri nama file tersebut pada laman yang ditunjukkan gambar 3.10
(d). File akan tersimpan dengan format trk.
 Setelah selesai klik tombol ‘Save’ seperti arahan pada gambar 3.10
(e).

Selamat! Anda telah sukses menyimpan hasil analisis Tracker dalam


format Tracker.