Anda di halaman 1dari 13

SISTEM PERIODIK UNSUR

KIMIA DASAR 1

KELOMPOK 2 :
 Ulfa Zuaimah Baroro
 Melati Oktaviani
 Nur Habibillah
Pengertian Sistem Periodik Unsur
• Sistem periodik unsur adalah sistem pengelompokkan
unsur berdasarkan hukum periodik, mencakup periode
dan golongan yang keduanya saling berhubungan dan
menentukan keperiodikkan sifat unsur, disajikan ke
dalam bentuk tabel yang disebut Tabel Periodik Unsur.
• Tabel periodik adalah tabel data unsur yang sangat
berguna. Tabel ini dirancang sedemikian rupa sehingga
setiap kolom vertikal mengandung unsur yang serupa
secara kimia. Unsur-unsur dalam kolom disebut
golongan, atau famili. Unsur dalam beberapa golongan
dapat mirip satu sama lain. Unsur dalam golongan lain
kurang serupa.
• Golongan dapat diberi label dengan tiga cara
berbeda :
i. Klasik: golongan utama diberi label IA sampai
VIIA plus 0. Golongan transisi diberi label IB
sampai VIII (meskipun tidak dengan urutan
itu).
ii. Perubahan: golongan utama dan golongan
transisi diberi label IA sampai VIII dan
kemudian IB sampai VIIB plus 0.
iii. Modern, golongan diberi label dengan angka
arab dari 1 sampai 18.
Sejarah Perkembangan Sistem Periodik Unsur

Pada tahun 1786, baru dikenal 26 unsur dan pada tahun 1870
sebanyak 60 unsur, sedangkan kini sudah dikenal lebih dari 100
unsur. Setiap unsur mempunyai sifat kimia dan fisika tertentu,
dan cukup sulit diingat satu persatu.
Sistem periodik unsur merupakan sebuah tabel yang memuat
semua unsur kimia yang dikenal oleh IUPAC (International
Union of Pure and Appied Chemistry) di dalam tabel itu unsur
kimia dikelompokkan berdasarkan kenaikan nomor atom
kesamaan sifatnya. Sejarah perkembangan Sistem Periodik
Unsur dan penyusunan Sistem Periodik Unsur telah mengalami
banyak penyempurnaan.
- Klasifikasi Unsur-Unsur dalam Sistem Periodik Unsur

Penggolongan Unsur Logam, Nonlogam dan Semilogam

• Pengelompokan Unsur Menurut Lavoisier


• Pada 1789, Antoine Lavoiser mengelompokan 33
unsur kimia. Pengelompokan unsur tersebut
berdasarkan sifat kimianya. Unsur-unsur kimia di
bagi menjadi empat kelompok yaitu gas, tanah,
logam dan non logam. Pengelompokan ini masih
terlalu umum karena ternyata dalam kelompok
unsur logam masih terdapat berbagai unsur yang
memiliki sifat berbeda.
Lanjutan...
• Pengelompokan Unsur Menurut Triade Dobereiner
• Pada tahun 1829, Johan Wolfgang Dobereiner, seorang
profesor kimia di jerman, mengemukakan bahwa
massa atom relatif strontium sangat dekat dengan
massa rata-rata dari dua unsur lain yang mirip dengan
strontium, yaitu kalsium dan barium. Dobereiner juga
menemukan beberapa kelompok unsur lain
mempunyai gejala seperti itu.oleh karena itu,
Dobereiner mengambil kesimpulan bahwa unsur-unsur
dapat dikelompokkan kedalam kelompok-kelompok
tiga unsur yanng disebut triade.
Hukum Oktaf Newlands

• Pada tahun 1864, seorang ahli kimia dari


inggris bernama A.R Newlands
mengumumkan penemuannya yang disebut
hukum oktaf.Newlands menyusun unsur
berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya
Ternyata unsur yang berselisih 1 oktaf (unsur
ke-1 dan ke-8,unsur ke-2 dan ke-9 dan
seterusnya) menunjukkan kemiripan sifat.
Daftar unsur yang disusun Newlands
berdasarkan hukum oktaf diberikan.
Pengelompokkan Unsur-Unsur Utama
Unsur golongan utama adalah unsur-unsur yang konfigurasi
elektron terakhir atomnya terdapat pada orbital s atau orbital
p. Unsur golongan utama termasuk ke dalam unsur blok s
dan blok p. Unsur-unsur yang tersusun dari atom dengan
konfigurasi elektron terakhirnya berada pada orbital s,
termasuk unsur-unsur blok s.

Pengelompokkan Unsur-Unsur Transisi


Kelompok unsur transisi. Batasan mengenai unsur transisi
masih sering diperdebatkan. Dari satu sisi, unsur-unsur
transisi mencakup seluruh unsur-unsur dengan orbital nd(1-
10) "sedang diisi elektron" menurut prinsip Aufbau.
Sifat-sifat unsur transisi yaitu:
1. Oksida-oksida dan hidroksida logam-logam
transisi (M+2, M+3) kurang bersifat basa dan sukar
larut.
2. Garam-garam logam-logam transisi kurang
bersifat ionik dan juga kurang stabil terhadap
pemanasan.
3. Garam-garam dan ion-ion logam transisi dalam
air lebih mudah terhidrat dan juga lebih mudah
terhidrolisis menghasilkan sifat agak asam.
Ion-ion logam transisi lebih mudah tereduksi
 Pengelompokkan Unsur-Unsur Inert atau Gas
Mulia
Kelompok unsur-unsur inert yang sering disebut juga
unsur-unsur gas mulia (noble gases) terdiri
atas2He, 10Ne, 18Ar, 36Kr, 54Xe, dan 86Rn.

 Hubungan Sistem Periodik dan Konfigurasi


Elektron
Penyusunan unsur-unsur dalam sistem periodik
panjang dapat dihubungkan dalam konfigurasi
elektron dalam orbital atom
Sifat Periodisitas
Sifat atom mempunyai suatu keteraturan periodisitas.
Keteraturan ini dapat diprediksi menggunakan tabel periodik
unsur dan dapat dijelaskan dengan menganalisis konfigurasi
elektron dari setiap unsur

Afinitas Elektron
Afinitas elektron ialah energi yang dibebaskan atau yang diserap
apabila suatu atom menerima elektron

Keelektronegatifan
Suatu unsur dalam senyawa dapat mempunyai sepasang
elektron yang dipakai bersama yang membentuk ikatan kovalen,
misalnya senyawa HCl. HCl (sepasang elektron yang dipakai
bersama).
Kesimpulan
Sistem periodik unsur adalah suatu daftar unsur-
unsur yang disusun dengan semua unsur yang sudah
dikenal ada dalam daftar tersebut. Sistem periodik
unsur juga merupakan sistem pengelompokkan
unsur berdasarkan hukum periodik, mencakup
periode dan golongan yang keduanya saling
berhubungan dan menentukan keperiodikkan sifat
unsur, disajikan ke dalam bentuk tabel yang disebut
Tabel Periodik Unsur.
TERIMA KASIH 