Anda di halaman 1dari 17

Pneumonia pada anak

Pneumonia pada anak Oleh : dr Yusuf Puskesmas Setono 2017

Oleh :

dr Yusuf Puskesmas Setono

2017

FAKTOR RISIKO PNEUMONIA ATAU KEMATIAN KARENA IRA
FAKTOR RISIKO PNEUMONIA
ATAU KEMATIAN KARENA IRA

Malnutrisi, tidak mendapat ASI

Imunisasi tidak lengkap defisiensi Vitamin A Usia muda Berat lahir rendah RISIKO KEMATIAN ↑↑ Cuaca dingin
Imunisasi tidak lengkap
defisiensi Vitamin A
Usia muda
Berat lahir rendah
RISIKO
KEMATIAN
↑↑
Cuaca dingin
Kepadatan

Prevalens tinggi carrier

Bakteri paktogen

Paparan thd polusi udara Asap rokok Asap pabrik Polusi lingkungan

Etiologi Pneumonia

Virus :

RSV, virus influenza, adenovirus dan virus parainfluenza

Bakteri

  • Streptococcus pneumoniae

  • Hemophilus influenzae

  • Staphylococcus aureus

  • Streptococcus group A B

  • Klebsiella pneumoniae

  • Pseudomonas aeruginosa

  • Chlamydia sp

  • Mycoplasma pneumoniae

Patogenesis

  • Aspirasi kuman/penyebaran langsung kuman dari saluran respiratorik atas.

  • Normal respiratorik bawah sublaring-alveoli steril

  • Paru terlindung dr infeksi krn mekanisme :

    • filtrasi partikel di hidung

    • pencegahan aspirasi dengan refleks epiglotis

    • ekspulsi benda asing melalui refleks batuk

    • pembersihan ke arah kranial oleh selimut mukosilier

    • fagositosis kuman oleh makrofag alveolar

    • netralisasi kuman oleh substansi imun lokal

    • drainase melalui sistem limfatik

Patogenesis (2)

  • udem krn reaksi jaringan proliferasi dan penyebaran kuman ke jaringan sekitarnya.

  • sebukan sel polimorfonuklir, fibrin, eritrosit, cairan

  • deposisi fibrin, tdp fibrin dan leukosit polimorfonuklir di alveoli & tjd proses fagositosis yg cepat

  • jumlah sel makrofag meningkat di alveoli, sel akan degenerasi dan fibrin menipis, kuman dan debris menghilang

Gejala klinis

  • Gejala infeksi secara umum

    • Demam

    • Mual

    • Muntah

    • Mialgia

  • Gejala respiratorik

    • Batuk, pilek

    • Sesak napas

    • Ronki

  • Tanda Klinis Pneumonia (WHO)

    Napas cepat

    • < 2 bulan

    =

    > 60 x/mnt

    • 2 bln 1 thn

    =

    > 50 x/mnt

    • 1 5 thn

    = > 40 x/mnt

    Chest Indrawing

    (subcostal retraction)

    Gambaran Radiologis

    1. Pneumonia interstitials / alveolar (perubahan pada interalveolar dan

    perivaskular)

    • 2. Bercak-bercak infiltrat luas

    Bronkopneumonia (inflamasi parenkim & sal. Respiratorik)

    • 3. Pneumonia lobaris

    (konsolidasi pada atu lobus)

    • 4. Lesi abses, kavitas atau pneumatokel

    (pada pasien imunokompromais)

    Laboratorium

    • Pneumonia bakteri leukositosis hingga >15.000/ul (predominan polimorfonuklir)

    • Lekosit >30.000/ul dengan dominasi netrofil

      • pneumonia streptokokus

    • Trombopenia lebih mengarah kepada infeksi virus

    • Diagnosis definitif : kuman ditemukan dari

    darah, cairan pleura atau aspirasi paru

    Analisis Gas Darah

    • Hipoksemia (P a O 2 < 80 mm Hg)

      • dengan O 2 3 L/men

      • tanpa O 2

  • Insufisiensi ventilasi

    • (P a CO 2

  • < 35 mmHg)

    • Gagal ventilasi

      • (P a CO 2

    > 45 mmHg )

    • Asidosis metabolik

    52,4 % 100 %

    87,5 %

    4.8 %

    • Gangguan asupan dan/atau hipoksemia 44,4 % (Mardjanis Said, et al. 1980)

    Klasifikasi Pneumonia (WHO)

    Pneumonia berat

    Usia kurang dari 2 bulan

    chest indrawing berat

    Napas cepat

    Usia 2 bulan 5 tahun

    Pneumonia sangat berat Pneumonia berat Pneumonia
    Pneumonia sangat berat
    Pneumonia berat
    Pneumonia

    Pneumonia sangat berat

    Napas lambat/tidak teratur

    Hipertermi/hipotermi

    Kesadaran menurun

    Kesadaran menurun

    Tidak dapat minum

    Tidak bisa minum

    Chest indrawing

    Napas cepat

    Malnutrisi

    Kejang

    Kejang

    Tata laksana Pneumonia

    SUPORTIF

    • 1. Rawat rumah sakit

    • 2. Oksigenasi

    • 3. Akses intravena utk cairan dan nutrisi

    • 4. Atasi kelainan elektrolit

    • 5. Atasi komplikasi & penyakit penyerta

    ETIOLOGIK empiris vs temuan kuman

    Pembagian jenis pneumonia

    • Community acquired pneumonia (CAP)

      • umumnya kuman gram positif

    • Hospital acquired pneumonia (HAP)

      • umumnya kuman gram negatif

    ANTIBIOTIK

    • Prediktor terbaik utk etiologi : USIA

    • Departemen IKA FKUI/RSCM :

    Ampisilin + kloramfenikol

    Gentamisin Lini kedua : golongan sefalosporin makrolid pneumonia lobaris

    Komplikasi

    • Efusi Pleura (empyema)

    • Piopneumotoraks

    • Pneumotoraks

    • Pneumomediastinum

    Kesimpulan

    • Pneumonia merupakan masalah morbiditas dan mortalitas anak di Indonesia

    • Penanganan pneumonia meliputi tata laksana suportif dan etiologik

    • Komplikasi pneumonia dapat berupa pneumotoraks, pneumomediastinum, dan

    atelektasis