Anda di halaman 1dari 15

PROGRAM STUDI IKR 1985-2002

Aucky Hinting
Departemen Biologi Kedokteran
Fakultas Kedokteran UNAIR
PENDIRIAN
Tahun pembukaan: 1985
SK : 593/DIKTI/Kep/1993;4-11-1993/ Dirjen DIKTI
Akreditasi : A, DIKTI 2001
Pemrakarsa: Prof.Dr. Arif Adimoelja, dr.,M.Sc,
Prof.Dr. Koentjoro Soehadi, dr., Prof. IGB. Amitaba, drh.,
Prof.R.Prajitno Prabowo, dr.,DSOG
Ketua Program Studi:
1985-1994: Prof. Drh. IGB Amitaba
1994-2002: Dr. Aucky Hinting, PhD., SpAnd.
LATAR BELAKANG SEJARAH

• 1970: Dimulainya Gerakan Nasional Keluarga Berencana


• 1972: Didirikannya Program Reproduksi Manusia WHO (Special
Programme of Research Development and Research Training in
Human Reproduction)
• 1974: Dibentuk Seksi Andrologi, Bagian Biologi FK Unair
• 1978: Dibentuk Perkumpulan Andrologi Indonesia dan dicanangkan
pendidikan keahlian Andrologi di F.K. Unair, Surabaya, dengan ketua
program Prof. Dr. F.X. Arif Adimoelja, MSc., SpAnd.
• 1979: Dibentuknya Kelompok Studi Biomedis dan Reproduksi
Manusia pada Fakultas Kedokteran di Indonesia (termasuk di
Universitas Airlangga) atas prakarsa BKKBN
• 1983: Dibentuk Kelompok Studi Kesehatan Reproduksi FK Unair
BATASAN
• Kesehatan Reproduksi adalah keadaan yang lengkap
dari fisik, mental dan sosial dan bukan hanya tidak
adanya sakit atau cacat dalam segala hal berhubungan
dengan sistim reproduksi dan pada fungsi dan
prosesnya (WHO ; ICPD 1994)

• Oleh karena itu kesehatan reproduksi berimplikasi


bahwa orang mampu mendapatkan kehidupan seksual
yang aman dan memuaskan serta mereka memiliki
kemampuan untuk bereproduksi dan kebebasan untuk
menentukan bilamana dan kapan untuk melakukannya
VISI & MISI
Visi program studi:
Program Magister Ilmu Kesehatan Reproduksi merupakan suatu
program studi terkemuka di kawasan regional untuk menghasilkan
ilmuwan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi reproduksi
untuk menunjang pengembangan ilmu, peningkatan kualitas manusia
dan kesejahteraan masyarakat Indonesia dalam menghadapi era
globalisasi. .

Misi program studi:


Menghasilkan lulusan yang unggul dan mempunyai kompetensi
keilmuan di bidang kesehatan reproduksi serta mampu
mengembangkan penelitian yang dinamis untuk pengkajian,
pemecahan masalah dan pengembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi kesehatan reproduksi. Luaran penelitian tersebut dapat
diaplikasikan dan dipublikasikan di tingkat nasional maupun
internasional, sehingga menunjukkan kepemimpinan ilmiah program
studi di bidang kesehatan reproduksi.
PESERTA DIDIK
• 1985/1986 s/d 1989/1990:
Sarjana kedokteran: dua pertiga (12 dari 18) lulusan 
ke pendidikan spesialisasi Andrologi
• >1990:
Sarjana S-1 seperti dokter, dokter hewan, sarjana
peternakan, sarjana biologi, sarjana farmasi
kedokteran/farmakologi dan sarjana pendidikan.
S/d angkatan 1997 :
50% lulusan pendidikan profesi Andrologi,
35% di bidang pendidikan dan penelitian,
15% ke program studi S-3 ilmu kedokteran.
(saat ini 30% DR dan 15% Prof)
SYARAT PESERTA DIDIK
• IPK S-1 minimal 2,75
• Lama studi di S-1 maksimal 1,5 x masa studi
normal Program Pendidikan S-1 yang ditempuh. .
• Menguasai paling tidak secara pasif 1 bahasa
asing, terutama bahasa Inggris dan hal ini
dinyatakan oleh nilai TOEFL atau kriteria
sejenisnya
• Jumlah penelitian / karya ilmiah minimal 3
• Mengikuti tes potensi akademik
PENERIMAAN-PEMINATAN
Tahun 1999/2000 peminat 8, diterima 4.
Tahun 2000/2001 peminat 6, diterima 4.
Penerimaan dibatasi karena menjaga kualitas
input, serta keterbatasan fasilitas laboratorium
penelitian dimana program pasca IKR ini masih
menitik beratkan pada pengembangan iptek,
sehingga penelitian seluruhnya bersifat
eksperimental yang membutuhkan sarana
laboratorium.
PENGELOLAAN
Program ini dikelola oleh PPS UNAIR bersama
Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran
yang bekerjasama sangat erat dengan laboratorium
lain seperti:
- Lab/SMF Ilmu Kebidanan & Penyakit Kandungan
- Lab/SMF Ilmu Bedah Urologi
- Lab/SMF Ilmu Kesehatan Jiwa
- Lab Ilmu Kesehatan Masyarakat
- Lab Mikrobiologi
- Lab Kebidanan & Reproduksi Hewan FKH
TEMPAT KERJA
Proses belajar mengajar secara terpusat dikelola
oleh PPs Unair yang berlokasi di kampus B Unair.
Disamping itu ada 5 laboratorium yang menjadi
tulang punggung proses belajar mengajar dan
penelitian program magister IKR:
• Laboratorium Andrologi/Spermatologi
• Laboratorium Teknologi Reproduksi (ART)
• Laboratorium/Makmal Endokrinologi
• Laboratorium Sitogenetika
• Laboratorium Reproduksi Hewan
KERJASAMA
• BKKBN: Berdasarkan MoU Rektor Unair dengan
Kepala BKKBN Pusat dalam penelitian di bidang
KB dan Kesehatan Reproduksi.

• LIPI: Berdasarkan MoU Rektor Unair dengan


Ketua LIPI dalam penelitian di bidang kedokteran
(Biotek LIPI dengan FK).

• Litbangkes: Berdasarkan MoU Rektor Unair


dengan Kepala Badan Litbangkes dalam
penelitian di bidang kesehatan.
BEBAN STUDI
• Kurikulum yang dilaksanakan pada program studi Ilmu
Kesehatan Reproduksi terdiri atas Mata Kuliah Wajib
Umum dan Wajib Program dengan beban studi 42 sks
yang tersebar pada 4 semester:
10 sks pada semester 1,
11 sks pada semester 2,
10 sks pada semester 3,
11 sks pada semester 4.
• Tesis merupakan karya penelitian sesuai proposal yang
diujikan paling lambat pada akhir semester 4, didepan
tim penguji yang sama dengan ujian proposal tesis dan
diketuai oleh Ketua Penguji yang ditetapkan tersendiri.
STAF PENGAJAR (1)
• Prof. Agus Marlinata, dr.
• Prof. Atasiati Idajadi, dr.,DSMK
• Prof.Dr. Arif Adimoelja, dr.,M.Sc
• Prof.Dr. Koentjoro Soehadi, dr.
• Prof.Dr. Moeljono Notosoedirdjo, dr.,DSS, DSJ, MPH
• Prof. Eddy Pranowo Soedibjo, dr.,MPH
• Prof. IGB. Amitaba, drh.
• Prof.R.Prajitno Prabowo, dr.,DSOG
• Prof.Dr. Doddy M. Soebadi, dr., DSBU
• Aucky Hinting, dr.,PhD
• Dr. Laba Mahaputra, drh.,MSc
• Muhammad Cholil Munif, dr.
STAF PENGAJAR (2)
• Petrus Adisetija, dr.
• Samsulhadi, dr., DSOG
• Soedarto, dr.,DSOG
• Soekardji, dr.
• Sunarjo, dr.,MS,MSC
• Dr.Agus Abadi, dr.,DSOG
• Dr. Rina Yudiwati, dr.,MS
• Dr. Bambang Poernomo S.,drh, MS
• Onny Pieters Sono, dr.
• Bambang Wasito, dr., MS
• Hudi Winarso, dr., M.Kes
• Hamdani Lunardhi, dr.,M.Kes
CATATAN AKHIR
• Program studi IKR merupakan program studi terkemuka di
Indonesia di bidang Kesehatan Reproduksi
• Program ini memiliki sejarah yang panjang di Unair,
khususnya Fakultas Kedokteran
• Program studi ini didukung oleh beberapa
laboratorium/departemen dilingkungan Unair, khususnya
Fakultas Kedokteran. Selain itu dukungan juga datang dari
lembaga di luar Unair seperti BKKBN, LIPI dan Litbangkes
• Pada kurun 1985-2002 telah menghasilkan lulusan yang
mampu mengaplikasikan maupun mengembangkan ilmu
Kesehatan Reproduksi
• Dimasa mendatang program studi ini diharapkan mampu
untuk mencapai visi-misi nya yang telah dicanangkan