Anda di halaman 1dari 10

SURVEILANS SENTINEL

LATAR BELAKANG
 Seiring kemajuan pembangunan di berbagai bidang
memberi beberapa dampak yang merugikan di
bidang kesehatan, seperti pencemaran lingkungan
dan meningkatnya faktor risiko lainnya.
 Oleh karena itu dilakukan surveilans
epidemiologi yang merupakan salah satu metode
pendekatan yang dapat memberikan kontribusi arah
kebijakan dan prioritas pembangunan.
 Perlu kemampuan manajemen yang handal
disertai dengan penerapan surveilans
epidemiologi yang kuat secara lokal spesifik.
Jenis-Jenis Surveilans Epidemiologi
 Berdasarkan metode pelaksanaannya
surveilans epidemiologi dapat dibagi
menjadi:
1.Surveilans rutin terpadu
2. Surveilans khusus
3. Surveilans sentinel
4. Studi epidemiologi
SURVEILANS SENTINEL
A. DEFENISI
Surveilans sentinel adalah kegiatan
analisis data dengan cara pengumpulan
dan pengolahan data secara terus
menerus yang dilakukan di wilayah unit
yang terbatas atau sempit.
(Depkes 2004)
B. RUANG LINGKUP
1. SENTINEL KEJADIAN KESEHATAN
Merupakan kejadian penyakit, kecacatan, dan
kematian yang dapat menjadi tanda penting
bahwa upaya prefentif atau pengobatan yang
sedang dijalankan perlu perbaikan.

2. SURVEILANS SENTINEL
Suatu sistem yang dapat memperkirakan insiden
penyakit pada suatu negara yang tidak memiliki
sistem surveilans yang baik berbasis populasi
tanpa melakukan survei yang mahal.
C. PEMBAGIAN SURVEILANS SENTINEL

Surveilans Sentinel terbagi atas 3 macam,


antara lain:
1. Sentinel Health Event (Sentinel kejadian
kesehatan).
2. Sentinel Site (Klinik atau pusat pelayanan
lain yang memonitor kejadian-kejadian
kesehatan).
3. Sentinel Provider (Kerjasama para
penyelenggara pelayanan kesehatan
perorangan).
D. SUMBER DATA
1. Register harian dan LB 1 Puskesmas.
2. Penyakit yang dicatat adalah kasus baru.
3. Pencatatan total laki-laki dan perempuan
dan total kunjungan.
4. Register rawat jalan dan rawat inap RS
dicatat total laki-laki dan perempuan,
total kunjungan dan total kematian
perjenis penyakit.
5. Register rawat jalan dan rawat inap RS
(RL 2a dan RL 2b).
E. ANALISA DAN REKOMENDASI TINDAK
LANJUT

1. Melakukan analisa mingguan PWS penyakit potensial KLB dalam


bentuk tabel, dan grafik kecenderungan mingguan.

2. Menginformasikan hasilnya pada RS Sentinel dan Non sentinel,


Puskesmas, Program terkait di Dinkes Kab/Kota dan Dinkes
Kab/Kota yang berbatasan dengan PWS atau SKD KLB serta
Sektor terkait.

3. Melakukan analisis tahunan perkembangan penyakit, dan


menghubungkannya dengan faktor resiko, perubahan lingkungan,
perencanaan, dan keberhasilan program.

4. Memanfaatkan hasil analasis untuk profil tahunan, bahan


perencanaan Dinkes Kab/Kota serta informasi program untuk
Dinkes Propinsi, RS, laboratorium, pusat penelitian, perguruan
tinggi, Ditjen PPM dan PL serta sektor terkait di daerahnya.
F. SURVEILANS SENTINEL DI INDONESIA
1. Surveilans sentinel PD3I, diare, dan pneumonia
- kasus imunisasi
- penggunaan oralit,antibiotik
- kecenderungan pneumonia

2. Surveilans sentinel HIV


- kecenderungan HIV

3. Sentinel dampak krisis


- pelayanan rumah sakit
- pelayanan puskesmas
- derajat kesehatan masyarakat

4. STP berbasis puskesmas sentinel


5. STP berbasis rumah sakit sentinel
6. STP berbasis puskesmas
7. STP berbasis rumah sakit
8. Sentinel kusta
G. INDIKATOR PENYELENGGARAAN SURVEILANS
SENTINEL

 Input :
tenaga, buku juknis, proses kelengkapan
laporan 90%, ketepatan laporan 80%.

 Output :
Analisis data bulanan, analisis data
tahunan.

Anda mungkin juga menyukai