Anda di halaman 1dari 22

Pengukuran Kualitas

Udara
Parameter Kimia
di Industri
NAMA ANGGOTA ;

 Shafrina Sekar P.
 Diana Surya
 Aulia Nur A.
PENGERTIAN

Udara adalah partikulat atau debu: suatu benda padat


yang tersuspensi di udara dengan ukuran 0,3 µm sampai
100 µm. Udara terdiri dari campuran gas antara lain 78%
nitrogen, 21% oksigen, dan 1% gas-gas lain seperti
xenon, karbon dioksida, argon, neon, hidrogen, helium
dan krypton.
30/ 05/ 2016

Pengertian-pengertian

• Kategori teknik sampling udara parameter kimia CARA PENENTUAN LOKASI


• Teknik Sampling Udara Emisi: teknik sampling SAMPLING
udara pada sumbernya seperti cerobong
pabrik dan saluran knalpot kendaraan • Prinsip: data yang diperoleh
bermotor harus dapat mewakili daerah
• Teknik Sampling Udara Ambien: sampling yang sedang dipantau 
kualitas udara pada media penerima memenuhi persyaratan yang
polutan udara/emisi udara. ditetapkan

Titik pemantauan kualitas udara KRITERIAPENENTUAN LOKASI


ambien ditetapkan dengan PEMANTAUAN KUALITASUDARA
mempertimbangkan: AMBIEN

1. Faktor meteorologi (arah & kecepatan • Area dengan konsentrasi pencemar tinggi
angin) • Area dengan kepadatan penduduk tinggi
2. Faktor geografi (topografi) • Di daerah sekitar lokasi penelitian
3. Tata guna lahan • Di daerah proyeksi 4
• Mewakili seluruh wilayah studi
30/ 05/ 2016

PERSYARATAN PEMILIHAN LOKASI PENGAMBILAN


CONTOH UJI

• Hindari tempat yang dapat merubah konsentrasi akibat


adanya absorbsi dan/atau adsorbsi
• Hindari tempat dimana pengganggu kimia terhadap
bahan pencemar yang akan diukur dapat terjadi
• Letakkan peralatan di daerah dengan gedung
/bangunan yang rendah dan saling berjauhan
• Jika pemantauan bersifat kontinyu: pemilihan lokasi
harus mempertimbangkan perubahan kondisi
peruntukan pada masa datang

5
30/ 05/ 2016

DASAR HUKUM
• Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 13
Tahun 1995 tentang: Baku Mutu Emisi Sumber Tidak
Bergerak
• KepKaBaPedal No 205/1996 tentang: Pengendalian
Pencemaran Udara Sumber Tidak Bergerak
• SEMenaker No SE-01/MEN/1997 tentang: NAB Faktor
Kimia di Udara Lingkungan Kerja

• Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 45


Tahun 1997 tentang: Indeks Standar Pencemar Udara
• Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak
Lingkungan No. 107 Tahun 1997 tentang: Pedoman
Teknik Perhitungan dan Pelaporan Serta Informasi
Indeks Standar Pencemaran Udara
• Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 1999
tentang: Pengendalian Pencemaran Udara
• Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 5
Tahun 2006 tentang: Baku Mutu Emisi Gas Buang 6
Kendaraan
30/ 05/ 2016

8
30/ 05/ 2016

SAMPLING LOCATION SELECTION


METHODS
• SNI 19-7119.6-2005: Udara Ambien Bagian 6:
“Penentuan Lokasi Pengambilan Contoh Uji
Pemantauan Kualitas Udara Ambien”
• SNI 19-7119.9-2005: Udara Ambien Bagian 9:
“Penentuan Lokasi Pengambilan Contoh Uji
Pemantauan Kualitas Udara Roadside”
• SNI 19-7118.3-2005: Emisi Gas Buang Sumber
Bergerak Bagian 3: “Cara Uji Kendaraan Bermotor
pada Kondisi Idle”
10
30/ 05/ 2016

SAMPLING METHODS

11
PRINSIP
Pemilihan lokasi dan penentuan titik pengambilan
contoh uji, harus mewakili daerah yang sedang
dipantau, sehingga data hasil pengukuran yang
diperoleh menggambarkan kondisi kualitas udara
daerah itu.
30/ 05/ 2016

Peralatan Sampling Udara


1. Impinger
2. Pompa
3. Bahan penyerap (Sox, Nox, H2S NH3 )
4. Kabel listrik/genset
5. Formulih hasil pemeriksaan
6. Cool box

13
30/ 05/ 2016

PERALATANSAMPLINGGAS

Gambar 1. Impinger

14
30/ 05/ 2016

Tabung dan Peralatan Impinger

15
PERSAYARATAN PENEMPATAN
ALAT PENGAMBILAN CONTOH UJI
1. Pilih lokasi pengambilan contoh uji di stasiun roadside
2. Tempatkan alat pengambil contoh uji yang alirannya
bebas
3. Tempatkan alat pengambil contoh uji pada lokasi yang
tidak terpengaruh oleh peristiwa adsorpsi maupun
absorpsi
4. Tempatkan alat pengambil contoh uji di tempat yang
aman yang bebas dari pengganggu fisika
5. Hindari daerah yang rawan kerusuhan, bencana alam
seperti banjir
6. Perhatikan tipe jalan (lebar, sempit, canyon, atau jalan
tol, demikian juga persimpangan jalan, perhentian
kendaraan
LANGKAH-LANGKAH
PENGAMBILAN CONTOH UJI
1. Tempatkan peralatan pengambil contoh uji pada
lokasi yang mempunyai prasarana seperti listrik
2. Tempatkan peralatan pengambil contoh uji di daerah
terbuka (gedung atau bangunan yang rendah da
saling berjauhan
3. Penempatan peralatan berjarak 1 meter sampai
dengan 5 meter dengan 5 meter dari pinggir jalan
yang akan diambil contoh uji dan pada ketinggian 1,5
m sampai dengan 3 meter dari permukaan jalan
4. Ukur kepadatan lalu lintas dari jalan yang akan diambil
contoh uji kemudian dikategorikan kepadatan lalu
lintas (kurang 2000, 2000-10000 dan lebih dari 10000
kendaraan perhari)
Cara Kerja
impinger

18
ANALISA SAMPEL
PETA PEDOMAN ATAU ACUAN DALAM
MENENTUKAN SUATU LOKASI
PEMANTAUAN KUALITAS UDARA
ROADSIDE;
PELAPORAN
Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut:
1. Nama lokasi/jalan
2. Tanggal pengukuran
3. Nama petugas
4. Catatan fasilitas pemantauan (fasilitas sampling,
jarak titik pengambilan contoh dari bangunan,
pohon, jalan)
5. Data kondisi meteorologi
6. Denah lokasi
TERIMA KASIH.