Anda di halaman 1dari 23

STANDARDISASI

Lintang Dian Saraswati, SKM,


M.Epid
Tahun PJK CVD Lung Accide Pneum Homici Lainny
cancer bt onia de a
1971 5.538 14.594 1.358 1.765 1.480 869

1972 5.910 15.070 1.420 1.885 1.428 953

1973 5.897 15.494 1.466 1.847 1.507 985

1974 5.647 15.529 1.528 1.570 1.196 1.024

1975 5.253 14.887 1.795 1.320 1.233 871


STANDARDISASI
• Angka Kasar  Indikator populasi secara umum
• Mewakili populasi
• Dipengaruhi oleh tingkat perbedaan pada setiap sub
kelompok (misalnya: umur, sex, ras, dll)

• Angka Adjusted  Indikator fiktif yang dihitung


menggunakan prosedur standardisasi
• Mewakili populasi
• Tidak dipengaruhi oleh perbedaan pada setiap sub kelompok
STANDARDISASI
Definisi Standardisasi:
• Cara untuk mengontrol (menghilangkan
pengaruh) satu variabel confounding
dengan jalan menggunakan populasi
standar

Variabel confounding  variabel yang


diketahui mempengaruhi besarnya
outcome yang akan dibandingkan
Jenis Standardisasi

• Direct (langsung)
• Indirect (tidak langsung)
Standardisasi Langsung

Dengan cara menerapkan ukuran


spesifik populasi yang dibandingkan pada
populasi standar untuk mendapatkan
estimasi jumlah kejadian dan menghitung
ukuran yang telah distandarkan
Standardisasi Tidak
langsung
• Dengan cara menerapkan ukuran
spesifik populasi standar pada populasi
yang dibandingkan untuk mendapatkan
estimasi jumlah kejadian dan menghitung
ukuran yang telah distandarkan
• Metode ini digunakan bila angka umur
spesifik tidak diketahui
Metode langsung (I)

• Data yang diperlukan:


– Distribusi populasi standar
– Tingkat spesifik masing-masing subgrup dalam kelompok yang
dibandingkan

Kelompok Umur Jumlah populasi standar Tingkat


spesifik
populasi yang
dubandingkan

Ii=1..n Xi=1..n Zi=1..n


Metode langsung (II)

• Cara melakukan standarisasi metode langsung


– Pilih suatu populasi standar dengan diketahui distribusi umur
(Misalnya distribusi umur hasil sensus)

– Kalikan tingkat kematian umur spesifik (age-spesific death rate)


dari kelompok pembanding dengan distribusi umur yang sama
dalam populasi standar.
(Catatan: anda mungkin harus menghitung tingkat kematian umur
spesifik jika tidak diberikan)

Umur Jumlah populasi Tingkat kematian umur spesifik populasi Jumlah kematian yang
standar yang dibandingkan diperkirakan

I X1 Z1 X1* Z1
II Xn Zn Xn * Zn
Metode langsung (III)

– Hitung jumlah kematian yang diperkirakan (expected death)


dalam populasi standar jika tingkat kematian spesifik umur dari
kelompok pembanding diberlakukan dalam populasi standar.
Ingat ini hanya hipotetis

– Jumlahkan semua kematian yang diperkirakan dan dibagi dengan


jumlah populasi standar

– Buat pernyataan tentang tingkat kematian setelah menghilangkan


efek pebedaan distribusi umur untuk semua kelompok
pembanding
Umur Jumlah populasi Tingkat kematian umur spesifik populasi Jumlah kematian yang
standar yang dibandingkan diperkirakan

I X1 Z1 X1* Z1
II Xn Zn Xn * Zn
Total X1..n Xi..n*Zi..n
Metode langsung (IV)

• Jumlah kematian yang diperkirakan (expected number


of death) = tingkat kematian spesifik umur (age-spesific
mortality rate) dari kelompok pembanding x distribusi
spesifik umur dalam populasi standar

• Tingkat kematian yang distandarisasi umur (age-adjusted


mortality rate) =
Jumlah kematian yang diperkirakan

Total populasi standar


Metode tidak langsung (I)
• Digunakan bila:
– Populasi subkelompok lokal sangat kecil; atau
– Tingkat (rate) subkelompok lokal tidak diketahui

• Ada tiga tipe data yang diperlukan dalam melakukan


standarisasi tidak langsung:
– Angka tingkat spesifik (spesific rate) dari populasi standar.
– Angka jumlah masing-masing segmen spesifik dari populasi studi.
– Jumlah keseluruhan peristiwa yang sebenarnya (peristiwa yang
diamati) dalam populasi studi.

Umur Tingkat spesifik Jumlah populasi dibandingkan Jumlah kematian yang


populasi standar diperkirakan

I S1 C1
II Sn Cn
Total
Metode tidak langsung (II)
• Setelah tiga tipe data diperoleh
– Kalikan angka tingkat spesifik standar dengan angka
jumlah masing-masing dari populasi dari kelompok
• (Angka ini yang menunjukkan jumlah peristiwa yang
diperkirakan dari kelompok studi yang akan ada jika kelompok
studi mempunyai tingkat spesifik yang sama seperti populasi
standar)
– Jumlahkan angka-angka peristiwa yang diperkirakan
(expected number)

Umur Tingkat spesifik Jumlah populasi dibandingkan Jumlah peristiwa yang


populasi standar diperkirakan (E)

I S1 C1 S1* C1
II Sn Cn Sn * Cn
Total C1..n Si..n* Ci..n
Metode tidak langsung (III)

– Hitunglah rasio yang distandarisasi


(Standardized ratio) dengan cara membagi
jumlah keseluruhan peristiwa yang diamati
(O = observed) dengan keseluruhan jumlah
peristiwa yang diperkirakan (E = expected)
O
SMR = X 100%
E
Metode tidak langsung (III)

• Rasio yang distandarisasi = SMR


– SMR = standardized mortality ratio
– SMR = standardized morbidity ratio
Total peristiwa yang diamati (observed)
dalam populasi lokal
X 100%
• SMR = Jumlah keseluruhan peristiwa yang
diperkirakan (expected) dalam populasi lokal
Contoh: Tabel 1 Populasi, kematian dan tingkat kematian
per 1000 populasi pada komunitas A dan B

Komunitas Populasi Jumlah Tingkat


kematian Kematian
(Death
Rates)
per 1000
A 6.100 67 11,0

B 12.200 290 23,8


Tabel 2.
Populasi, kematian dan tingkat kematian menurut umur
per 1.000 populasi pada komunitas A dan B
Umur Jumlah Jumlah Tingkat Jumlah Jumlah Tingkat kematian di
populasi A kematian kematian di A populas kematian B (per 1000)
di A (per 1000) B di
B
0-14 500 2 4,0 800 2 2,5
15-28 2.OO0 8 4,0 600 2 3,3
30-44 2.000 12 6,0 2.000 10 5,0
45 - 59 1.000 10 10,0 4.000 36 9,0
6O - 74 500 20 40,0 4.000 140 35,0
>75 100 15 150,0 800 100 125,0
Total 6.100 67 12.200 290
Tabel 3. Populasi Standar, tingkat kematian menurut umur
per 1.000 populasi pada komuni tas A dan B
Umur Jumlah Tingkat Jumlah kematian Tingkat Jumlah kematian
populasikematian di A yang diperkirakan di kematian di B yang diperkirakan
standar (per 1000) A (expected death (per 1000) di B (expected
number) death number)
0-14 1300 4,0 5,2 2,5 3,25
1 5- 2 8 2600 4,0 10,4 3,3 8,58
30 - 44 4000 6,0 24,0 5,0 20,0
45 - 59 5000 10,0 50,0 9,0 45,0
6O - 74 4500 40,0 180,0 35,0 157,5
>75 900 150,0 135,0 125,0 112,5
Total 18.300 404,6  405 346,83  347
405
Tingkat kematian yang distandarisasi umur pada komunitas A =  0,022  22 per 1000
18300

347
Tingkat kematian yang distandarisasi umur pada komunitas B =  0,019  19 per 1000
18300
(2) Standarisasi metode tidak langsung

Tabel 4. Tingkat kematian populasi standar per 1000, jumlah populasi P, jumlah populasi Q, kematian yang
diperkirakan (expected death number di P dan Q.

Umur Tingkat Jumlah populasi P Jumlah yang Jumlah populasi Q Jumlah yang
kematian diperkirakan di diperkirakan di Q
populasi P (expected (expected death
standar death number) number)
<5 (per2,0
1000) 500 1 2000 4
5 -19 0,5 1000 0,5 2000 1
20 – 44 1,5 2000 3 4000 6
45 – 64 10,0 1000 10 1000 10
> 65 50,0 3000 150 1000 50
Total 7500 164,5 10000 71
168
a. Tingkat kematian kasar di populasi P (Crude Death Rate)P = =  22,4 per 1000
7500

127
b. Tingkat kematian kasar di populasi Q (Crude Death Rate)Q =  12,7 per 1000
10000
Jumlah kematian yang diamati di P (OP  Observed di P)
c. SMR di P = * 100%
Jumlah kematian yang diperkirakan di P ( EP  Expected di P)

168
= * 100%  102,1%
164,5

Jumlah kematian yang diamati di Q (OQ  Observed di Q)


d. SMR di Q = * 100%
Jumlah kematian yang diperkirakan di Q ( EQ  Expected di Q)

= (127/71) x 100% = 178,87%


(3) Latihan

Tabel 5. Tingkat kematian populasi standar per 1000, jumlah populasi P, jumlah populasi Q, kematian yang
diperkirakan (expected death number di P dan Q.

Umur Tingkat Jumlah populasi P Jumlah yang Jumlah populasi Q Jumlah yang
kematian diperkirakan di diperkirakan di Q
populasi P (expected (expected death
standar death number) number)
<1 16,0
(per 1000) 1.000 5000
1 -14 0,6 3.000 20.000
15 – 34 2,0 8.000 35.000
35 – 54 6,0 13.000 17.000
55 - 64 15,0 7.000 8.000
> 65 85,0 20.000 15.000
Total

Diketahui tingkat kematian pada populasi P = 17,4 per 1.000. Jumlah kematian pada populasi
Q = 1.740.
Pertanyaan: a) Hitung tingkat kematian pada populasi Q. b) SMRP = ? c) SMRQ = ?
(3) Latihan

Tabel 5. Tingkat kematian populasi standar per 1000, jumlah populasi P, jumlah populasi Q, kematian yang
diperkirakan (expected death number di P dan Q.

Umur Tingkat Jumlah populasi P Jumlah yang Jumlah populasi Q Jumlah yang
kematian diperkirakan di diperkirakan di Q
populasi P (expected (expected death
standar death number) number)
<1 16,0
(per 1000) 1.000 5000
1 -14 0,6 3.000 20.000
15 – 34 2,0 8.000 16 35.000
35 – 54 6,0 13.000 17.000
55 - 64 15,0 7.000 8.000
> 65 85,0 20.000 15.000
Total 52.000 1916,8 100.000 1659
Diketahui tingkat kematian pada populasi P = 17,4 per 1.000. Jumlah kematian pada populasi
Q = 1.740.
Pertanyaan: a) Hitung tingkat kematian pada populasi Q. b) SMRP = ? c) SMRQ = ?
a) (1740/100.000) x 1000 = 17,4 per 1000
b) 17,4/1000 x 52.000 = 904,8  observed
c) SMRp = (905/1916,8)x 100% = 47,21%
d) SMRq = (1740/1659) x 100% = 104,9%