Anda di halaman 1dari 12

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN


PADA SISWA KELAS III SDN 005 LOA JANAN
TAHUN AJARAN 2017/2018

Disusun untuk Memenuhi Persyaratan Kenaikan Pangkat


dari Golongan III/b ke III /c

oleh
Hj. Rahmatiah, S.Pd
NIP. 196912152001052001
Latar Belakang Masalah
Perlu diketahui bahwa tingkat pemahaman tiap-tiap siswa tidak
sama, sehingga kecepatan siswa dalam mencerna bahan pengajaran
berbeda. Berdasarkan pengamatan dan pengalaman peneliti sekaligus
yang menjadi guru di sekolah ini, dalam proses pembelajaran IPA (sains)
kurang adanya penggunaan pendekatan, media dan metode yang tepat,
sehingga cenderung guru yang aktif dan siswa pasif.
Metode Eksperimen sebagai salah satu alternatif dalam
pembelajaran IPA membuat siswa belajar dalam suasana yang lebih
nyaman dan menyenangkan. Siswa akan lebih bebas dalam menemukan
berbagai pengalaman baru dalam belajarnya, sehingga diharapkan dapat
tumbuh berbagai kegiatan belajar siswa. Dalam kegiatan belajar siswa,
guru berperan sebagai penggerak atau pembimbing, sedangkan siswa
berperan sebagai penerima atau yang dibimbing.
Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan permasalah
penelitian ini adalah : Bagaimana penggunaan metode eksperimen untuk
meningkatkan hasil belajar IPA materi bentuk – bentuk energi kelas III
SDN 005 Loa Janan Tahun pelajaran 2017/2018

Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui penggunaan metode eksperimen untuk meningkatkan
hasil belajar IPA materi bentuk-bentuk energi kelas III SDN 005 Loa Janan
Tahun pelajaran 2017/2018
Manfaat Penelitian
• Bagi siswa: Menambah keaktifan siswa dalam pembelajaran IPA dan
menganggap IPA adalah pelajaran yang menyenangkan
• Bagi guru: menambah kualitas dan wawasan dalam pembelajaran
IPA dengan melaksanakan metode eksperimen.
• Bagi sekolah: sebagai sumbangan kepada pihak sekolah maupun
sekolah lainnya dalam rangka perbaikan proses pembelajaran IPA.
LANDASAN TEORI
• Metode eksperimen adalah suatu cara
sistematis untuk menyajikan materi
pelajaran dengan melibatkan siswa secara
langsung dalam kegiatan percobaan baik di
dalam maupun di luar laboratorium
mengenai suatu obyek permasalahan,
sehingga memungkinkan tercapainya tujuan
pembelajaran secara optimal. Hal ini
meliputi proses persiapan, mengamati,
menganalisa, dan menyimpulkan hasil
percobaan.
Langkah Metode Eksperimen
• Pelaksanaan eksperimen dapat dilakukan dengan
urutan sebagai berikut (Winataputra, 2):
• Persiapan alat bantu (alat eksperimen);
• Petunjuk dan informasi tentang tugas-tugas yang
harus dilaksanakan dalam eksperimen;
• Pelaksanaan eksperimen dengan menggunakan
lembaran kerja/pedoman eksperimen yang disusun
secara sistematis. Sehingga siswa dalam
pelaksanaannya tidak banyak mendapat kesulitan
dan membuat laporan;
• Penguatan perolehan temuan-temuan eksperimen
dilakukan dengan diskusi, tanya jawab, dan atau
tugas;
• Kesimpulan
Keunggulan Metode Eksperimen
• Keunggulan-keunggulan metode eksperimen dapat
dirumuskan sebagai berikut:
• Hasil belajar akan bertahan lama karena siswa secara
aktif dan langsung dalam mengumpulkan data dan
informasi yang menjadi topik permasalahan
kemudian membuktikannya melalui kegiatan
percobaan yang disertai dengan pengamatan,
menganalisa, dan memberikan kesimpulan.
• Isi pembelajaran bersifat aktual karena siswa
memperoleh kesempatan untuk membuktikan suatu
teori melalui percobaan, sehingga siswa terlatih
membuktikan sesuatu secara ilmiah tidak dengan
perkiraan.
METODE PENELITIAN
Setting Penelitian
Pokok bahasan yang menjadi bahan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah
pokok bahasan bentuk energi pada kelas III SDN 005 Loa Janan semester II
tahun pembelajaran 2017/2018
Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan pada Semester II Tahun pembelajaran
2017/2018. Tempat penelitian adalah SDN 005 Loa Janan.

Subjek dan Objek Penelitian


Subjek penelitian dalam penelitian ini siswa kelas III yang berjumlah 29
siswa di SDN 005 Loa Janan yang terdiri dari 18 siswa perempuan dan 11
siswa laki-laki , sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah
metode eksperiment.
Rancangan Penelitian
Sebelum melaksanakan tindakan, terlebih dahulu peneliti merencanakan
secara seksama jenis tindakan yang akan dilakukan. Kedua, setelah rencana
disusun secara matang, barulah tindakan itu dilakukan. Ketiga, bersamaan
dengan dilaksanakan tindakan, peneliti mengamati proses pelaksanaan
tindakan itu sendiri dan akibat yang ditimbulkannya. Keempat, berdasarkan
hasil pengamatan tersebut, peneliti kemudian melakukan refleksi atas
tindakan yang telah dilakukan. Jika hasil refleksi menunjukkan perlunya
dilakukan perbaikan atas tindakan yang telah dilakukan, maka rencana
tindakan perlu disempurnakan lagi agar tindakan yang dilaksanakan
berikutnya tidak sekedar mengulang apa yang telah diperbuat sebelumnya.
Demikian seterusnya sampai masalah yang diteliti dapat mengalami
kemajuan dengan melakukan perbaikan baik dari segi metode ataupun
aktivitas pembelajaran yang meliputi aktivitas guru dan siswa.
HASIL PENELITAN

Hasil Penelitian Persiklus


No. Hasil Penelitian
Siklus I Siklus II Siklus III

1. Nilai rata-rata Aktivitas


66.00 71.17 71.59
Siswa
2. Nilai Rata-rata Hasil
61.78 68.57 72.59
Belajar
3. Porsentase Ketuntasan
58,62 % 86,20 % 96,53 %
Belajar
GRAFIK HASIL PENELITIAN

Grafik Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar

100

80

60
Aktivitas siswa
40
Hasil Belajar Siswa
20

0
Siklus I Siklus II Siklus III