Anda di halaman 1dari 19

HUBUNGAN PERILAKU MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT

PADA SISWA KELAS IV DAN V MI AL MAARIF 12 DESA ARDIMULYO


KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG

KELOMPOK 2
Nama Anggota :
-Haning Palutfi (10615077)
-Hanna Tyas Tuhu Pratiwi (10615044)
-Mya Dewi Siaminingrum (10615036)
-Nada Fauzana (10615004)
-Nadya Javani Pranida (10615005)
-Nafilah Kurnia Sari (10615042)
-Ni Putu Tendy Mudiani (10615080)
-Rachmad Yonis Rizaldy (10615120)
PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

90 % PENDUDUK INDONESIA => PENYAKIT GIGI DAN MULUT

Hasil survei pendahuluan :


• 60% siswa tidak menyikat gigi sesudah sarapan dan sebelum tidur,
• 65% siswa tidak mengganti sikat gigi 3 bulan sekali
• 55% memakan makanan panas dan dingin dalam waktu bersamaan
• 70% tidak kontrol ke dokter gigi 6 bulan sekali dan tidak menyikat gigi
selama 2 menit.
B. RUMUSAN MASALAH

Apakah terdapat hubungan perilaku menyikat gigi dengan


kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas IV dan V MI Al Maarif 12 di
Desa Ardimulyo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang?
Tujuan Umum

Mempelajari hubungan perilaku menyikat gigi dengan kebersihan gigi dan mulut pada
siswa kelas IV dan V MI Al Maarif 12 di Desa Ardimulyo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang

Tujuan Khusus

• Mengetahui distribusi frekuensi karakteristik responden


• Mengetahui distribusi frekuensi perilaku menyikat gigi responden
• Mengetahui distribusi frekuensi kebersihan gigi dan mulut
• Menganalisis hubungan perilaku menyikat gigi dengan kebersihan gigi dan mulut
Manfaat Teoritis
Manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini adalah dapat memberikan
pembelajaran mengenai perilaku menyikat gigi dengan kebersihan gigi dan mulut.

Manfaat Aplikatif
a. Secara institusional manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini adalah
memberikan tambahan pengetahuan, mengenai pentingnya perilaku menyikat gigi
dengan kebersihan gigi dan mulut.
b. Manfaat bagi masyarakat adalah memberikan informasi mengenai pentingnya
perilaku menyikat gigi dengan kebersihan gigi dan mulut.
KERANGKA KONSEP

Faktor Faktor Faktor


Predisposisi Pendukung Pendorong

Perilaku Menyikat Gigi

Kebersihan Gigi dan


diteliti
Mulut
Tidak Kalkulus Debris
Indeks Indeks
diteliti
Hipotesis :
Ada hubungan perilaku menyikat gigi dengan
kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas IV dan V MI Al
Maarif 12 Desa Ardimulyo Kecamatan Singosari Kabupaten
Malang.
METODOLOGI PENELITIAN

Analitik observasional dengan


RANCANGAN desain cross sectional.
PENELITIAN

MI Al Maarif 12 Desa Ardimulyo


LOKASI
Kecamatan Singosari Kabupaten
PENELITIAN
Malang.

WAKTU 12 Februari 2018 sampai dengan17


PENELITIAN Februari 2018.
POPULASI,SAMPEL,TEHNIK
SAMPLING

Populasi : Sampel : siswa kelas Teknik sampling : total


siswa kelas IV dan V MI Al IV dan V MI Al Maarif samping.
Maarif 12 Desa Ardimulyo 12 Desa Ardimulyo
Kecamatan Singosari Kecamatan Singosari
Kabupaten Malang Kabupaten Malang
sebanyak 45 orang. yang bersedia
dilakukan wawancara
dan observasi.

Variabel Bebas : Perilaku Menyikat Gigi


VARIABEL
Variabel Terikat : Kebersihan Gigi dan
Mulut
Kebersihan gigi dan mulut merupakan
suatu pemeliharaan kebersihan dan
hygiene struktur gigi dan mulut melalui sikat
Kebersihan gigi
gigi, stimulasi jaringan, pemijatan gusi dan
dan mulut prosedur lain yang berfungsi untuk
mempertahankan gigi dan kesehatan
mulut.

- DI-S
Cara Pengukuran
- CI-S
- OHI-S
Perilaku menyikat gigi adalah responden
dalam kebiasaan menyikat giginya sehari-
hari.

Perilaku Menyikat
Gigi
-frekuensi menyikat gigi,
- durasi menyikat gigi,
- pola menyikat gigi,
- teknik menyikat gigi,
Baik : jawaban perilaku positif 8-10
Hasil Cukup : jawaban perilaku positif 6-7
Kurang : jawaban perilaku positif 0-5

- Perilaku baik : jika jawaban benar 76 – 100 %


- Perilaku cukup : jika jawaban benar 56 – 75 %
KATEGORI - Perilaku kurang : jika jawaban benar ≤ 55%

Skala data Ordinal


PENGUMPULAN
DATA

Data Sekunder: Data primer :


-Profil desa Ardimulyo -Debris Indeks (DI-S) dan Kalkulus
-Profil MI Al Maarif 12 Indeks (CI-S)
Desa Ardimulyo -pengukuran Simplified Oral Hygiene
Index (OHI-S)
-wawancara menggunakan kuesioner

Instrumen Penelitian

-Alat diagnostik dasar


-Kuesioner dan lembar observasi
- Editing
Pengolahan Data - Scoring
- Coding
- Tabulating
- -processing
- Cleaning

Analisa Data Analisa data ini menggunakan


uji spearman
DISTRIBUSI FREKUENSI PERILAKU MENYIKAT GIGI

Perilaku n %

Baik 2 4,4

Sedang 12 26,7

Buruk 31 68,9

Total 45 100,0
Indeks Kebersihan Gigi dan Mulut (OHI-S)

Kategori OHI-S n %

Baik 26 57,8

Sedang 18 40,0
Buruk 1 2,2

Total 45 100,0
TABULASI SILANG PERILAKU MENYIKAT GIGI
DENGAN INDEKS KEBERSIHAN
GIGI DAN MULUT (OHI-S)

Perilaku OHI-S Total


Baik Sedang Buruk

n % n % n % n %

Baik 2 4,4 0 0,0 0 0,0 2 4,4

Sedang 9 20,0 3 6,7 0 0,0 12 26,7

Buruk 15 33,3 15 33,3 1 2,2 31 68,8

Total 26 57,8 18 40,0 1 2,2 45 100,0


ANALISA DATA HUBUNGAN PERILAKU MENYIKAT GIGI
DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT

katplk kohis
Spearman's rho Katplk Correlation
Coefficient 1,000 ,297*
Sig. (2-tailed) . ,047
N 45 45
Kohis Correlation
Coefficient ,297* 1,000
Sig. (2-tailed) ,047 .
N 45 45