Anda di halaman 1dari 11

KECURANGAN PADA KOMPUTER

Kelompok 5:
 Ribka M. R. Suparno 15061104066
 Elma N. Mangayuk 15061104073
 Adriana Nia Pabunna 15061104090
 Jennifer N. Sitaneley 15061104141
 Kartini Palilinga 15061104
TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Menjelaskan ancaman yang dihadapi oleh sistem


informasi
2. Menetukan kecurangan dan menggambarkan jenis
kecurangan serta proses yang diikuti untuk melakukan
kecurangan
3. Mendiskusikan siapa pelaku kecurangan dan mengapa hal
itu terjadi, termasuk tekanan, peluang, dan rasionalisasi
yang ada di kebanyakan kecurangan
4. Menentukan kecurangan komputer dan membahas
perbedaan klasifikasi kecurangan komputer
5. Menjelaskan cara mencegah dan mendeteksi kecurangan
komputer dan penyalagunaannya
Ancaman umum Sistem Informasi
Akuntansi
 Bencana Alam dan Ancaman Teroris
 Kesalahan perangkat lunak
dan / atau Peralatan Kerusakan
 Kesalahan yang tidak disengaja (Human Error)
 Kesalahan yang disengaja (Kejahatan Komputer)
Kecurangan

Kecurangan adalah mendapatkan keuntungan yang


tidak adil atas orang lain, dengan cara :
 membuat sebuah
pernyataan palsu, representasi, atau
pengungkapan
 membuat alasan yang membuat seseorang
melakukan tindakan tersebut
 melakukan penipuan
membuat alasan sebagai pembenaran atas
tindakannya
 Individu yang melakukan penipuan disebut
sebagai penjahat kerah putih
Bentuk Kecurangan

1. Fraud Terhadap Aset (Asset Misappropriation)


Penyalahgunaan aset perusahaan/lembaga, entah
itu dicuri atau digunakan untuk keperluan pribadi—
tanpa ijin dari perusahaan/lembaga. Seperti kita
ketahui, aset perusahaan/lembaga bisa berbentuk
kas (uang tunai) dan non-kas.
2. Fraud Terhadap Laporan Keuangan
(Fraudulent Statements)
Kecurangan laporan keuangan adalah salah saji
atau pengabaian jumlah dan pengungkapan yang
disengaja dengan maksud menipu para pemakai
laporan.
Fraud Triangle (Segitiga
Kecurangan)
 Pressure
Pressure adalah dorongan yang menyebabkan seseorang melakukan fraud,
contohnya hutang atau tagihan yang menumpuk, gaya hidup mewah,
ketergantungan narkoba, dll. Pada umumnya yang mendorong terjadinya
fraud adalah kebutuhan atau masalah finansial. Tapi banyak juga yang hanya
terdorong oleh keserakahan.
 Opportunity
Opportunity adalah peluang yang memungkinkan fraud terjadi. Biasanya
disebabkan karena internal control suatu organisasi yang lemah, kurangnya
pengawasan, dan/atau penyalahgunaan wewenang. Di antara 3 elemen fraud
triangle, opportunity merupakan elemen yang paling memungkinkan untuk
diminimalisir melalui penerapan proses, prosedur, dan control dan upaya
deteksi dini terhadap fraud.
 Rationalization
Rasionalisasi menjadi elemen penting dalam terjadinya fraud, dimana pelaku
mencari pembenaran atas tindakannya.
Klasifikasi kecurangan komputer
• Pelaku perlu memahami bagaimana sistem beroperasi
Input sehingga dapat menutupi perbuatan mereka.

• Pencurian waktu untuk keperluan pribadi, sehingga waktu


Prosesor kerja produktif terpakai untuk hal tersebut

• Pengrusakan software untuk memproses data perusahaan


Instruksi

• Mengubah atau merusak file-file data perusahaan


Data

• Mencuri, menyalin, atau menyalahgunakan hasil


Output cetakan komputer atau informasi yang ditampilkan.
1. Membuat computer fraud lebih jarang 2. Meningkatkan kesulitan untuk melakukan
terjadi computer fraud
-Memperkerjakan dan memberhentikan -Mengembangkan sistem pengendalian internal
karyawan dengan semestinya. -Adanya pemisahan/pembatasan tugas karyawan
dan diberlakukannya pengambilan cuti wajib
-Mengelola dan menelusuri keamanan maupun rotasi pekerjaan
software
-mengendalikan data yang sensitif dan adanya
-Adanya perjanjian kerahasiaan kerja pengamanan sistem maupun saluran informasi
-Tersosialisanya standar keamanan

Mencegah dan Mendeteksi


Computer Fraud

4. Mengurangi kerugian akibat


3. Memperbaiki metode deteksi
computer fraud
-Melakukan audit secara
-Menggunakan jaminan
berkala
asuransi
-Adanya konsultan/pengawas
-Adanya penyimpanan
khusus
cadangan file-file perusahaan
Kata Kunci

 Sabotase  Tekanan
 Cookie  Peluang
 Fraud  Rasionalisasi
 Penjahat kerah putih  Computer fraud
 Investment fraud
 Fraud terhadap aset
 Fraud terhadap
laporan keuangan